FORMULASI MINYAK BUAH ALPUKAT (Parsea americana Mill) DAN MADU SEBAGAI LIP BALM ALAMI
Nama Anggota
: Alya Nur Rizki
Kelas
: XII.1
NIS
: 12514
Nama Ketua
: Kitana Aisya Az-Zahra
Kelas
: XII.1
NIS
: 12524
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Lina Kurniawati, S.Pd., M.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
12-05-2026
Abstrak
:
Bibir merupakan bagian tubuh yang rentan mengalami kekeringan dan pecah-pecah karena memiliki lapisan pelindung yang tipis serta minim kandungan melanin. Salah satu upaya untuk menjaga kelembapan bibir adalah dengan menggunakan lip balm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan lip balm alami berbahan minyak biji alpukat (Persea americana Mill) dan madu, mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak biji alpukat terhadap sifat fisik sediaan, serta mengevaluasi kualitas lip balm yang dihasilkan. Penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium IPA MAN 2 Kudus dengan menggunakan empat formulasi, yaitu F0 (basis), F1 (ekstrak biji alpukat 3%), F2 (6%), dan F3 (9%), yang masing-masing dikombinasikan dengan madu.
Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, titik leleh, daya lekat, dan daya sebar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formulasi memiliki tekstur semi padat, homogen, dan memenuhi persyaratan mutu fisik lip balm. Nilai pH berkisar antara 7,11–7,39, titik leleh antara 56–58,6°C, daya lekat antara 11,3–26,6 detik, dan daya sebar antara 5,72–7,00 cm. Analisis statistik menggunakan One Way ANOVA menunjukkan bahwa variasi konsentrasi ekstrak biji alpukat berpengaruh signifikan terhadap titik leleh, daya lekat, dan daya sebar sediaan. Formulasi ekstrak biji alpukat dan madu berpotensi menjadi alternatif lip balm alami yang aman dan efektif dalam menjaga kelembapan bibir.
Kata kunci: lip balm alami, biji alpukat, madu, pelembap bibir, sifat fisik sediaan.
Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, titik leleh, daya lekat, dan daya sebar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formulasi memiliki tekstur semi padat, homogen, dan memenuhi persyaratan mutu fisik lip balm. Nilai pH berkisar antara 7,11–7,39, titik leleh antara 56–58,6°C, daya lekat antara 11,3–26,6 detik, dan daya sebar antara 5,72–7,00 cm. Analisis statistik menggunakan One Way ANOVA menunjukkan bahwa variasi konsentrasi ekstrak biji alpukat berpengaruh signifikan terhadap titik leleh, daya lekat, dan daya sebar sediaan. Formulasi ekstrak biji alpukat dan madu berpotensi menjadi alternatif lip balm alami yang aman dan efektif dalam menjaga kelembapan bibir.
Kata kunci: lip balm alami, biji alpukat, madu, pelembap bibir, sifat fisik sediaan.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.