Optimasi Pemurnian Minyak Jelantah Menggunakan Bentonit Teraktivasi sebagai Upaya Pengurangan Limbah dan Peningkatan Nilai Ekonomis
Nama Anggota
: Muhammad Haetamy
Kelas
: XII.1
NIS
: 0082293876
Nama Ketua
: Nauval Aglis Putra
Kelas
: XII.1
NIS
: 0074380363
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Anisa Sholihah, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
23-04-2026
Abstrak
:
Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga
dan industri yang dapat membahayakan kesehatan serta mencemari lingkungan apabila digunakan berulang atau dibuang sembarangan karena lengandung senyawa berbahaya seperti asam lema ebas dan peroksida. Penelitian ini bertujuan mengka proses pemurnian miny?k jelantah menggunakan bentonit teraktivasi dan pemanfaatannya sebagai bahan baku pembuatan sabun cair. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen melalui tahap aktivasi bentonit dengan larutan HCl, pemurnian minyak jelantah menggunakan proses adsorpsi, serta pembuatan sabun cair melalui saponifikasi dengan KOH. Parameter yang diamati meliputi angka asam, angka peroksida, dan karakteristik sabun yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentonit teraktivasi mampu meningkatkan daya adsorpsi sehingga menurunkan angka asam dari 1,2 menjadi 0,4 mg KOH/g dan angka peroksida dari 12 menjadi 6 mek O,/kg, yang menandakan peningkatan kualitas minyak. Minyak hasil pemurnian juga berhasil diolah menjadi sabun cair dengan karakteristik fisik yang baik, seperti homogen, berbusa baik, berwarna kuning muda, dan beraroma harum. Dengan demikian, pemurnian minyak jelantah menggunakan bentonit teraktivasi serta pengolahannya menjadi sabun cair erbukt? etektit untuk mengurang? l?mbah sekaligu meningkatkan
ekonomi
ramah
lingkungan dan berkelanjutan.
dan industri yang dapat membahayakan kesehatan serta mencemari lingkungan apabila digunakan berulang atau dibuang sembarangan karena lengandung senyawa berbahaya seperti asam lema ebas dan peroksida. Penelitian ini bertujuan mengka proses pemurnian miny?k jelantah menggunakan bentonit teraktivasi dan pemanfaatannya sebagai bahan baku pembuatan sabun cair. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen melalui tahap aktivasi bentonit dengan larutan HCl, pemurnian minyak jelantah menggunakan proses adsorpsi, serta pembuatan sabun cair melalui saponifikasi dengan KOH. Parameter yang diamati meliputi angka asam, angka peroksida, dan karakteristik sabun yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentonit teraktivasi mampu meningkatkan daya adsorpsi sehingga menurunkan angka asam dari 1,2 menjadi 0,4 mg KOH/g dan angka peroksida dari 12 menjadi 6 mek O,/kg, yang menandakan peningkatan kualitas minyak. Minyak hasil pemurnian juga berhasil diolah menjadi sabun cair dengan karakteristik fisik yang baik, seperti homogen, berbusa baik, berwarna kuning muda, dan beraroma harum. Dengan demikian, pemurnian minyak jelantah menggunakan bentonit teraktivasi serta pengolahannya menjadi sabun cair erbukt? etektit untuk mengurang? l?mbah sekaligu meningkatkan
ekonomi
ramah
lingkungan dan berkelanjutan.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.