SENOPI (Seng Nanopartikel) : Inovasi Fotokatalis Cerdas Berbasis Limbah untuk Pewarna Sintesis Menuju Air Bersih Berkelanjutan
Nama Anggota
: Sabrina Aulia Husna
Kelas
: XII.1
NIS
: 12544
Nama Ketua
: Rihania Aurora Putri Wyda
Kelas
: XII.1
NIS
: 12543
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Mutiara Hapsari, S.Si., M.Si.
Tanggal Pengesahan
:
06-05-2026
Abstrak
:
Dalam penelitian ini, fotokatalis berbasis seng oksida (ZnO) didegradasi untuk mengurangi pencemaran air yang disebabkan oleh limbah pewarna tekstil berbahaya. Industri tekstil yang berkembang pesat menghasilkan limbah pewarna berbahaya seperti Rhodamine B, Auramine, dan Brilliant Blue. Limbah ini berpotensi merusak lingkungan dan kesehatan manusia. ZnO, yang telah terbukti efektif dalam mengurangi intensitas pigmen pada air, adalah salah satu solusi yang disarankan. Seng oksida dapat dibuat dari berbagai limbah seng, seperti debu filter yang digunakan untuk membuat baja atau pelat seng dari limbah atap seng, yang sangat umum di Indonesia. Penggunaan seng oksida sebagai fotokatalis bertujuan untuk mengurangi risiko limbah pewarna tekstil dan mencegah pencemaran air oleh logam berat seng. Dalam penelitian ini, telah dilakukan sintesis ZnO dari limbah elektroda dan seng galvalum. ZnO yang telah disintesis digunakan untuk sistem penjernih air yang menggabungkan teknologi Internet of Things (IoT) dengan perangkat ESP8266, sensor pH dan TCS3200 untuk memantau kualitas air secara real-time dengan melihat warna, pH, dan kekeruhan. Hasil karakterisasi FT-IR, XRD, SEM-EDX menunjukkan bahwa ZnO telah berhasil sintesis dengan ukuran kristal sebesar ZnO I adalah 26,42 nm, pada ZnO II adalah 20,93 nm, dan pada ZnO III adalah 25,19 nm. Pada penggunaan sensor pH menghasilkan pH 7 dengan konsentrasi yang berbeda-beda tiap jenis warna. Pengujian sensor warna dilakukan pada brilliant blue, rhodamin b, dan auramin. Brilliant blue menghasilkan RGB 57, 166, dan 244 yang menunjukkan warna biru muda. Pada rhodamin b menghasilkan RGB 247, 176, dan 232 yang menunjukkan warna merah muda. Pada auramin menghasilkan RGB 202, 212, dan 181 yang menunjukkan warna kuning muda. Penerapan perangkat IoT pada Sistem Penjernih Air Berbasis Internet of Things (IoT) dapat membantu proses pengontrolan air sungai yang tercemar pewarna tekstil.
Kata Kunci: Auramine, Brilliant Blue, IoT, Rhodamine B, dan ZnO
Kata Kunci: Auramine, Brilliant Blue, IoT, Rhodamine B, dan ZnO
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.