EKSISTENSI BUDAYA KETOPRAK DESA GRIBIG KUDUS DI ERA GLOBALISASI
Nama Anggota
: Regita Maulida Cahyani
Kelas
: XII.10
NIS
: 131133190002230377
Nama Ketua
: Putri Dwi Rahmaningtias
Kelas
: XII.10
NIS
: 131133190002230374
Kategori
: Bahasa dan Sastra
Pembimbing
: Hj. Uswatun Hasanah, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
02-03-2026
Abstrak
:
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi budaya ketoprak di Desa Gribig, Kabupaten Kudus, di tengah arus globalisasi yang semakin memengaruhi kehidupan masyarakat. Globalisasi membawa perubahan pola pikir, gaya hidup, serta perkembangan teknologi yang berdampak pada menurunnya minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap kesenian tradisional. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana masyarakat mempertahankan keberadaan ketoprak, memahami pengaruh globalisasi terhadap eksistensinya, serta mengidentifikasi pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pelestarian budaya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu masyarakat Desa Gribig yang masih terlibat dalam kegiatan kesenian ketoprak. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai kondisi budaya ketoprak saat ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Gribig masih memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian ketoprak melalui pewarisan kepada generasi muda, penyelenggaraan pertunjukan rutin, serta semangat gotong royong dalam menjaga tradisi. Namun, globalisasi menyebabkan berkurangnya minat generasi muda karena lebih tertarik pada hiburan modern. Untuk mengatasi tantangan tersebut, pemanfaatan teknologi digital seperti media sosial dan siaran langsung pertunjukan menjadi strategi baru dalam memperkenalkan ketoprak kepada masyarakat luas. Dengan adanya kolaborasi antara pelestarian nilai tradisional dan inovasi modern, ketoprak memiliki peluang untuk tetap bertahan dan berkembang di era globalisasi.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu masyarakat Desa Gribig yang masih terlibat dalam kegiatan kesenian ketoprak. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai kondisi budaya ketoprak saat ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Gribig masih memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian ketoprak melalui pewarisan kepada generasi muda, penyelenggaraan pertunjukan rutin, serta semangat gotong royong dalam menjaga tradisi. Namun, globalisasi menyebabkan berkurangnya minat generasi muda karena lebih tertarik pada hiburan modern. Untuk mengatasi tantangan tersebut, pemanfaatan teknologi digital seperti media sosial dan siaran langsung pertunjukan menjadi strategi baru dalam memperkenalkan ketoprak kepada masyarakat luas. Dengan adanya kolaborasi antara pelestarian nilai tradisional dan inovasi modern, ketoprak memiliki peluang untuk tetap bertahan dan berkembang di era globalisasi.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.