Tradisi Perang Obor dalam Ikhtiar Tolak Bala Kepercayaan Api Pencerahan Masyarakat Desa Tegalsambi Jepara
Nama Anggota
: Listyabella Rizki Aulia
Kelas
: XII.11
NIS
: 12916
Nama Ketua
: Kayla Hafizha Aura Maulida
Kelas
: XII.11
NIS
: 12913
Kategori
: Sosial
Pembimbing
: Ika Dian Nilasari, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
29-01-2026
Abstrak
:
Manusia dalam perkembangannya selalu membentuk ikatan sosial dan tradisi yang diwariskan
turun temurun. Di Desa Tegalsambi perang obor menjadi salah satu wujud ikhtiar kolektif
untuk menolak bala dan memohon berkah pasca panen. Penelitian ini bertujuan untuk.Metode
yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mengandalkan analisis interaksi,
mengandalkan wawancara mendalam bersama sesepuh desa, pengrajin, dan pelaku usaha
mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses dimulai dari persiapan pelepah kelapa, doa
pembuka, ayunan obor sesuai lenggam gamelan, hingga 3 putaran keliling desa mengandung
simbolisasi pembersihan fisik dan batin. Api obor dipahami sebagai manifesti Nur illahi yang
mengganti kecemasan dengan keberanian sekaligus memperkuat gotong royong lintas
generasi. Secara Psikologis, menurut warga Perang obor dapat meningkatkan rasa aman dan
ketenangan batin, sedangkan secara ekonomi pedagang lokal, pengrajin obor, kuliner,
homestay mengalami lonjakan omset hingga 40%. Keberlanjutan didukung oleh progan
edukasi budaya dan dokumentasi digital.
Kata kunci : Perang obor, Tolak bala, Api pencerahan, Ritual adat
turun temurun. Di Desa Tegalsambi perang obor menjadi salah satu wujud ikhtiar kolektif
untuk menolak bala dan memohon berkah pasca panen. Penelitian ini bertujuan untuk.Metode
yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mengandalkan analisis interaksi,
mengandalkan wawancara mendalam bersama sesepuh desa, pengrajin, dan pelaku usaha
mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses dimulai dari persiapan pelepah kelapa, doa
pembuka, ayunan obor sesuai lenggam gamelan, hingga 3 putaran keliling desa mengandung
simbolisasi pembersihan fisik dan batin. Api obor dipahami sebagai manifesti Nur illahi yang
mengganti kecemasan dengan keberanian sekaligus memperkuat gotong royong lintas
generasi. Secara Psikologis, menurut warga Perang obor dapat meningkatkan rasa aman dan
ketenangan batin, sedangkan secara ekonomi pedagang lokal, pengrajin obor, kuliner,
homestay mengalami lonjakan omset hingga 40%. Keberlanjutan didukung oleh progan
edukasi budaya dan dokumentasi digital.
Kata kunci : Perang obor, Tolak bala, Api pencerahan, Ritual adat
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.