Konflik Pesta Demokrasi Rakyat Desa dalam Pilkades
Nama Anggota
: Mohammad Risqi Setianda Putra
Kelas
: XII.12
NIS
: 12960
Nama Ketua
: Ahmad Rafy Azamy
Kelas
: XII.12
NIS
: 12937
Kategori
: Sosial
Pembimbing
: Zulaikhah, S.Pd., M.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
15-04-2026
Abstrak
:
Pemilihan umum proses demokrasi untuk memilih atau menentukan pemimpin,
yang dimana masyarakat diberi kesempatan secara langsung untuk memilih
pemimpin secara langsung, bebas, dan secara adil. penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis faktor penyebab adanya konflik yang timbul di saat pilkades
berlangsung. Dampak yang di timbulkan bagi Masyarakat desa, serta Upaya
yang dilakukan oleh pemangku kepentingan dalam mengatasi konflik tersebut.
kajian ini di landasi oleh konsep demokrasi Pancasila yang menekankan
kedaulatan rakyat, partisipasi politik, serta nilai musyawarah dan gotong
royong.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan Teknik
pengumpulan data melalui wawancara, obervasi, dan kuesioner. Sampel
penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling yang melibatkan desa ,
tokoh masyarakat, apparat desa, serta pihak keamanan. Data dianalisis melalui
tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh
gambaran waktu fenomena konflik pilkades.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dalam pilkades umumnya dipicu
oleh perbedaan suatu kelompok, Masyarakat yang homogen sehingga
Masyarakat dapat memunculkan gesekan, serta fanatisme terhadap calon.
Dampak konflik tidak hanya menganggu stabilitas keamanan, tetapi juga
merusak hubungan sosial dan keharmonisan masyarakat desa. Meskipun, peran
aparat dan juga pemerintah sangat efektif dalam meredakan konflik dan
menjaga situasi tempat agar tetap kondusif.
yang dimana masyarakat diberi kesempatan secara langsung untuk memilih
pemimpin secara langsung, bebas, dan secara adil. penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis faktor penyebab adanya konflik yang timbul di saat pilkades
berlangsung. Dampak yang di timbulkan bagi Masyarakat desa, serta Upaya
yang dilakukan oleh pemangku kepentingan dalam mengatasi konflik tersebut.
kajian ini di landasi oleh konsep demokrasi Pancasila yang menekankan
kedaulatan rakyat, partisipasi politik, serta nilai musyawarah dan gotong
royong.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan Teknik
pengumpulan data melalui wawancara, obervasi, dan kuesioner. Sampel
penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling yang melibatkan desa ,
tokoh masyarakat, apparat desa, serta pihak keamanan. Data dianalisis melalui
tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh
gambaran waktu fenomena konflik pilkades.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dalam pilkades umumnya dipicu
oleh perbedaan suatu kelompok, Masyarakat yang homogen sehingga
Masyarakat dapat memunculkan gesekan, serta fanatisme terhadap calon.
Dampak konflik tidak hanya menganggu stabilitas keamanan, tetapi juga
merusak hubungan sosial dan keharmonisan masyarakat desa. Meskipun, peran
aparat dan juga pemerintah sangat efektif dalam meredakan konflik dan
menjaga situasi tempat agar tetap kondusif.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.