Pendapat Masyarakat Mengenai Pengaruh Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Mental dan Stabilitas Ekonomi
Nama Anggota
: Nabilah Sabilil Haq
Kelas
: XII.12
NIS
: 0075063831
Nama Ketua
: Ainaya Nurul Izzah
Kelas
: XII.12
NIS
: 0083118355
Kategori
: Sosial
Pembimbing
: Hj. Sumarsih, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
14-04-2026
Abstrak
:
Pernikahan dini masih sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Fenomena ini
dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti ekonomi, Pendidikan, dan adat
istiadat/budaya. Pernikahan yang terjadi pada usia yang belum matang sering kali
menimbulkan berbagai permasalahan, baik dari segi kesehatan mental maupun kondisi
ekonomi keluarga. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana pandangan
masyarakat mengenai dampak pernikahan dini terhadap kehidupan pasangan yang
menjalaninya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat masyarakat
mengenai pengaruh pernikahan dini terhadap kesehatan mental pasangan serta
stabilitas ekonomi dalam rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode kualitatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuisioner dan wawancara kepada
beberapa responden dari masyarakat. Data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk
mengetahui pola pendapat dan pandangan masyarakat terkait pernikahan dini. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat berpendapat bahwa
pernikahan dini dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental, seperti
stres, kecemasan, dan tekanan psikologis akibat tanggung jawab yang belum siap
dihadapi. Selain itu, dari segi ekonomi, pasangan yang menikah di usia muda
cenderung mengalami ketidakstabilan ekonomi karena keterbatasan pendidikan,
pekerjaan, dan pengalaman dalam mengelola keuangan rumah tangga. Berdasarkan
pendapat masyarakat yang diperoleh dalam penelitian ini, pernikahan dini dinilai
memiliki potensi menimbulkan berbagai permasalahan, terutama pada kesehatan
mental dan stabilitas ekonomi keluarga. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan
edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kesiapan mental, pendidikan, dan
ekonomi sebelum menikah.
dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti ekonomi, Pendidikan, dan adat
istiadat/budaya. Pernikahan yang terjadi pada usia yang belum matang sering kali
menimbulkan berbagai permasalahan, baik dari segi kesehatan mental maupun kondisi
ekonomi keluarga. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana pandangan
masyarakat mengenai dampak pernikahan dini terhadap kehidupan pasangan yang
menjalaninya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat masyarakat
mengenai pengaruh pernikahan dini terhadap kesehatan mental pasangan serta
stabilitas ekonomi dalam rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode kualitatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuisioner dan wawancara kepada
beberapa responden dari masyarakat. Data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk
mengetahui pola pendapat dan pandangan masyarakat terkait pernikahan dini. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat berpendapat bahwa
pernikahan dini dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental, seperti
stres, kecemasan, dan tekanan psikologis akibat tanggung jawab yang belum siap
dihadapi. Selain itu, dari segi ekonomi, pasangan yang menikah di usia muda
cenderung mengalami ketidakstabilan ekonomi karena keterbatasan pendidikan,
pekerjaan, dan pengalaman dalam mengelola keuangan rumah tangga. Berdasarkan
pendapat masyarakat yang diperoleh dalam penelitian ini, pernikahan dini dinilai
memiliki potensi menimbulkan berbagai permasalahan, terutama pada kesehatan
mental dan stabilitas ekonomi keluarga. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan
edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kesiapan mental, pendidikan, dan
ekonomi sebelum menikah.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.