PENGARUH PASAR SWALAYAN ADA TERHADAP GAYA HIDUP KONSUMTIF MASYARAKAT KALANGAN MENENGAH ATAS DI KABUPATEN KUDUS
Nama Anggota
: Farhan Haiba Najib
Kelas
: XII.12
NIS
: 12948
Nama Ketua
: Mishbahun Na'iim
Kelas
: XII.12
NIS
: 12959
Kategori
: Sosial
Pembimbing
: Dra. Erna Sapti H.
Tanggal Pengesahan
:
25-02-2026
Abstrak
:
Pasar Swalayan telah menjadi bagian hidup masyarakat. Tempat tersebut menyediakan berbagai macam kebutuhan hidup masyarakat, mulai dari kebutuhan primer hingga kebutuhan sekunder. Di zaman yang modern ini, pasar swalayan telah berkembang pesat tidak hanya menjadi tempat untuk memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi pusat kegiatan konsumsi masyarakat. Termasuk juga pasar swalayan ADA dikabupaten Kudus, Jawa Tengah. Hadirnya tempat perbelanjaan tersebut tentu juga menimbulkan sifat konsumtif yang ada pada diri masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kehadiran pasar swalayan modern seperti ADA Kudus membentuk perilaku konsumtif pada kalangan menengah atas.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan purposive sampling, dengan subjek penelitian siswa kelas XII MAN 2 Kudus yang merupakan bagian dari kalangan menengah atas. Pendekatan ini dipilih agar peneliti dapat memahami secara mendalam pengalaman subjektif para kalangan menengah atas dalam memandang sifat konsumtif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi yang dilakukan oleh peneliti terhadap subjek dan objek penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pasar swalayan ADA Kudus berpengaruh terhadap perilaku konsumtif kalangan menengah atas di kabupaten Kudus. Faktor pendorongnya meliputi lokasi yang strategis, kemudahan mencari barang, merebaknya perilaku Fear of Missing Out (FOMO), hingga muncul dari pola pikir pribadi seseorang. Penelitian ini juga menemukan bahwa kalangan menengah atas memiliki faktor pemicu munculnya perilaku konsumtif pada diri masing-masing individu. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi berbagai lapisan masyarakat untuk dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mengatur keuangan dengan berbagai cara seperti membentuk skala prioritas dan menabung atau investasi.
Kata kunci : Pasar Swalayan, Perilaku Konsumtif, Kalangan Menengah Atas, Belanja
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan purposive sampling, dengan subjek penelitian siswa kelas XII MAN 2 Kudus yang merupakan bagian dari kalangan menengah atas. Pendekatan ini dipilih agar peneliti dapat memahami secara mendalam pengalaman subjektif para kalangan menengah atas dalam memandang sifat konsumtif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi yang dilakukan oleh peneliti terhadap subjek dan objek penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pasar swalayan ADA Kudus berpengaruh terhadap perilaku konsumtif kalangan menengah atas di kabupaten Kudus. Faktor pendorongnya meliputi lokasi yang strategis, kemudahan mencari barang, merebaknya perilaku Fear of Missing Out (FOMO), hingga muncul dari pola pikir pribadi seseorang. Penelitian ini juga menemukan bahwa kalangan menengah atas memiliki faktor pemicu munculnya perilaku konsumtif pada diri masing-masing individu. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi berbagai lapisan masyarakat untuk dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mengatur keuangan dengan berbagai cara seperti membentuk skala prioritas dan menabung atau investasi.
Kata kunci : Pasar Swalayan, Perilaku Konsumtif, Kalangan Menengah Atas, Belanja
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.