Dilema Identitas Budaya : Analisis Paradoks antara Lirik Lagu Koplo dengan Nilai Unggah-ungguh Jawa dalam Masyarakat Modern
Nama Anggota
: Mayda Wardatul Fitri
Kelas
: XII.12
NIS
: 86454811
Nama Ketua
: Silvia Dika Dzakiyah
Kelas
: XII.12
NIS
: 86067801
Kategori
: Bahasa dan Sastra
Pembimbing
: Erna Susanti, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
12-03-2026
Abstrak
:
Lagu koplo Jawa merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya Jawa dengan peminat yang semakin meningkat, tetapi hal ini tidak diimbangi dengan konten yang disajikan. Lirik lagu justru melenceng dari identitas budaya Jawa itu sendiri. Budaya Jawa sangat erat kaitannya dengan unggah-ungguh. Viralnya konten lirik saru dan kasar membuat masyarakat terutama remaja dan anak-anak mengucapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan menganggap hal tersebut biasa. Sehingga mengakibatkan penerapan budaya Jawa yang sesuai unggah-ungguh semakin luntur karena identitas dalam diri telah hilang dan teralihkan dengan kebudayaan yang tidak sesuai dengan unggah-ungguh Jawa. Fokus penelitian ini adalah paradoks antara lirik lagu koplo Jawa dengan unggah-ungguh yang menjadi identitas budaya Jawa. Jenis penelitian ini adalah kualitatatif dengan metode observasi, wawancara, dan study literatur. Teknik analisis data netnografi menggunakan tools NVivo 12 plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri musik khususnya lagu koplo Jawa mempunyai peran dalam melestarikan budaya Jawa dengan menciptakan lagu berbahasa Jawa dan berhasil mempopulerkan ke seluruh Indonesia bahkan ke mancanegara. Lirik yang termuat dalam lagu koplo Jawa ternyata tidak sesuai dengan unggah-ungguh Jawa, antusias dari masyarakat membuat lagu tersebut viral dan memiliki banyak peminat. Ketidaksesuaian ini kemudian berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat sehingga perlahan melunturkan identitas dan unggah-ungguh Jawa.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.