Dakwah di Era Digital : Studi Kasus Video Tiktok Ustadz Hannan Attaki Dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Keislaman Generasi Zoomers
Nama Anggota
: Diana Robi'atul Awaliyah
Kelas
: XII.13
NIS
: 0084890285
Nama Ketua
: Audre Izzatun Nafisa
Kelas
: XII.13
NIS
: 0083970144
Kategori
: Keagamaan
Pembimbing
: Iis Aniswatin Nurmaningsih, S.Pd.I.
Tanggal Pengesahan
:
30-04-2026
Abstrak
:
Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam cara penyampaian dakwah, terutama melalui media sosial yang sangat dekat dengan kehidupan generasi Zoomers. TikTok sebagai platform berbasis video pendek telah menjadi ruang baru bagi pendakwah untuk menyampaikan pesan keagamaan secara kreatif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dakwah Ustadz Hannan Attaki melalui video TikTok terhadap peningkatan pemahaman nilai-nilai keislaman pada generasi Zoomers, menganalisis teknik penyampaian dakwah yang digunakan, serta menilai tingkat efektivitas TikTok sebagai media dakwah di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan survei melalui kuesioner, yang disebarkan kepada responden dari kalangan Zoomers yang aktif menggunakan TikTok.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah Ustadz Hannan Attaki memberikan dampak positif yang signifikan bagi mayoritas responden. Pesan dakwah yang disampaikan dinilai mampu memberikan ketenangan emosional, meningkatkan motivasi spiritual, serta mempermudah pemahaman nilai-nilai keagamaan melalui gaya penyampaian yang santai, lembut, dan relevan dengan kehidupan anak muda. Pendekatan yang digunakan seperti penggunaan bahasa sederhana, tema relatable, serta durasi video singkat membuat konten dakwah lebih mudah diterima dan dicerna oleh generasi Z yang memiliki pola konsumsi informasi cepat dan visual. Selain itu, karakter penyampaian Ustadz Hannan yang tidak menggurui tetapi menggugah, menjadikan dakwah terasa lebih humanis dan mendekatkan audiens dengan pesan Islam secara alami.
TikTok terbukti menjadi platform yang efektif dalam memperluas jangkauan dakwah, dibuktikan dengan kemunculan konten secara konsisten di halaman FYP pengguna, tingginya tingkat interaksi, serta kemampuan algoritma dalam mendistribusikan konten secara masif tanpa batasan pengikut. Para responden juga mengakui bahwa dakwah dalam format video pendek lebih menarik, mudah diakses, dan mampu memberikan pengaruh terhadap pemikiran serta perilaku sehari-hari, meskipun tingkat perubahan setiap individu berbeda. Penelitian ini menegaskan bahwa dakwah digital memiliki potensi besar sebagai sarana pembentukan karakter religius generasi muda dan dapat menjadi model dakwah modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kata kunci: Dakwah digital, TikTok, Ustadz Hannan Attaki, Generasi Zoomers, nilai keislaman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah Ustadz Hannan Attaki memberikan dampak positif yang signifikan bagi mayoritas responden. Pesan dakwah yang disampaikan dinilai mampu memberikan ketenangan emosional, meningkatkan motivasi spiritual, serta mempermudah pemahaman nilai-nilai keagamaan melalui gaya penyampaian yang santai, lembut, dan relevan dengan kehidupan anak muda. Pendekatan yang digunakan seperti penggunaan bahasa sederhana, tema relatable, serta durasi video singkat membuat konten dakwah lebih mudah diterima dan dicerna oleh generasi Z yang memiliki pola konsumsi informasi cepat dan visual. Selain itu, karakter penyampaian Ustadz Hannan yang tidak menggurui tetapi menggugah, menjadikan dakwah terasa lebih humanis dan mendekatkan audiens dengan pesan Islam secara alami.
TikTok terbukti menjadi platform yang efektif dalam memperluas jangkauan dakwah, dibuktikan dengan kemunculan konten secara konsisten di halaman FYP pengguna, tingginya tingkat interaksi, serta kemampuan algoritma dalam mendistribusikan konten secara masif tanpa batasan pengikut. Para responden juga mengakui bahwa dakwah dalam format video pendek lebih menarik, mudah diakses, dan mampu memberikan pengaruh terhadap pemikiran serta perilaku sehari-hari, meskipun tingkat perubahan setiap individu berbeda. Penelitian ini menegaskan bahwa dakwah digital memiliki potensi besar sebagai sarana pembentukan karakter religius generasi muda dan dapat menjadi model dakwah modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kata kunci: Dakwah digital, TikTok, Ustadz Hannan Attaki, Generasi Zoomers, nilai keislaman.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.