INOVASI EDIBLE STRAW DARI RUMPUT LAUT (EUCHEMA SPINOSUM) DAN AIR KELAPA YANG RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENDUKUNG REDUKSI SAMPAH PLASTIK
Nama Anggota
: Raina Neysa Arifin
Kelas
: XII.2
NIS
: 12583
Nama Ketua
: Amira Labiba Yumna
Kelas
: XII.2
NIS
: 12556
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Himmatul Afthina, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
04-07-2026
Abstrak
:
Plastik merupakan material yang sangat umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia karena kepraktisannya dan biaya yang rendah. Namun, penggunaan plastik sekali pakai, terutama sedotan, telah menimbulkan dampak lingkungan yang serius karena sifatnya yang sulit terurai dan berkontribusi pada pencemaran tanah serta laut. Indonesia bahkan menempati peringkat tinggi dalam produksi sampah sedotan plastik. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan inovasi yang ramah lingkungan dan fungsional. Salah satu solusi potensial adalah pengembangan edible straw (sedotan yang dapat dimakan) berbasis bahan alami, seperti rumput laut Eucheuma spinosum dan air kelapa muda. Rumput laut dipilih karena sifatnya yang terbarukan dan mengandung karaginan yang berfungsi sebagai pembentuk gel, sementara air kelapa berperan sebagai sumber elektrolit alami yang bermanfaat bagi tubuh. Inovasi ini tidak hanya menawarkan alternatif pengganti sedotan plastik yang mudah terurai, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan. Dengan demikian, edible straw berbahan rumput laut dan air kelapa dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk mengurangi limbah plastik serta mendukung gaya hidup sehat.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.