ANALISIS PEMBUATAN BIOBATERAI DARI LIMBAH KULIT JERUK DAN AMPAS TAHU
Nama Anggota
: Fatan Nut Tajuddin El Darul Qudni
Kelas
: XII.3
NIS
: 12606
Nama Ketua
: Adam Ghifar Ath-Thoriiq Sejati
Kelas
: XII.3
NIS
: 12592
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Stafendi Handoko, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
05-05-2026
Abstrak
:
Peningkatan kebutuhan energi dan melimpahnya limbah organik di masyarakat mendorong perlunya inovasi di bidang energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan limbah kulit jeruk dan ampas tahu sebagai bahan baku alternatif dalam pembuatan elektroda biobaterai yang ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan dan menyintesis data dari berbagai literatur ilmiah terkait kandungan selulosa, proses karbonisasi, serta performa elektrokimia dari kedua bahan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa kulit jeruk memiliki kandungan selulosa yang tinggi (20-30%) yang berperan krusial dalam membentuk struktur berpori dan menurunkan resistansi internal. Di sisi lain, ampas tahu mengandung selulosa (5-8%) serta protein yang dapat berfungsi sebagai pengikat (binder) alami dan menghasilkan material dengan konduktivitas listrik yang tinggi. Melalui proses karbonisasi pada suhu ±600°C, kedua biomassa ini secara efektif dapat diubah menjadi karbon aktif. Kesimpulannya, perpaduan antara resistansi rendah dari kulit jeruk dan konduktivitas tinggi dari ampas tahu menciptakan sinergi yang sangat ideal untuk dikembangkan menjadi komponen biobaterai yang stabil, efisien, dan berkelanjutan sebagai alternatif pengganti baterai konvensional berbasis logam berat.
Kata Kunci: Biobaterai, Kulit Jeruk, Ampas Tahu, Selulosa, Karbonisasi, Energi Terbarukan.
Kata Kunci: Biobaterai, Kulit Jeruk, Ampas Tahu, Selulosa, Karbonisasi, Energi Terbarukan.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.