Analisis Potensi Nikotin sebagai Insektisida Alami dengan Metode Maserasi
Nama Anggota
: Muhammad Akbar Amrullah
Kelas
: XII.3
NIS
: 12614
Nama Ketua
: Dimas Aiman Wicaksono
Kelas
: XII.3
NIS
: 12598
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Ilma Yunita, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
11-05-2026
Abstrak
:
Penggunaan pestisida sintetis dalam pengendalian hama dapat menimbulkan
dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan, sehingga diperlukan alternatif
insektisida yang lebih ramah lingkungan. Limbah puntung rokok mengandung
nikotin yang berpotensi dimanfaatkan sebagai insektisida alami karena memiliki
sifat racun saraf bagi serangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
karakteristik ekstrak nikotin hasil maserasi dan menguji efektivitasnya terhadap ulat
bambu (Omphisa fuscidentalis). Penelitian menggunakan metode eksperimen
dengan teknik maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang dihasilkan
diuji secara organoleptik meliputi aroma, warna, tekstur, dan pH, kemudian
diaplikasikan pada ulat bambu dengan konsentrasi 50% selama 24 jam pengamatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak nikotin memiliki aroma tembakau
yang kuat, berwarna cokelat tua pekat, bertekstur cair sedikit kental, dan memiliki
pH 4 yang bersifat asam. Uji efektivitas menunjukkan bahwa ekstrak nikotin
mampu menyebabkan mortalitas ulat bambu hingga 100% pada jam ke-24 dengan
nilai LT50 pada jam ke-5. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ekstrak nikotin dari
limbah puntung rokok berpotensi digunakan sebagai insektisida alami yang efektif
sekaligus membantu mengurangi pencemaran limbah rokok di lingkungan.
Kata kunci: insektisida alami, maserasi, nikotin, puntung rokok, ulat bambu
dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan, sehingga diperlukan alternatif
insektisida yang lebih ramah lingkungan. Limbah puntung rokok mengandung
nikotin yang berpotensi dimanfaatkan sebagai insektisida alami karena memiliki
sifat racun saraf bagi serangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
karakteristik ekstrak nikotin hasil maserasi dan menguji efektivitasnya terhadap ulat
bambu (Omphisa fuscidentalis). Penelitian menggunakan metode eksperimen
dengan teknik maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang dihasilkan
diuji secara organoleptik meliputi aroma, warna, tekstur, dan pH, kemudian
diaplikasikan pada ulat bambu dengan konsentrasi 50% selama 24 jam pengamatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak nikotin memiliki aroma tembakau
yang kuat, berwarna cokelat tua pekat, bertekstur cair sedikit kental, dan memiliki
pH 4 yang bersifat asam. Uji efektivitas menunjukkan bahwa ekstrak nikotin
mampu menyebabkan mortalitas ulat bambu hingga 100% pada jam ke-24 dengan
nilai LT50 pada jam ke-5. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ekstrak nikotin dari
limbah puntung rokok berpotensi digunakan sebagai insektisida alami yang efektif
sekaligus membantu mengurangi pencemaran limbah rokok di lingkungan.
Kata kunci: insektisida alami, maserasi, nikotin, puntung rokok, ulat bambu
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.