Analisis Potensi Mata Uang Kripto sebagai Alternatif Aset Strategis dalam Menunjang Ketahanan Ekonomi Masa Depan
Nama Anggota
: Nico Tsaqif Ramadhanu Al Habib
Kelas
: XII.3
NIS
: 12621
Nama Ketua
: Muhammad Aziz Azhar
Kelas
: XII.3
NIS
: 12615
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Ardian Awaluddin,S.Pd., M.Si.
Tanggal Pengesahan
:
09-05-2026
Abstrak
:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kekhawatiran masyarakat
terhadap kedaulatan aset pribadi, baik dalam bentuk rekening bank maupun aset
fisik seperti tanah terlantar yang berisiko disita negara. Di sisi lain, kemunculan
mata uang kripto menawarkan konsep desentralisasi sebagai alternatif
penyimpanan nilai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi mata uang
kripto sebagai aset strategis dengan membandingkan kinerjanya terhadap instrumen
investasi konvensional seperti properti dan emas dalam rentang waktu sepuluh
tahun (2015-2025).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Data
harga historis kripto (Bitcoin, Ethereum, Solana, Dogecoin, Link) dan emas diambil
menggunakan API yfinance, sementara data properti di berbagai wilayah Indonesia
(Bali, Jakarta, Jogja, Solo, Medan, Semarang) dikumpulkan dari laporan pasar
properti dan disinkronkan menggunakan metode interpolasi linear. Analisis
dilakukan melalui perhitungan Return on Investment (ROI), volatilitas tahunan, dan
matriks korelasi menggunakan bahasa pemrograman Python.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aset kripto, khususnya Bitcoin (BTC),
mencatatkan ROI tertinggi sebesar 281,40x, jauh melampaui instrumen lainnya,
namun dengan volatilitas ekstrem mencapai 177,4% pada aset tertentu. Sektor
properti menunjukkan stabilitas yang sangat tinggi dengan nilai kekuatan tren (R^2)
mencapai 1.000, terutama di wilayah Bali (Uluwatu dan Canggu) yang mencatatkan
ROI hingga 7,78x. Ditemukan pula korelasi yang sangat kuat antara Bitcoin dan
emas sebesar 0,92, memperkuat posisi Bitcoin sebagai "emas digital". Kesimpulan
dari penelitian ini adalah bahwa meskipun kripto menawarkan pertumbuhan
eksponensial bagi investor agresif, properti tetap menjadi instrumen lindung nilai
(hedging) yang paling andal bagi investor konservatif. Diversifikasi portofolio yang
menggabungkan stabilitas properti dan pertumbuhan kripto disarankan untuk
menjaga ketahanan ekonomi masa depan.
Kata Kunci: Cryptocurrency, Blockchain, Properti, Emas, Investasi, ROI,
Ketahanan Ekonomi.
terhadap kedaulatan aset pribadi, baik dalam bentuk rekening bank maupun aset
fisik seperti tanah terlantar yang berisiko disita negara. Di sisi lain, kemunculan
mata uang kripto menawarkan konsep desentralisasi sebagai alternatif
penyimpanan nilai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi mata uang
kripto sebagai aset strategis dengan membandingkan kinerjanya terhadap instrumen
investasi konvensional seperti properti dan emas dalam rentang waktu sepuluh
tahun (2015-2025).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Data
harga historis kripto (Bitcoin, Ethereum, Solana, Dogecoin, Link) dan emas diambil
menggunakan API yfinance, sementara data properti di berbagai wilayah Indonesia
(Bali, Jakarta, Jogja, Solo, Medan, Semarang) dikumpulkan dari laporan pasar
properti dan disinkronkan menggunakan metode interpolasi linear. Analisis
dilakukan melalui perhitungan Return on Investment (ROI), volatilitas tahunan, dan
matriks korelasi menggunakan bahasa pemrograman Python.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aset kripto, khususnya Bitcoin (BTC),
mencatatkan ROI tertinggi sebesar 281,40x, jauh melampaui instrumen lainnya,
namun dengan volatilitas ekstrem mencapai 177,4% pada aset tertentu. Sektor
properti menunjukkan stabilitas yang sangat tinggi dengan nilai kekuatan tren (R^2)
mencapai 1.000, terutama di wilayah Bali (Uluwatu dan Canggu) yang mencatatkan
ROI hingga 7,78x. Ditemukan pula korelasi yang sangat kuat antara Bitcoin dan
emas sebesar 0,92, memperkuat posisi Bitcoin sebagai "emas digital". Kesimpulan
dari penelitian ini adalah bahwa meskipun kripto menawarkan pertumbuhan
eksponensial bagi investor agresif, properti tetap menjadi instrumen lindung nilai
(hedging) yang paling andal bagi investor konservatif. Diversifikasi portofolio yang
menggabungkan stabilitas properti dan pertumbuhan kripto disarankan untuk
menjaga ketahanan ekonomi masa depan.
Kata Kunci: Cryptocurrency, Blockchain, Properti, Emas, Investasi, ROI,
Ketahanan Ekonomi.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.