Pemanfaatan Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum) dan Air Perasan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) sebagai Pembasmi Kutu Rambut (Pediculus humanus capitis)
Nama Anggota
: Nazalina Tsamrotul Fikriyah
Kelas
: 12 IPA 1
NIS
: 11144
Nama Ketua
: Syavia Arva Raissa
Kelas
: 12 IPA 1
NIS
: 11155
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Hj. Fitrotul Rifkiyah, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
15-06-2023
Abstrak
:
Kutu rambut (Pediculus humanus capitis) tergolong serangga yang hidup disela-sela
rambut dan menempel pada kulit kepala manusia. Hewan ini berukuran sangat kecil dan
mempertahankan hidupnya dengan cara menghisap darah melalui kulit kepala. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui besar efektivitas ekstrak Bawang Putih dan ekstrak jeruk nipis
terhadap mortalitas kutu rambut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang didukung oleh data-data. Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh berdasarkan lama waktu yang digunakan untuk membasmi kutu rambut (Pediculus humanus capitis) dari uji efektivitas ekstrak bawang putih (Allium sativum) dan air perasan jeruk nipis (Citrus
aurantifolia) dengan variasi konsentrasi yang berbeda berdasarkan waktu kematian kutu
rambut. Penelitian menggunakan konsentrasi ekstrak bawang putih sebanyak 10%, 20%, 30% dan 45% serta air perasan jeruk nipis dengan konsentrasi sebanyak 15%, 30%, 45 dan 65% dapat membunuh kutu rambut tetapi tidak keseluruhan dengan waktu yang berbeda. Adapun hasilnya adalah kematian kutu rambut tergantung pada variasi konsentrasi, semakin tinggi konsentrasi dari ekstrak bawang putih (Allium sativum) dan air perasan jeruk (Citrus
aurantifolia) maka kematian pada kutu rambut (Pediculus humanus capitis) akan lebih cepat.
Kata kunci: Air perasan jeruk nipis, Ekstrak bawang putih, Kutu rumbut.
rambut dan menempel pada kulit kepala manusia. Hewan ini berukuran sangat kecil dan
mempertahankan hidupnya dengan cara menghisap darah melalui kulit kepala. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui besar efektivitas ekstrak Bawang Putih dan ekstrak jeruk nipis
terhadap mortalitas kutu rambut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang didukung oleh data-data. Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh berdasarkan lama waktu yang digunakan untuk membasmi kutu rambut (Pediculus humanus capitis) dari uji efektivitas ekstrak bawang putih (Allium sativum) dan air perasan jeruk nipis (Citrus
aurantifolia) dengan variasi konsentrasi yang berbeda berdasarkan waktu kematian kutu
rambut. Penelitian menggunakan konsentrasi ekstrak bawang putih sebanyak 10%, 20%, 30% dan 45% serta air perasan jeruk nipis dengan konsentrasi sebanyak 15%, 30%, 45 dan 65% dapat membunuh kutu rambut tetapi tidak keseluruhan dengan waktu yang berbeda. Adapun hasilnya adalah kematian kutu rambut tergantung pada variasi konsentrasi, semakin tinggi konsentrasi dari ekstrak bawang putih (Allium sativum) dan air perasan jeruk (Citrus
aurantifolia) maka kematian pada kutu rambut (Pediculus humanus capitis) akan lebih cepat.
Kata kunci: Air perasan jeruk nipis, Ekstrak bawang putih, Kutu rumbut.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.