Evaluasi Fisik dan Mekanis Kertas Berbahan Dasar Kulit Kacang Tanah (Arachis hypogaea) dan Kulit Jagung (Zea mays) dengan Pendekatan Kuantitatif
Nama Anggota
: Maria Avaya Ganita
Kelas
: 12 IPA 6
NIS
: 11815
Nama Ketua
: Salsabilla Aisyah Ramadhani
Kelas
: 12 IPA 6
NIS
: 11823
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Munirotun Roiyana, M.SI
Tanggal Pengesahan
:
01-10-2024
Abstrak
:
Penggunaan kulit Kacang Tanah (Arachis hypogaea) dan kulit Jagung (Zea Mays) sebagai bahan alternatif dalam pembuatan kertas berkualitas dapat dilakukan karena memiliki kandungan serat tinggi dan berpotensi untuk mengurangi limbah pertanian. Metode ekstraksi serat dilakukan dengan menggunakan proses mekanis dan kimia untuk memperoleh bahan baku serat yang optimal dari kulit Kacang Tanah (Arachis hypogaea) dan kulit Jagung (Zea Mays). Karakteristik fisik dan kimia dari serat hasil ekstraksi dianalisis secara mendalam, termasuk panjang serat, kekuatan tarik, dan kandungan lignin. Analisis ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan serat sebagai bahan pembuat kertas.
Pembuatan kertas dilakukan melalui serangkaian proses, termasuk pencampuran serat dengan bahan tambahan seperti perekat dan bahan pengisi. Proses pembentukan dan pengeringan dilakukan dengan seksama untuk mendapatkan kertas dengan sifat yang diinginkan. Kertas yang dihasilkan kemudian diuji untuk kekuatan tarik, ketebalan, dan ketahanan terhadap air. Sampel kertas diuji menggunakan uji ketebalan, uji daya serap air, uji kekuatan tarik, dan uji organoleptik. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan analisis varians (ANOVA) untuk melihat signifikansi perbedaan antarvariasi komposisi bahan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi kulit Kacang Tanah (Arachis hypogaea) dan kulit Jagung (Zea Mays) berpengaruh signifikan terhadap kualitas kertas yang dihasilkan, dengan proporsi optimal pada campuran 50:50. Selain itu, penelitian ini dapat membuka pintu bagi pengembangan bahan baku alternatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dalam industri kertas, sejalan dengan upaya global untuk mengurangi jejak lingkungan dan memanfaatkan limbah pertanian secara efisien.
Pembuatan kertas dilakukan melalui serangkaian proses, termasuk pencampuran serat dengan bahan tambahan seperti perekat dan bahan pengisi. Proses pembentukan dan pengeringan dilakukan dengan seksama untuk mendapatkan kertas dengan sifat yang diinginkan. Kertas yang dihasilkan kemudian diuji untuk kekuatan tarik, ketebalan, dan ketahanan terhadap air. Sampel kertas diuji menggunakan uji ketebalan, uji daya serap air, uji kekuatan tarik, dan uji organoleptik. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan analisis varians (ANOVA) untuk melihat signifikansi perbedaan antarvariasi komposisi bahan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi kulit Kacang Tanah (Arachis hypogaea) dan kulit Jagung (Zea Mays) berpengaruh signifikan terhadap kualitas kertas yang dihasilkan, dengan proporsi optimal pada campuran 50:50. Selain itu, penelitian ini dapat membuka pintu bagi pengembangan bahan baku alternatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dalam industri kertas, sejalan dengan upaya global untuk mengurangi jejak lingkungan dan memanfaatkan limbah pertanian secara efisien.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.