Pemanfaatan Ampas Teh dan Cangkang Telur Ayam sebagai Pupuk Organik pada Tanaman Cabai
Nama Anggota
: Thariq Ahmad Zakiy Athaillah
Kelas
: 12 IPA 7
NIS
: 0068379369
Nama Ketua
: Muhammad Firyal Aufa
Kelas
: 12 IPA 7
NIS
: 0052424432
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Muhamad Ghoni Rifan, M.Pd
Tanggal Pengesahan
:
21-05-2024
Abstrak
:
Saat ini penggunaan pupuk kimia sangat berlebihan, oleh sebab itu
dibuatlah pupuk organic cair yang lebih efisien serta bahannya mudah diperoleh
dari lingkungan sekitar. Efek samping dari penggunaan secara berlebihan juga
merugikan lingkungan sekitar. Dengan itu pencegahannya salah satunya dengan
pemberian pupuk organic cair yang lebih efisien ramah lingkungan dan
pemanfaatan dari limbah yang jarang dimanfaatkan. Metode penelitian
dilakukan pengamatan secara kualitatif serta pengaplikasian langsung di
tanaman cabai rawit (Observasi). Hasil penelitian yang didapat adalah hasil
respons pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsium anuum L.) terhadap
pemberian pupuk organik cair cangkang telur (Ovairum testa) selama 2 bulan
secara berkala dapat di simpulkan bahwa pada perlakuan P4 (200 ml pupuk
organik cair cangkang telur) menghasilkan nilai rata-rata tertinggi pada
pertumbuhan tinggi tanaman yaitu 14 cm, jumlah daun yaitu 12 helai dan
diameter daun 18 cm, sedangkan nilai rata – rata terendah yaitu perlakuan P2
(100 ml pupuk organik cair ampas teh) yang menghasilkan tinggi pertumbuhan
tinggi tanaman yaitu 2cm, jumlah daun yaitu 5 helai, dan diameter daun 0,9 cm.
Serta agar pertumbuhan tanaman efektif, perbandingan komposisi antara pupuk
cair dengan cangkang telur adalah perlakuan pada P4 yaitu 1:2.
dibuatlah pupuk organic cair yang lebih efisien serta bahannya mudah diperoleh
dari lingkungan sekitar. Efek samping dari penggunaan secara berlebihan juga
merugikan lingkungan sekitar. Dengan itu pencegahannya salah satunya dengan
pemberian pupuk organic cair yang lebih efisien ramah lingkungan dan
pemanfaatan dari limbah yang jarang dimanfaatkan. Metode penelitian
dilakukan pengamatan secara kualitatif serta pengaplikasian langsung di
tanaman cabai rawit (Observasi). Hasil penelitian yang didapat adalah hasil
respons pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsium anuum L.) terhadap
pemberian pupuk organik cair cangkang telur (Ovairum testa) selama 2 bulan
secara berkala dapat di simpulkan bahwa pada perlakuan P4 (200 ml pupuk
organik cair cangkang telur) menghasilkan nilai rata-rata tertinggi pada
pertumbuhan tinggi tanaman yaitu 14 cm, jumlah daun yaitu 12 helai dan
diameter daun 18 cm, sedangkan nilai rata – rata terendah yaitu perlakuan P2
(100 ml pupuk organik cair ampas teh) yang menghasilkan tinggi pertumbuhan
tinggi tanaman yaitu 2cm, jumlah daun yaitu 5 helai, dan diameter daun 0,9 cm.
Serta agar pertumbuhan tanaman efektif, perbandingan komposisi antara pupuk
cair dengan cangkang telur adalah perlakuan pada P4 yaitu 1:2.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.