UJI EFEKTIVITAS PENGARUH ABU TERBANG BATU BARA (Fly Ash) dan CAMPURAN ABU AMPAS TEBU (Saccharum) terhadap SIFAT FISIK BETON sebagai BAHAN BANGUNAN
Nama Anggota
: Muhammad Gavindaffa Arifin
Kelas
: 12 IPA 7
NIS
: 11842
Nama Ketua
: Muhammad Gavindaffa Arifin
Kelas
: 12 IPA 7
NIS
: 11842
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Mas Bukhori, M.P.Fis
Tanggal Pengesahan
:
21-05-2024
Abstrak
:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu fly ash dan
limbah ampas tebu sebagai bahan pengganti semen. Abu fly ash dan abu
ampas tebu dibuat sebagai variasi dalam mengetahui sifat fisik kuat beton
untuk dijadikan bahan dasar bangunan. Jenis penelitian yang digunakan
adalah eksperimental yang nantinya akan dilakukan di laboratorium untuk
mengetahui kandungan yang terdapat di dalam abu ampas tebu dan abu fly
ash yang digunakan dalam pembuatan campuran beton. Berdasarkan
penelitian ini, dapat diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan limbah abu
tebu (AAT) bersamaan dengan fly ash (FA) pada desain beton normal tidak
menunjukkan peningkatan nilai kuat tekan. Nilai kuat tekan beton dengan
AAT dan FA cenderung menurun dari patokan beton normal (20.29 MPa).
Penambahan kadar AAT dan FA juga cenderung menurunkan nilai slump
dan kemudahan pekerjaan campuran beton, meskipun masih berada dalam
rentang desain. Penambahan AAT dan FA tidak berkorelasi konsisten
dengan berat jenis beton kering. Saran bagi pihak pihak yang berkeinginan
meneliti mengenai AAT dan FA pada campuran beton normal adalah bahwa
perlu dipertimbangkan untuk menjadikan AAT dan FA sebagai bahan
tambah, bukan bahan pengganti semen. Hal ini didasari nilai kuat tekan yang
menurun cukup signifikan.
limbah ampas tebu sebagai bahan pengganti semen. Abu fly ash dan abu
ampas tebu dibuat sebagai variasi dalam mengetahui sifat fisik kuat beton
untuk dijadikan bahan dasar bangunan. Jenis penelitian yang digunakan
adalah eksperimental yang nantinya akan dilakukan di laboratorium untuk
mengetahui kandungan yang terdapat di dalam abu ampas tebu dan abu fly
ash yang digunakan dalam pembuatan campuran beton. Berdasarkan
penelitian ini, dapat diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan limbah abu
tebu (AAT) bersamaan dengan fly ash (FA) pada desain beton normal tidak
menunjukkan peningkatan nilai kuat tekan. Nilai kuat tekan beton dengan
AAT dan FA cenderung menurun dari patokan beton normal (20.29 MPa).
Penambahan kadar AAT dan FA juga cenderung menurunkan nilai slump
dan kemudahan pekerjaan campuran beton, meskipun masih berada dalam
rentang desain. Penambahan AAT dan FA tidak berkorelasi konsisten
dengan berat jenis beton kering. Saran bagi pihak pihak yang berkeinginan
meneliti mengenai AAT dan FA pada campuran beton normal adalah bahwa
perlu dipertimbangkan untuk menjadikan AAT dan FA sebagai bahan
tambah, bukan bahan pengganti semen. Hal ini didasari nilai kuat tekan yang
menurun cukup signifikan.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.