Studi Korelasi Labelling Remaja Jompo terhadap Prestasi Siswa MAN 2 Kudus
Nama Anggota
: Naila Alya Ramadhani
Kelas
: 12 IPS 3
NIS
: 11972
Nama Ketua
: Tabina Naura Putri
Kelas
: 12 IPS 3
NIS
: 11981
Kategori
: Sosial
Pembimbing
: Edi Purwanto, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
01-04-2024
Abstrak
:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh korelasi labelling remaja jompo dan prestasi siswa MAN
2 Kudus. Remaja jompo adalah remaja yang mengalami kelelahan akibat padatnya aktivitas di
sekolah. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui penyebab utama siswa MAN 2 Kudus
yang mengalami remaja jompo, 2) untuk menganalisis hubungan labelling remaja jompo dengan
prestasi siswa MAN 2 Kudus, 3) untuk mengkaji solusi mengatasi remaja jompo dalam rangka
meningkatkan prestasi MAN 2 Kudus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Mei
2023, bertempat di MAN 2 Kudus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan
dengan teknik kuisioner dan wawancara. Responden dalam penelitian ini sebanyak 30 orang yang
memenuhi kriteria. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa 1) Remaja jompo disebabkan karena
kelelahan akibat kegiatan dan tugas sekolah, 2) Siswa yang mendapatkan label sebagai remaja jompo
memiliki prestasi yang cukup, 3) Jika siswa mendapatkan label remaja jompo, beberapa solusi yang
dapat dipertimbangkan adalah : Atur waktu istirahat, atur jadwal belajar yang seimbang, prioritaskan
tugas, variasi metode belajar, dorongan positif, aktivitas fisik, bicarakan dengan orang tercinta atau
guru.
2 Kudus. Remaja jompo adalah remaja yang mengalami kelelahan akibat padatnya aktivitas di
sekolah. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui penyebab utama siswa MAN 2 Kudus
yang mengalami remaja jompo, 2) untuk menganalisis hubungan labelling remaja jompo dengan
prestasi siswa MAN 2 Kudus, 3) untuk mengkaji solusi mengatasi remaja jompo dalam rangka
meningkatkan prestasi MAN 2 Kudus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Mei
2023, bertempat di MAN 2 Kudus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan
dengan teknik kuisioner dan wawancara. Responden dalam penelitian ini sebanyak 30 orang yang
memenuhi kriteria. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa 1) Remaja jompo disebabkan karena
kelelahan akibat kegiatan dan tugas sekolah, 2) Siswa yang mendapatkan label sebagai remaja jompo
memiliki prestasi yang cukup, 3) Jika siswa mendapatkan label remaja jompo, beberapa solusi yang
dapat dipertimbangkan adalah : Atur waktu istirahat, atur jadwal belajar yang seimbang, prioritaskan
tugas, variasi metode belajar, dorongan positif, aktivitas fisik, bicarakan dengan orang tercinta atau
guru.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.