Repository

Detail Karya Tulis

Efektivitas Pestisida Nabati Dari Ekstrak Tanaman Hias Daun Miana (Coleus scutellarioides) Untuk Mengendalikan Hama Kutu Putih (Pseudococcidae) pada tanaman mangga (Mangifera indica L.)

Nama Ketua
Anisa Fitria Nurhikmah
Kelas
12.1
NIS
12058
Kategori
MIPA dan Teknik
Pembimbing
Ilma Yunita, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
04-06-2025
Abstrak
ABSTRAK
Peningkatan penggunaan pestisida kimia dalam bidang pertanian telah menimbulkan
berbagai permasalahan lingkungan dan kesehatan, seperti pencemaran tanah, resistensi hama,
serta dampak toksik terhadap manusia dan organisme non-target. Oleh karena itu, diperlukan
alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Salah satu solusi
yang potensial adalah penggunaan pestisida nabati, yaitu pestisida yang berasal dari bahan-
bahan alami tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pestisida nabati
dalam mengendalikan hama pada tanaman hortikultura, serta mengevaluasi dampaknya
terhadap pertumbuhan tanaman dan keberlangsungan ekosistem pertanian. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen laboratorium dan uji lapangan menggunakan
ekstrak daun miana (Coleus atropurpureus) sebagai bahan aktif pestisida nabati terhadap kutu
putih (Pseudococcus sp.) pada tanaman mangga (Mangifera indica). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pestisida nabati memiliki efektivitas yang signifikan dalam menekan
populasi hama, tanpa menyebabkan dampak negatif terhadap tanaman dan lingkungan
sekitarnya. Dengan demikian, pestisida nabati dapat menjadi alternatif yang efektif dan
berkelanjutan dalam sistem pertanian organik.
Saponin, tanin, flavonoid, dan alkanoid yang terkandung dalam daun miana merupakan
bahan aktif yang efektif untuk mengatasi hama kutu putih. Keunggulan pestisida ini adalah
cara pembuatannya mudah dan bahannya sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi pestisida nabati dari ekstrak daun miana
sebagai anti hama yang memenuhi parameter uji efektivitas di laboratorium dan uji efektivitas
dilapangan.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional eksperimental. Hasil uji efektivitas
di laboratorium didapatkan bahwa pestisida ini memiliki pH 5, kadar air 50%, warna cenderung
coklat, tekstur cair, aroma menyengat, dan terdapat formulasi yang mengendap dan tidak
mengendap. Pada hasil uji efektivitas di lapangan didapatkan bahwa suhu dari hari pertama
sampai hari kelima cenderung fluktuatif, dan terdapat perbandingan angka kematian kutu putih
pada F1, F2, F3, dan pestisida kimia
Kata kunci: pestisida nabati, pestisida kimia, pengendalian hama, daun miana, kutu putih

Pratinjau Dokumen

Akses Dokumen Dibatasi

Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.