Formulasi Krim Tabir Surya Alami dari Ekstrak Etanol Daun Melinjo (Gnetum gnemon) dan Tomat (Lypersicum escullentum Mill)
Nama Anggota
: Fiyaal Azmi Nafiis
Kelas
: 12.1
NIS
: 12068
Nama Ketua
: Azza Noor Arieva
Kelas
: 12.1
NIS
: 12062
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Khusnul Khasanah, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
24-02-2025
Abstrak
:
ABSTRAK
Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang mengalami paparan sinar matahari intens sepanjang tahun. Radiasi ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti penuaan dini, sunburn, hingga risiko kanker kulit. Penggunaan tabir surya merupakan solusi utama untuk melindungi kulit dari efek buruk sinar UV. Namun, tabir surya berbasis bahan kimia dapat menimbulkan efek samping, seperti iritasi kulit dan gangguan kesehatan akibat kandungan antioksidan sintetis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis karakteristik krim tabir surya berbahan alami dari ekstrak daun melinjo (Gnetum gnemon) dan tomat (Lypersicum escullentum Mill), yang kaya akan flavonoid dan likopen sebagai antioksidan alami. Formulasi krim tabir surya dikembangkan dengan memperhatikan parameter mutu fisik, seperti organoleptik, homogenitas, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun melinjo dan tomat menghasilkan krim tabir surya dengan karakteristik fisik yang baik serta kemampuan proteksi optimal terhadap sinar UV. Dengan demikian, penggunaan bahan alami dalam produk tabir surya dapat menjadi alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan dibandingkan produk berbahan kimia sintetis.
Kata kunci: antioksidan, daun melinjo, flavonoid, likopen, sinar UV, tabir surya, tomat
Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang mengalami paparan sinar matahari intens sepanjang tahun. Radiasi ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti penuaan dini, sunburn, hingga risiko kanker kulit. Penggunaan tabir surya merupakan solusi utama untuk melindungi kulit dari efek buruk sinar UV. Namun, tabir surya berbasis bahan kimia dapat menimbulkan efek samping, seperti iritasi kulit dan gangguan kesehatan akibat kandungan antioksidan sintetis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis karakteristik krim tabir surya berbahan alami dari ekstrak daun melinjo (Gnetum gnemon) dan tomat (Lypersicum escullentum Mill), yang kaya akan flavonoid dan likopen sebagai antioksidan alami. Formulasi krim tabir surya dikembangkan dengan memperhatikan parameter mutu fisik, seperti organoleptik, homogenitas, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun melinjo dan tomat menghasilkan krim tabir surya dengan karakteristik fisik yang baik serta kemampuan proteksi optimal terhadap sinar UV. Dengan demikian, penggunaan bahan alami dalam produk tabir surya dapat menjadi alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan dibandingkan produk berbahan kimia sintetis.
Kata kunci: antioksidan, daun melinjo, flavonoid, likopen, sinar UV, tabir surya, tomat
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.