Formulasi Pupuk Organik Cair Limbah Viscera Ikan Nila (Niloticus niloticus) sebagai Nutrisi Tanaman Cabai Merah (Capsiccum annum L.)
Nama Anggota
: Ailsa Fawwas
Kelas
: 12.1
NIS
: 12055
Nama Ketua
: Devita Adhani Yumna Musti
Kelas
: 12.1
NIS
: 12064
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Ardian Awaluddin,S.Pd.M.Si.
Tanggal Pengesahan
:
21-05-2025
Abstrak
:
Tanaman cabai (Capsicum annum L.) merupakan salah satu tanaman
hortikultura yang penting di Indonesia. Tanaman cabai berperan penting dalam
kebutuhan pangan, ekonomi, serta kesehatan. Penanaman tanaman cabai pun
tergolong mudah, dapat dilakukan di sawah atau di pekarangan rumah dengan lahan
kecil. Penanaman tanaman cabai juga dapat menggunakan pupuk kimia maupun
organik. Namun, dalam penanaman tanaman cabai penggunaan pupuk kimia yang
berlebihan dapat merusak tanaman dan lingkungan, sehingga dapat menghambat
pertumbuhan tanaman cabai. Pupuk kimia dapat digantikan dengan penggunaan
pupuk organik yang terbuat dari bahan sisa makhluk hidup, seperti salah satu
contohnya adalah limbah viscera ikan nila (Oreochromis niloticus). Limbah viscera
ikan nila sering kali dibuang pada restoran yang menjual makanan berbahan dasar
ikan nila. Masih sedikit masyarakat yang mengetahui bahwa limbah viscera ikan
nila ini dapat diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi pupuk organik cair dari
limbah viscera ikan nila dan efektivitas pupuk tersebut terhadap tanaman cabai.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2024 sampai Mei 2025.
Pembuatan pupuk organik cair dilakukan di Laboratorium Olimpiade dan Sains
Terpadu Madrasah Aliyah Negeri 2 Kudus dan rumah peneliti. Metode penelitian
ini menggunakan jeroan ikan sebanyak 500 gr, konsentrasi EM4 sebanyak 30 mL,
aquades sebanyak 200 mL, dan molase sebanyak 50 mL. Metode penelitian ini juga
menggunakan jenis eksperimen kuantitatif melalui beberapa tahapan yang terdiri
dari pembuatan pupuk dan pengujian efektivitas pupuk organik cair dari limbah
viscera ikan terhadap tanaman cabai. Parameter yang diamati adalah tinggi
tanaman, jumlah daun, dan lebar daun. Hasil penelitian menunjukkan adanya
interaksi perlakuan antara penggunaan pupuk organik cair dan tanpa penggunaan
pupuk organik cair. Kombinasi perlakuan terbaik ditunjukkan pada penggunaan
pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tanaman cabai.
Kata kunci : Pupuk organik, viscera, efektivitas, ikan nila, tanaman cabai
hortikultura yang penting di Indonesia. Tanaman cabai berperan penting dalam
kebutuhan pangan, ekonomi, serta kesehatan. Penanaman tanaman cabai pun
tergolong mudah, dapat dilakukan di sawah atau di pekarangan rumah dengan lahan
kecil. Penanaman tanaman cabai juga dapat menggunakan pupuk kimia maupun
organik. Namun, dalam penanaman tanaman cabai penggunaan pupuk kimia yang
berlebihan dapat merusak tanaman dan lingkungan, sehingga dapat menghambat
pertumbuhan tanaman cabai. Pupuk kimia dapat digantikan dengan penggunaan
pupuk organik yang terbuat dari bahan sisa makhluk hidup, seperti salah satu
contohnya adalah limbah viscera ikan nila (Oreochromis niloticus). Limbah viscera
ikan nila sering kali dibuang pada restoran yang menjual makanan berbahan dasar
ikan nila. Masih sedikit masyarakat yang mengetahui bahwa limbah viscera ikan
nila ini dapat diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi pupuk organik cair dari
limbah viscera ikan nila dan efektivitas pupuk tersebut terhadap tanaman cabai.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2024 sampai Mei 2025.
Pembuatan pupuk organik cair dilakukan di Laboratorium Olimpiade dan Sains
Terpadu Madrasah Aliyah Negeri 2 Kudus dan rumah peneliti. Metode penelitian
ini menggunakan jeroan ikan sebanyak 500 gr, konsentrasi EM4 sebanyak 30 mL,
aquades sebanyak 200 mL, dan molase sebanyak 50 mL. Metode penelitian ini juga
menggunakan jenis eksperimen kuantitatif melalui beberapa tahapan yang terdiri
dari pembuatan pupuk dan pengujian efektivitas pupuk organik cair dari limbah
viscera ikan terhadap tanaman cabai. Parameter yang diamati adalah tinggi
tanaman, jumlah daun, dan lebar daun. Hasil penelitian menunjukkan adanya
interaksi perlakuan antara penggunaan pupuk organik cair dan tanpa penggunaan
pupuk organik cair. Kombinasi perlakuan terbaik ditunjukkan pada penggunaan
pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tanaman cabai.
Kata kunci : Pupuk organik, viscera, efektivitas, ikan nila, tanaman cabai
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.