FORMULASI SEDIAAN SALEP DARI TANAMAN HERBAL THYME (Thymus vulgaris) SEBAGAI ANTI JAMUR (Trichophyton rubrum) PADA KUKU KAKI.
Nama Anggota
: Emilia Fredlyna Arinda Naifa
Kelas
: 12.1
NIS
: 12065
Nama Ketua
: Fiantika Ilkhafa Zahira
Kelas
: 12.1
NIS
: 12067
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Stafendi Handoko, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
15-02-2025
Abstrak
:
Infeksi jamur pada kuku kaki, yang disebabkan oleh dermatofit seperti Trichophyton rubrum, merupakan masalah kesehatan kulit yang umum terjadi. Pengobatan konvensional dengan obat antijamur sintetis sering kali menyebabkan efek samping dan resistensi. Oleh karena itu, pencarian alternatif terapi berbasis bahan alami semakin penting, salah satunya melalui penggunaan tanaman herbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi salep berbasis ekstrak thyme (Thymus vulgaris) yang memiliki aktivitas antijamur terhadap Trichophyton rubrum pada kuku kaki. Ekstrak thyme diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol, kemudian diformulasikan dalam bentuk salep dengan variasi konsentrasi ekstrak (5%, 10%, 15%). Uji aktivitas antijamur dilakukan dengan metode difusi cakram pada media agar, untuk mengamati penghambatan pertumbuhan Trichophyton rubrum. Selain itu, karakteristik fisik salep, seperti pH, viskositas, daya sebar, dan kestabilan, juga dievaluasi untuk memastikan kualitas produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak thyme memiliki potensi antijamur yang signifikan terhadap Trichophyton rubrum, dengan konsentrasi 10% menunjukkan aktivitas terbaik dalam menghambat pertumbuhan jamur. Formulasi salep yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik yang sesuai, dengan pH yang aman untuk kulit (pH 5,5), viskositas yang memadai untuk aplikasi topikal, dan kestabilan yang baik selama penyimpanan. Ekstrak thyme terbukti efektif sebagai alternatif pengobatan alami untuk infeksi jamur pada kuku kaki, dengan manfaat yang lebih rendah potensi efek samping dibandingkan dengan obat antijamur kimia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa salep ekstrak thyme memiliki potensi sebagai terapi topikal yang efektif dan aman untuk pengobatan infeksi jamur pada kuku kaki. Hasil ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan produk berbasis bahan alami untuk pengobatan dermatofitosis, yang diharapkan dapat digunakan sebagai alternatif terapi yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.