Biopestisida dari Puntung Rokok Sebagai Pengendalian Hama Serangga pada Tanaman Cabai
Nama Anggota
: feisal fawwaz elyaqin
Kelas
: 12.1
NIS
: 12066
Nama Ketua
: Mohammad Nayesa Satya Syahmadani
Kelas
: 12.1
NIS
: 12072
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Khusnul Khasanah, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
17-04-2025
Abstrak
:
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pestisida yang diekstraksi dari puntung
rokok dalam mengendalikan hama kutu putih (Bemisia tabaci) pada tanaman cabai. Berdasarkan
rumusan masalah, penelitian ini fokus pada dua hal, yaitu: pertama, untuk mengetahui hasil
pestisida puntung rokok yang optimal dalam mengendalikan hama kutu putih pada tanaman
cabai; dan kedua, untuk menguji apakah pestisida dari puntung rokok efektif dalam membunuh
hama kutu putih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen, dengan
ekstraksi senyawa dari puntung rokok untuk diuji efeknya terhadap kematian hama kutu putih.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pestisida yang dihasilkan dari 20 puntung rokok lebih
efektif dibandingkan dengan 10 puntung rokok. Hal ini dikarenakan jumlah puntung rokok yang
lebih banyak menghasilkan konsentrasi zat aktif yang lebih tinggi, yang menyebabkan efek racun
yang lebih kuat terhadap kutu putih. Peningkatan jumlah puntung rokok dalam larutan pestisida
berhubungan langsung dengan peningkatan jumlah kutu putih yang mati. Berdasarkan hasil ini,
dapat disimpulkan bahwa pestisida yang lebih efektif untuk membunuh kutu putih adalah
pestisida dengan aroma yang lebih menyengat, yang dihasilkan dari penggunaan puntung rokok
dalam jumlah yang lebih banyak. Penelitian ini menyarankan penggunaan puntung rokok sebagai
alternatif pestisida ramah lingkungan dalam mengendalikan hama kutu putih pada tanaman
cabai.
Kata kunci: kutu putih, pestisida, puntung rokok, tanaman cabai.
rokok dalam mengendalikan hama kutu putih (Bemisia tabaci) pada tanaman cabai. Berdasarkan
rumusan masalah, penelitian ini fokus pada dua hal, yaitu: pertama, untuk mengetahui hasil
pestisida puntung rokok yang optimal dalam mengendalikan hama kutu putih pada tanaman
cabai; dan kedua, untuk menguji apakah pestisida dari puntung rokok efektif dalam membunuh
hama kutu putih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen, dengan
ekstraksi senyawa dari puntung rokok untuk diuji efeknya terhadap kematian hama kutu putih.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pestisida yang dihasilkan dari 20 puntung rokok lebih
efektif dibandingkan dengan 10 puntung rokok. Hal ini dikarenakan jumlah puntung rokok yang
lebih banyak menghasilkan konsentrasi zat aktif yang lebih tinggi, yang menyebabkan efek racun
yang lebih kuat terhadap kutu putih. Peningkatan jumlah puntung rokok dalam larutan pestisida
berhubungan langsung dengan peningkatan jumlah kutu putih yang mati. Berdasarkan hasil ini,
dapat disimpulkan bahwa pestisida yang lebih efektif untuk membunuh kutu putih adalah
pestisida dengan aroma yang lebih menyengat, yang dihasilkan dari penggunaan puntung rokok
dalam jumlah yang lebih banyak. Penelitian ini menyarankan penggunaan puntung rokok sebagai
alternatif pestisida ramah lingkungan dalam mengendalikan hama kutu putih pada tanaman
cabai.
Kata kunci: kutu putih, pestisida, puntung rokok, tanaman cabai.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.