Eksplorasi Dukungan Sosial Teman Sebaya dalam Dinamika Resiliensi Stres Akademik di Kalangan Siswa MAN 2 Kudus
Nama Anggota
: Najwa Aurellya Chilwayadi
Kelas
: 12.10
NIS
: 12403
Nama Ketua
: Muslimah Naili Zakiyah
Kelas
: 12.10
NIS
: 12401
Kategori
: Sosial
Pembimbing
: Eny Aprilianingsih, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
17-04-2025
Abstrak
:
Stres akademik merupakan kondisi psikologis yang muncul akibat dari beban belajar,
tugas, dan ekspektasi yang berlebihan dari lingkungan dan orang sekitar. Dalam konteks
ini, resiliensi menjadi kemampuan penting yang dimiliki siswa untuk beradaptasi dan
bangkit dari tekanan tersebut. Penelitian ini mengangkat topik tentang peran dukungan
teman sebaya dalam membentuk resiliensi terhadap stres akademik pada siswa MAN 2
Kudus Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode
kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres akademik pada
siswa dipengaruhi oleh tekanan akademik, tuntutan keagamaan, dan kesulitan
memanajemen waktu serta kesulitan memahami materi yang disampaikan sebagian guru
pengajar. Dalam menghadapi hal ini, dukungan teman sebaya memainkan peran penting
melalui tiga bentuk dukungan utama: dukungan emosional, dukungan instrumental, dan
dukungan informasional. Dukungan ini terbukti membantu siswa dalam proses
penyesuaian diri, meningkatkan kemampuan problem-solving, serta menumbuhkan sikap
optimis dan motivasi dalam belajar. Oleh karena itu, dukungan sosial yang positif dari
teman sebaya sangat berkontribusi dalam membangun ketahanan siswa menghadapi
tantangan akademik.
tugas, dan ekspektasi yang berlebihan dari lingkungan dan orang sekitar. Dalam konteks
ini, resiliensi menjadi kemampuan penting yang dimiliki siswa untuk beradaptasi dan
bangkit dari tekanan tersebut. Penelitian ini mengangkat topik tentang peran dukungan
teman sebaya dalam membentuk resiliensi terhadap stres akademik pada siswa MAN 2
Kudus Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode
kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres akademik pada
siswa dipengaruhi oleh tekanan akademik, tuntutan keagamaan, dan kesulitan
memanajemen waktu serta kesulitan memahami materi yang disampaikan sebagian guru
pengajar. Dalam menghadapi hal ini, dukungan teman sebaya memainkan peran penting
melalui tiga bentuk dukungan utama: dukungan emosional, dukungan instrumental, dan
dukungan informasional. Dukungan ini terbukti membantu siswa dalam proses
penyesuaian diri, meningkatkan kemampuan problem-solving, serta menumbuhkan sikap
optimis dan motivasi dalam belajar. Oleh karena itu, dukungan sosial yang positif dari
teman sebaya sangat berkontribusi dalam membangun ketahanan siswa menghadapi
tantangan akademik.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.