WARISAN YANG TERABAIKAN : STUDI KASUS PEMERTAHANAN KRAMA INGGIL SEBAGAI PENGUAT URGENSI BAHASA IBU DALAM KAJIAN ETNOLINGUISTIK
Nama Anggota
: Shifa Ratna Andini
Kelas
: 12.10
NIS
: 12410
Nama Ketua
: Wahyu Arsya Paras Asriani
Kelas
: 12.10
NIS
: 12417
Kategori
: Sosial
Pembimbing
: Risti Ainur Rahma, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
26-02-2025
Abstrak
:
Penelitian ini dilatar belakangi oleh punahnya bahasa Jawa Krama Inggil di daerah pegunungan yang terkenal dengan kentalnya budaya Jawa yang ada disana. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor yang menyebabkan orang tua lebih menggunakan bahasa Indonesia daripada bahasa Jawa dalam berkomunikasi di rumah, perbedaan keluarga yang menggunakan bahasa Jawa krama dengan yang tidak dalam segi tatakrama, dan strategi mempertahankan eksistensi bahasa Jawa krama dalam keluarga inti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan penelusuran literature. Sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling yang ditujukan kepada Orangtua, anak, Masyarakat, dan pemerintah Desa Rahtawu, Desa Japan, dan Desa Ternadi. Hasil penelitian ini diketahui bahwa faktor orangtua lebih memilih bahasa Indonesia dibanding bahasa Jawa dalam berkomunikasi di rumah adalah kurangnya kemampuan berbahasa orangtua dan gengsi orangtua untuk menaikkan strata sosial. Perbedaan penggunaan keluarga yang menggunakan bahasa Krama lebih sopan dibanding dengan yang tidak menggunakan. Strategi mempertahankan eksistansi bahasa Jawa Krama dengan mengenalkan kosa kata, bercerita dengan bahasa daerah, dan mengenalkan lagu-lagu daerah. Oleh karena itu, upaya tersebut dapat melestarikan kebudayaan jawa salah satunya Bahasa Jawa Krama Inggil.
Kata Kunci: Punah, Pegunungan, dan Budaya Jawa.
Kata Kunci: Punah, Pegunungan, dan Budaya Jawa.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.