Eksistensi Perempuan Berbusana Muslimah di Purwodadi dalam Meminimalisir Kejahatan Seksual
Nama Anggota
: Galih Syaiful Al-ikhsan
Kelas
: 12.13
NIS
: 12487
Nama Ketua
: Mohamad Noor Ichsan
Kelas
: 12.13
NIS
: 12491
Kategori
: Keagamaan
Pembimbing
: Shobah Muqorrobien, S.Pd.I.M.S.I.
Tanggal Pengesahan
:
20-03-2025
Abstrak
:
Penelitian ini menganalisis peran busana Muslimah dalam meminimalisir kejahatan seksual di Purwodadi. Pakaian dalam Islam tidak hanya berfungsi sebagai penutup aurat, tetapi juga memiliki nilai moral dan sosial yang dapat menciptakan rasa aman bagi perempuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional dengan 54 responden perempuan berbusana Muslimah berusia 17-20 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46.3% responden setuju dan 37% sangat setuju bahwa berpakaian Muslimah meningkatkan rasa aman di tempat umum, sementara 11.1% tidak setuju dan 5,6% sangat tidak setuju. Selain itu, 40,7% responden setuju dan 40,7% sangat setuju bahwa pakaian Muslimah dapat mengurangi risiko pelecehan seksual. sementara 13% tidak setuju dan 5,6% sangat tidak setuju. Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas responden percaya bahwa berpakaian Muslimah dapat membantu dalam meminimalisir risiko kejahatan seksual. Namun, faktor lain seperti lingkungan sosial, pendidikan, dan penegakan hukum juga berpengaruh dalam pencegahan kejahatan seksual. Oleh karena itu, diperlukan edukasi lebih lanjut mengenai norma berpakaian serta perlindungan hukum bagi perempuan. Studi ini diharapkan menjadi referensi bagi masyarakat dan akademisi dalam memahami keterkaitan antara busana Muslimah dan keamanan perempuan.
Kata Kunci: Busana Muslimah, Kejahatan Seksual, Keamanan Perempuan, Persepsi Masyarakat, Pencegahan Kejahatan
Kata Kunci: Busana Muslimah, Kejahatan Seksual, Keamanan Perempuan, Persepsi Masyarakat, Pencegahan Kejahatan
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.