Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L) Sebagai Penyembuh Luka Bakar
Nama Anggota
: Idkham Noor Nufa
Kelas
: 12.2
NIS
: 12110
Nama Ketua
: Danendra Dewani Lokatara
Kelas
: 12.2
NIS
: 12102
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Hj. Daroinis Sa'adah, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
14-06-2025
Abstrak
:
Luka bakar (Vulnus combustion) merupakan cedera jaringan yang dapat menyebabkan
kerusakan kulit serius dan membutuhkan penanganan yang tepat untuk mempercepat
proses penyembuhan. Penggunaan bahan alami, seperti daun pepaya (Carica papaya
L.) menjadi alternatif pengobatan yang potensial karena kandungan senyawa yang ada di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas salep berbahan dasar
ekstrak daun pepaya terhadap proses penyembuhan luka bakar. Kandungan dalam daun papaya,yakni saponin diketahui berperan penting dalam merangsang pembentukan
kolagen yang dibutuhkan untuk memicu regenerasi jaringan kulit. Dalam penelitian ini,
luka bakar dibuat secara terkontrol pada punggung mencit, kemudian dilakukan
pemberian salep ekstrak daun pepaya dengan 4 kali perlakuan selama 14 hari. Hasil
pengamatan menunjukkan bahwa salep ekstrak daun pepaya mempercepat proses
penyembuhan luka, ditandai dengan peningkatan pembentukan jaringan reepitelisasi dan deposisi kolagen yang lebih baik. Penurunan luka bakar tertinggi terjadi pada F2 yang menggandung 34% ekstrak daun papaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
saponin dalam ekstrak daun pepaya berkontribusi dalam mempercepat proses
penyembuhan luka bakar melalui mekanisme stimulasi pembentukan kolagen dan dari
hasil yang diperoleh, salep ekstrak daun pepaya berpotensi dikembangkan sebagai
salep alami yang dapat menjadi alternatif bagi salep kimia yang berisiko terhadap
kesehatan kulit manusia. Namun, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan formulasi, meningkatkan stabilitas ekstrak, serta memastikan keamanannya terhadap organisme lainnya.
Kata kunci: daun pepaya, kolagen, luka bakar, penyembuhan luka, saponin
kerusakan kulit serius dan membutuhkan penanganan yang tepat untuk mempercepat
proses penyembuhan. Penggunaan bahan alami, seperti daun pepaya (Carica papaya
L.) menjadi alternatif pengobatan yang potensial karena kandungan senyawa yang ada di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas salep berbahan dasar
ekstrak daun pepaya terhadap proses penyembuhan luka bakar. Kandungan dalam daun papaya,yakni saponin diketahui berperan penting dalam merangsang pembentukan
kolagen yang dibutuhkan untuk memicu regenerasi jaringan kulit. Dalam penelitian ini,
luka bakar dibuat secara terkontrol pada punggung mencit, kemudian dilakukan
pemberian salep ekstrak daun pepaya dengan 4 kali perlakuan selama 14 hari. Hasil
pengamatan menunjukkan bahwa salep ekstrak daun pepaya mempercepat proses
penyembuhan luka, ditandai dengan peningkatan pembentukan jaringan reepitelisasi dan deposisi kolagen yang lebih baik. Penurunan luka bakar tertinggi terjadi pada F2 yang menggandung 34% ekstrak daun papaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
saponin dalam ekstrak daun pepaya berkontribusi dalam mempercepat proses
penyembuhan luka bakar melalui mekanisme stimulasi pembentukan kolagen dan dari
hasil yang diperoleh, salep ekstrak daun pepaya berpotensi dikembangkan sebagai
salep alami yang dapat menjadi alternatif bagi salep kimia yang berisiko terhadap
kesehatan kulit manusia. Namun, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan formulasi, meningkatkan stabilitas ekstrak, serta memastikan keamanannya terhadap organisme lainnya.
Kata kunci: daun pepaya, kolagen, luka bakar, penyembuhan luka, saponin
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.