Pemanfaatan Daun Nanas (Ananas comusus) dan Pelepah Pisang (Musa acuminata) dengan Perekat Tapioka sebagai Bahan Dasar Plywood dalam Mendukung Transformasi Green Economy
Nama Anggota
: Alzenia Fatma Pristya Hapsari
Kelas
: 12.3
NIS
: 12133
Nama Ketua
: Hasna Hilmiya Wafa
Kelas
: 12.3
NIS
: 12146
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Hj. Qosidah, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
06-01-2025
Abstrak
:
Salah satu permasalahan baru yang sering muncul akibat dampak kepadatan penduduk adalah meningkatnya penggundulan hutan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan lahan agar dapat bertahan hidup. Disisi lain, tingginya permintaan kayu bersamaan dengan penurunan pasokan bahan baku, akan menimbulkan masalah dan tantangan baru yang harus dihadapi oleh industri mebel.
Untuk mengurangi penggunaan kayu dalam industri mebel, penggunaan plywood telah menjadi alternatif yang sedang dikembangkan. Plywood adalah produk yang terbuat dari partikel kayu atau bahan serat lain yang direkatkan bersama untuk mencapai karakteristik kayu. Selain harganya yang terjangkau, plywood dapat diproduksi menggunakan limbah bahan baku seperti kulit jagung dan pelepah pisang yang saat ini belum dimanfaatkan secara optimal. Hal ini menarik minat peneliti untuk memanfaatkan limbah serat alam sebagai bahan baku Plywood dengan menggunakan limbah serat daun nanas (Ananas comosus) dan pelepah pisang (Musa acuminata) yang kaya akan serat dan selulosa, dan diharapkan dapat menjadi alternatif pengganti kayu untuk mendukung green economy.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi terbaik biokomposit plywood berbahan dasar pelepah pisang (Musa acuminata) dan daun nanas (Ananas comosus) dengan perekat tapioka. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif . Penelitian ini diawali dengan preparasi bahan, perhitungan bahan baku, pembuatan plywood dan dilanjutkan dengan pengujian uji sifat fisis. Dari seluruh pengujian yang dilakukan, hasil terbaik diperoleh pada variasi III dengan komposisi perbandingan 20:60 dan telah memenuhi standar JIS A5908-2003 dan SNI 03-2105-2006 untuk kerapatan, daya serap air, dan pengembangan tebal.
Untuk mengurangi penggunaan kayu dalam industri mebel, penggunaan plywood telah menjadi alternatif yang sedang dikembangkan. Plywood adalah produk yang terbuat dari partikel kayu atau bahan serat lain yang direkatkan bersama untuk mencapai karakteristik kayu. Selain harganya yang terjangkau, plywood dapat diproduksi menggunakan limbah bahan baku seperti kulit jagung dan pelepah pisang yang saat ini belum dimanfaatkan secara optimal. Hal ini menarik minat peneliti untuk memanfaatkan limbah serat alam sebagai bahan baku Plywood dengan menggunakan limbah serat daun nanas (Ananas comosus) dan pelepah pisang (Musa acuminata) yang kaya akan serat dan selulosa, dan diharapkan dapat menjadi alternatif pengganti kayu untuk mendukung green economy.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi terbaik biokomposit plywood berbahan dasar pelepah pisang (Musa acuminata) dan daun nanas (Ananas comosus) dengan perekat tapioka. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif . Penelitian ini diawali dengan preparasi bahan, perhitungan bahan baku, pembuatan plywood dan dilanjutkan dengan pengujian uji sifat fisis. Dari seluruh pengujian yang dilakukan, hasil terbaik diperoleh pada variasi III dengan komposisi perbandingan 20:60 dan telah memenuhi standar JIS A5908-2003 dan SNI 03-2105-2006 untuk kerapatan, daya serap air, dan pengembangan tebal.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.