E-COEL : Edible Coating Ekstrak Biji Alpukat (Persea americana) dan Ekstrak Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala) Sebagai Alternatif Penghambat Pembusukan Buah Apel (Malus domestica)
Nama Anggota
: Nilna Nafahatil Maula
Kelas
: 12.5
NIS
: 12225
Nama Ketua
: Alinka Himatul Ulya
Kelas
: 12.5
NIS
: 12208
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Nurullah Aulia Sugiarti, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
20-03-2025
Abstrak
:
Buah apel (Malus domestica) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang
memiliki nilai ekonomi tinggi, namun memiliki kelemahan mudah mengalami pembusukan
akibat proses pencoklatan enzimatis. Penggunaan bahan pengawet sintetis seperti lilin dan
formalin dapat memperpanjang umur simpan apel, tetapi memiliki risiko terhadap
kesehatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan edible coating
berbasis ekstrak biji alpukat (Persea americana) dan daun lamtoro (Leucaena leucocephala)
sebagai alternatif penghambat pembusukan buah apel yang lebih aman dan ramah
lingkungan. Metode yang digunakan meliputi ekstraksi biji alpukat dan daun lamtoro,
formulasi edible coating, serta uji efektivitas terhadap daya simpan apel. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa edible coating dengan konsentrasi optimal dari ekstrak biji alpukat dan
daun lamtoro mampu memperpanjang masa simpan apel hingga tujuh hari dengan menjaga
kualitas organoleptik serta menghambat pertumbuhan mikroorganisme pembusuk.
Kesimpulannya, edible coating ini dapat menjadi solusi inovatif dalam menjaga kesegaran
buah apel secara alami tanpa penggunaan bahan pengawet sintetis yang berbahaya.
memiliki nilai ekonomi tinggi, namun memiliki kelemahan mudah mengalami pembusukan
akibat proses pencoklatan enzimatis. Penggunaan bahan pengawet sintetis seperti lilin dan
formalin dapat memperpanjang umur simpan apel, tetapi memiliki risiko terhadap
kesehatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan edible coating
berbasis ekstrak biji alpukat (Persea americana) dan daun lamtoro (Leucaena leucocephala)
sebagai alternatif penghambat pembusukan buah apel yang lebih aman dan ramah
lingkungan. Metode yang digunakan meliputi ekstraksi biji alpukat dan daun lamtoro,
formulasi edible coating, serta uji efektivitas terhadap daya simpan apel. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa edible coating dengan konsentrasi optimal dari ekstrak biji alpukat dan
daun lamtoro mampu memperpanjang masa simpan apel hingga tujuh hari dengan menjaga
kualitas organoleptik serta menghambat pertumbuhan mikroorganisme pembusuk.
Kesimpulannya, edible coating ini dapat menjadi solusi inovatif dalam menjaga kesegaran
buah apel secara alami tanpa penggunaan bahan pengawet sintetis yang berbahaya.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.