EFEKTIVITAS PUPUK KOMPOS SAMPAH RUMAH TANGGA DAN PUPUK KOMPOS CAMPURAN LIMBAH TULANG IKAN DENGAN AKAR KACANG TANAH (Arachis hypogaea) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI
Nama Anggota
: Zahra Rahmatunnisa
Kelas
: -
NIS
: -
Nama Ketua
: Rosfa Fauzia Hakim
Kelas
: 12.5
NIS
: 0073727562 &
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Dra. Hj. Sri Murwati
Tanggal Pengesahan
:
14-05-2025
Abstrak
:
Tanaman cabai merupakan salah satu tanaman yang memiliki peran penting dalam
dunia pertanian Indonesia. Cabai banyak digunakan sebagai bumbu penyedap berbagai
masakan, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun industri pengolahan makanan. Oleh
karena itu produksi tanaman cabai menjadi salah satu fokus utama dalam perkembangan
sektor pertanian. Akan tetapi, meskipun permintaan melesat naik, produksi cabai tetap
menghadapi banyak tantangan, seperti defisiensi nutrisi yang memperlambat laju
pertumbuhan tanaman. Salah satu cara dalam menanganinya adalah dengan pemberian pupuk
kompos organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mana yang lebih efektif di antara
pupuk kompos sampah rumah tangga dengan pupuk kompos campuran limbah tulang ikan
dan akar kacang tanah bagi pertumbuhan tanaman cabai. Penelitian ini menggunakan empat
tanaman cabai untuk pengujian. Tanaman cabai pertama sebagai variabel kontrol, tanaman
cabai kedua diberi pupuk kompos limbah tulang ikan dengan akar kacang tanah, tanaman
cabai ketiga diberi diberi pupuk kompos limbah rumah tangga, dan tanaman keempat diberi
campuran kedua pupuk dengan perbandingan 1:1. Pengaplikasian dilakukan selama 4 hari
sekali dalam kurun waktu 21 hari. Hasil penelitian menunjukan komposisi pupuk kompos
yang berbahan dasar limbah tulang ikan dengan akar kacang tanah memberikan hasil
pertumbuhan terbaik. Formulasi ini dapat dipilih sebagai komposisi optimal untuk tanaman
cabai.
Kata kunci: Tanaman Cabai, Pupuk Organik, Limbah Sampah Rumah Tangga, Limbah
Tulang Ikan, Akar Kacang Tanah
dunia pertanian Indonesia. Cabai banyak digunakan sebagai bumbu penyedap berbagai
masakan, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun industri pengolahan makanan. Oleh
karena itu produksi tanaman cabai menjadi salah satu fokus utama dalam perkembangan
sektor pertanian. Akan tetapi, meskipun permintaan melesat naik, produksi cabai tetap
menghadapi banyak tantangan, seperti defisiensi nutrisi yang memperlambat laju
pertumbuhan tanaman. Salah satu cara dalam menanganinya adalah dengan pemberian pupuk
kompos organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mana yang lebih efektif di antara
pupuk kompos sampah rumah tangga dengan pupuk kompos campuran limbah tulang ikan
dan akar kacang tanah bagi pertumbuhan tanaman cabai. Penelitian ini menggunakan empat
tanaman cabai untuk pengujian. Tanaman cabai pertama sebagai variabel kontrol, tanaman
cabai kedua diberi pupuk kompos limbah tulang ikan dengan akar kacang tanah, tanaman
cabai ketiga diberi diberi pupuk kompos limbah rumah tangga, dan tanaman keempat diberi
campuran kedua pupuk dengan perbandingan 1:1. Pengaplikasian dilakukan selama 4 hari
sekali dalam kurun waktu 21 hari. Hasil penelitian menunjukan komposisi pupuk kompos
yang berbahan dasar limbah tulang ikan dengan akar kacang tanah memberikan hasil
pertumbuhan terbaik. Formulasi ini dapat dipilih sebagai komposisi optimal untuk tanaman
cabai.
Kata kunci: Tanaman Cabai, Pupuk Organik, Limbah Sampah Rumah Tangga, Limbah
Tulang Ikan, Akar Kacang Tanah
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.