Pengaruh Struktur pada Reaktivitas Turunan Sinamaldehida dari Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) terhadap Pertumbuhan Lumut sebagai Upaya Konservasi Bangunan Menara Kudus
Nama Anggota
: Nasywa Zhafirah
Kelas
: 12.5
NIS
: 12223
Nama Ketua
: Sabrina Qanita Zakhruf
Kelas
: 12.5
NIS
: 12228
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Mutiara Hapsari, S.Si.
Tanggal Pengesahan
:
17-12-2024
Abstrak
:
Batu bata adalah salah satu bahan material sebagai bahan konstruksi, seperti pada
pembuatan bangunan cagar budaya Menara Kudus. Namun, batu bata di Menara Kudus
telah mengalami pelapukan secara biologis akibat tumbuhnya lumut. Alternatif untuk
mengatasi permasalahan tersebut diantaranya dengan menggunakan minyak atsiri.
Salah satu contoh minyak atsiri yang tepat untuk menghambat tumbuhnya lumut adalah
minyak atsiri kayu manis yang mana didalamnya banyak mengandung senyawa
sinamaldehid. Hal ini karena sinamaldehid telah diketahui memiliki aktivitas yang baik
dalam menghambat tumbuhnya lumut. Tujuan penelitian ini adalah melakukan sintesis
sinamaldehida dan turunannya untuk mengetahui karakteristik dan konsentrasi yang
terbaik dalam mengendalikan pertumbuhan lumut. Penelitian dilakukan dengan
mengisolasi senyawa sinamaldehid dari minyak kayu manis, sintesis turunan
sinamaldehid, karakterisasi senyawa, dan pengujian hasil sintesis turunan sinamaldehid
terhadap lumut. Hasil sintesis senyawa turunan sinamaldehid yang dihasilkan berupa
3,4-dimetoksi benzil alkohol yang memiliki berat molekul 168. Selain itu, konsentrasi
hasil reaksi turunan sinamaldehid yang mengandung konsentrasi sebesar 5 M
merupakan konsentrasi terbaik yang dapat digunakan sebagai penghambat
pertumbuhan lumut. Hasil akhir terlihat bahwa warna lumut dapat mencapai skor 8
yang menunjukkan tanda kematian lumut.
Kata Kunci: sinamaldehid, antilumut, rehabilitasi, benzaldehid, benzil alkohol
pembuatan bangunan cagar budaya Menara Kudus. Namun, batu bata di Menara Kudus
telah mengalami pelapukan secara biologis akibat tumbuhnya lumut. Alternatif untuk
mengatasi permasalahan tersebut diantaranya dengan menggunakan minyak atsiri.
Salah satu contoh minyak atsiri yang tepat untuk menghambat tumbuhnya lumut adalah
minyak atsiri kayu manis yang mana didalamnya banyak mengandung senyawa
sinamaldehid. Hal ini karena sinamaldehid telah diketahui memiliki aktivitas yang baik
dalam menghambat tumbuhnya lumut. Tujuan penelitian ini adalah melakukan sintesis
sinamaldehida dan turunannya untuk mengetahui karakteristik dan konsentrasi yang
terbaik dalam mengendalikan pertumbuhan lumut. Penelitian dilakukan dengan
mengisolasi senyawa sinamaldehid dari minyak kayu manis, sintesis turunan
sinamaldehid, karakterisasi senyawa, dan pengujian hasil sintesis turunan sinamaldehid
terhadap lumut. Hasil sintesis senyawa turunan sinamaldehid yang dihasilkan berupa
3,4-dimetoksi benzil alkohol yang memiliki berat molekul 168. Selain itu, konsentrasi
hasil reaksi turunan sinamaldehid yang mengandung konsentrasi sebesar 5 M
merupakan konsentrasi terbaik yang dapat digunakan sebagai penghambat
pertumbuhan lumut. Hasil akhir terlihat bahwa warna lumut dapat mencapai skor 8
yang menunjukkan tanda kematian lumut.
Kata Kunci: sinamaldehid, antilumut, rehabilitasi, benzaldehid, benzil alkohol
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.