Repository

Detail Karya Tulis

Pemanfaatan Buah Parijoto Sebagai Pengendali Hama Jangkrik pada Tumbuhan Padi

Nama Anggota
Bintang Rajendra Dhifa
Kelas
12.2
NIS
12100
Nama Ketua
Muhammad Najwan Nurussalam
Kelas
12.6
NIS
12117
Kategori
MIPA dan Teknik
Pembimbing
Hj. Daroinis Sa'adah, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
02-05-2025
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak metanol dari buah parijoto (Medinilla speciosa) sebagai biopestisida alami dalam mengendalikan populasi hama yang sering menyerang tanaman pertanian. Buah parijoto dikumpulkan dari daerah Colo, Kabupaten Kudus, dan diekstraksi menggunakan metode rebusan dengan perbandingan metanol 3:2. Proses ekstraksi ini bertujuan untuk mendapatkan senyawa aktif yang berpotensi sebagai insektisida alami. Uji efektivitas dilakukan terhadap beberapa jenis hama, yaitu ulat grayak, jangkrik mol, jangkrik gangsir, dan hama tanah. Penelitian dilakukan selama lima hari dengan pengamatan berkala pada hari pertama, ketiga, dan kelima untuk mengetahui tingkat penurunan populasi hama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak parijoto secara signifikan menurunkan jumlah hama dalam rentang waktu lima hari setelah aplikasi. Penurunan tertinggi terjadi pada Jangkrik Gangsir dengan persentase 100% pada menit ke-5, diikuti oleh Jangkrik Mol yang mengalami penurunan total pada menit ke-10 dengan efektivitas 100%. Senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan tanin diduga berperan dalam mekanisme insektisida alami yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan hama dengan cara merusak sistem pencernaan serta mengganggu aktivitas metabolisme serangga. Selain itu, faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya juga mempengaruhi efektivitas ekstrak dalam membasmi hama. Dengan hasil yang diperoleh, ekstrak parijoto berpotensi dikembangkan sebagai biopestisida ramah lingkungan yang dapat menjadi alternatif bagi pestisida kimia sintetis yang berisiko terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Namun, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan formulasi, meningkatkan stabilitas ekstrak, serta memastikan keamanannya terhadap organisme non-target seperti lebah dan serangga penyerbuk lainnya.
Kata kunci: Biopestisida, ekstrak metanol, hama, parijoto, pestisida alami.

Pratinjau Dokumen

Akses Dokumen Dibatasi

Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.