Identifikasi Inhibitor Terapi Potensial bagi Infeksi Virus HIV-1 Berbahan Parijoto (Medinilla speciosa) melalui Pendekatan In Silico
Nama Anggota
: Syakirana Fitri Amalia
Kelas
: 12.6
NIS
: 12266
Nama Ketua
: Naila Fathma Firmana
Kelas
: 12.6
NIS
: 12254
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Ema Nur Hidayah, S.Pd.M.Sc.
Tanggal Pengesahan
:
25-01-2025
Abstrak
:
HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia
dan cenderung berkembang menjadi AIDS. PBB melalui program gabungan
bernama UNAIDS (Joint United Nations Programme on HIV and AIDS) memiliki
target mengakhiri epidemi HIV/AIDS pada tahun 2030 yang selaras dengan SDGs
3. Inhibitor protease (PI) adalah obat penting dalam terapi antiretroviral yang
sangat aktif untuk infeksi human immunodeficiency virus-1 (HIV-1). Parijoto
(Medinilla Speciosa L.) merupakan salah satu tanaman khas yang dibudidayakan
di sekitar pegunungan muria dan mempunyai banyak khasiat terutama untuk
dikembangkan sebagai anti virus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
inhibitor terapi potensial bagi HIV-1 PR yang berasal dari tanaman parijoto
melalui pendekatan in silico. Senyawa potensial diekstraksi menggunakan etanol
dan ditentukan menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometer (GC-MS). Penambatan molekul dilakukan menggunakan program Autodock Vina yang
terintegrasi pada PyRx dengan situs aktif reseptor protease HIV-1 (PDB ID: 3S43)
dan native ligand Amprenavir. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 peak pada
gas chromatography dengan 6 senyawa hasil ekstraksi parijoto. Senyawa dengan
afinitas energi ikatan terbaik terhadap reseptor protease HIV-1 yaitu 1-(4-
Chlorophenyl)-2-phenyl-4-piperidino-5-hydroxy-4,5-dihydroimidazole
dengan nilai -10.0 kkal/mol.
dan cenderung berkembang menjadi AIDS. PBB melalui program gabungan
bernama UNAIDS (Joint United Nations Programme on HIV and AIDS) memiliki
target mengakhiri epidemi HIV/AIDS pada tahun 2030 yang selaras dengan SDGs
3. Inhibitor protease (PI) adalah obat penting dalam terapi antiretroviral yang
sangat aktif untuk infeksi human immunodeficiency virus-1 (HIV-1). Parijoto
(Medinilla Speciosa L.) merupakan salah satu tanaman khas yang dibudidayakan
di sekitar pegunungan muria dan mempunyai banyak khasiat terutama untuk
dikembangkan sebagai anti virus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
inhibitor terapi potensial bagi HIV-1 PR yang berasal dari tanaman parijoto
melalui pendekatan in silico. Senyawa potensial diekstraksi menggunakan etanol
dan ditentukan menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometer (GC-MS). Penambatan molekul dilakukan menggunakan program Autodock Vina yang
terintegrasi pada PyRx dengan situs aktif reseptor protease HIV-1 (PDB ID: 3S43)
dan native ligand Amprenavir. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 peak pada
gas chromatography dengan 6 senyawa hasil ekstraksi parijoto. Senyawa dengan
afinitas energi ikatan terbaik terhadap reseptor protease HIV-1 yaitu 1-(4-
Chlorophenyl)-2-phenyl-4-piperidino-5-hydroxy-4,5-dihydroimidazole
dengan nilai -10.0 kkal/mol.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.