Inovasi Beras Analaog Berbahan Dasar Umbi Talas Beneng (Xanthosoma undipes) dan Umbi Rumput Teki (Cyperus rotundus L.) Sebagai Solusi Beras Rendah Glikemik Dalam Rangka Mendukung Program Pemerintah SDGs 2030
Nama Anggota
: Erika Najwa Nabillah Septiani
Kelas
: 12.7
NIS
: 12279
Nama Ketua
: Edria Filda Tsana
Kelas
: 12.7
NIS
: 12278
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Mutiara Hapsari, S.Si.
Tanggal Pengesahan
:
17-12-2024
Abstrak
:
Indonesia menghadapi tantangan ketahanan pangan, terutama dalam
produksi beras, yang menjadi fokus program SDGs 2030, khususnya tujuan
"Tanpa Kelaparan." Konsumsi nasi putih yang tinggi berisiko menyebabkan
diabetes melitus (DM), dengan 10,3 juta penderita tercatat pada 2017. Untuk
mengatasi masalah ini, dikembangkan beras analog dari bahan non-beras seperti
sorgum, kedelai, dan umbi-umbian. Talas beneng dan umbi rumput teki dipilih
karena kaya nutrisi dan memiliki indeks glikemik rendah. Penelitian ini bertujuan
memproduksi beras analog dari kedua umbi tersebut guna mendukung ketahanan
pangan dan mencegah DM di Indonesia.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa formulasi beras analog
rendah glikemik yang paling bagus adalah formulasi bahan antara umbi talas
beneng dan umbi rumput teki yang memiliki rasio 3:1 dan 7:1. Hal ini ditunjukkan
dengan karakterisasi beras analog dari dua formulasi tersebut, yang meliputi uji
organoleptik, uji pH, uji kandungan karbohidrat dan lemak, serta uji ketahanan
beras analog.
produksi beras, yang menjadi fokus program SDGs 2030, khususnya tujuan
"Tanpa Kelaparan." Konsumsi nasi putih yang tinggi berisiko menyebabkan
diabetes melitus (DM), dengan 10,3 juta penderita tercatat pada 2017. Untuk
mengatasi masalah ini, dikembangkan beras analog dari bahan non-beras seperti
sorgum, kedelai, dan umbi-umbian. Talas beneng dan umbi rumput teki dipilih
karena kaya nutrisi dan memiliki indeks glikemik rendah. Penelitian ini bertujuan
memproduksi beras analog dari kedua umbi tersebut guna mendukung ketahanan
pangan dan mencegah DM di Indonesia.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa formulasi beras analog
rendah glikemik yang paling bagus adalah formulasi bahan antara umbi talas
beneng dan umbi rumput teki yang memiliki rasio 3:1 dan 7:1. Hal ini ditunjukkan
dengan karakterisasi beras analog dari dua formulasi tersebut, yang meliputi uji
organoleptik, uji pH, uji kandungan karbohidrat dan lemak, serta uji ketahanan
beras analog.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.