Pemanfaatan Limbah Sisik Ikan Bandeng (Chanos chanos) dan Sabut Kelapa (Cocos nucifera L.) sebagai Adsorben Pemurnian Minyak Jelantah
Nama Anggota
: Nadia Hanifah Hakim
Kelas
: 12.8
NIS
: 0072050904
Nama Ketua
: Gharizatul Hasanah
Kelas
: 12.8
NIS
: 0073250102
Kategori
: MIPA dan Teknik
Pembimbing
: Ilma Yunita, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
14-04-2025
Abstrak
:
Adsorben merupakan zat padat yang dapat menyerap komponen tertentu dari suatu fasa fluida. Adsorben terdiri dari bahan-bahan yang berpori dan langsung mengenai dinding pori pada lokasi pertikal. Tujuan dari penelitian ini adalah umtuk mengetahui formulasi yang baik untuk mengadsorbsi minyak jelantah dan mengetahui karakteristik kitosan dan arang yang dihasilkan pada beberapa perbandingan berpengaruh dalam memurnikan minyak goreng bekas. Penelitian ini dilakukan dengan metode adsorpsi sampel minyak jelantah menggunakan bioadsorben sabut kelapa dan kitosan sisik ikan bandeng. Penggunaan proses adsorben minyak goreng bekas ini adalah agar minyak goreng bekas yang sudah tidak layak pakai di masyarakat dapat dimanfaatkan kembali. Kemudian dilanjutkan dengan proses adsorpsi dimulai dengan 100 ml minyak ditambahkan 1 g adsorben dari sabut kelapa sambil diaduk terus menerus selama 90 menit dengan suhu 70-80 C. Setelah itu, untuk formulasi yang kedua minyak ditambahkan 1 g sabut kelapa dan 1 g kitosan sisik ikan bandeng. Selanjutnya sampel dioven selama 4-6 jam pada suhu 105 C, kemudian didinginkan didalam desikator selama 15 menit dan ditimbang. Hasil terbaik berdasarkan SNI minyak goreng terdapat pada formulasi 1 dengan kadar air 8,43% dan kadar abu 10%.
Kata kunci: kitosan, sisik ikan bandeng, arang aktif, minyak jelantah
Kata kunci: kitosan, sisik ikan bandeng, arang aktif, minyak jelantah
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.