MAKNA RTUAL TRADISI MEMBUANG SENGKOLO (Studi Pustaka Adat Perkawinan Jawa)
Nama Anggota
: Fetra Nor Hikmah
Kelas
: 12.9
NIS
: 007347045
Nama Ketua
: Annisa Khumairoh
Kelas
: 12.9
NIS
: 0077494110
Kategori
: Sosial
Pembimbing
: H. Sukarjo, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
:
04-02-2026
Abstrak
:
Abstrak
Penelitian ini membahas ritual Membuang Sengkolo dalam adat perkawinan Jawa yang memiliki makna simbolis sebagai upaya membersihkan diri dari pengaruh negatif yang dipercaya dapat memengaruhi kehidupan rumah tangga. Ritual ini merupakan salah satu wujud kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun dan masih dipraktikkan oleh sebagian masyarakat Jawa sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur. Penggunaan simbol-simbol dalam ritual, seperti pelepasan ayam atau pembuangan benda tertentu, mencerminkan harapan akan kehidupan yang harmonis, aman, dan terhindar dari kesialan. Seiring perkembangan zaman, pelaksanaan ritual Membuang Sengkolo mengalami berbagai penyesuaian, namun nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya tetap dipertahankan. Dalam konteks kehidupan modern, ritual ini tetap relevan karena mampu memperkuat rasa kebersamaan, menanamkan harapan positif, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan budaya. Dengan demikian, pemahaman yang lebih mendalam terhadap ritual ini diharapkan dapat mendorong upaya pelestarian tradisi budaya Jawa secara berkelanjutan.
Penelitian ini membahas ritual Membuang Sengkolo dalam adat perkawinan Jawa yang memiliki makna simbolis sebagai upaya membersihkan diri dari pengaruh negatif yang dipercaya dapat memengaruhi kehidupan rumah tangga. Ritual ini merupakan salah satu wujud kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun dan masih dipraktikkan oleh sebagian masyarakat Jawa sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur. Penggunaan simbol-simbol dalam ritual, seperti pelepasan ayam atau pembuangan benda tertentu, mencerminkan harapan akan kehidupan yang harmonis, aman, dan terhindar dari kesialan. Seiring perkembangan zaman, pelaksanaan ritual Membuang Sengkolo mengalami berbagai penyesuaian, namun nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya tetap dipertahankan. Dalam konteks kehidupan modern, ritual ini tetap relevan karena mampu memperkuat rasa kebersamaan, menanamkan harapan positif, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan budaya. Dengan demikian, pemahaman yang lebih mendalam terhadap ritual ini diharapkan dapat mendorong upaya pelestarian tradisi budaya Jawa secara berkelanjutan.
Pratinjau Dokumen
Akses Dokumen Dibatasi
Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.