Repository

Detail Karya Tulis

TETAKAN: Rekonstruksi Anomali Praktik Khitan Perempuan Pada Keluarga Jawa ( Studi kasus di desa Jekulo, kota Kudus)

Nama Anggota
Andien Lamia Mumtazah
Kelas
12.9
NIS
12346
Nama Ketua
Thalenta Kana Sasmita
Kelas
12.9
NIS
12378
Kategori
Sosial
Pembimbing
Hj. Atik Atifah, S.Pd.
Tanggal Pengesahan
30-06-2025
Abstrak
Kesehatan reproduksi merupakan hak fundamental bagi setiap individu, termasuk perempuan. Namun, praktik khitan perempuan atau Female Genital Mutilation (FGM) masih berlangsung di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya di Kota Kudus, di mana praktik ini dikenal dengan sebutan Tetakan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji praktik Tetakan dalam perspektif antropologi budaya, memahami rekonstruksi anomali dari sisi medis, serta menganalisis peran tenaga medis dalam menangani dampak yang ditimbulkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Data diperoleh melalui wawancara dengan keluarga yang masih menjalankan Tetakan, observasi lapangan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tetakan di Desa Jekulo masih dilakukan, baik oleh dukun bayi maupun tenaga kesehatan. Rekonstruksi anomali dilakukan dengan mengubah metode khitan yang sebelumnya berisiko menjadi lebih aman di bawah pengawasan tenaga medis. Namun, tantangan tetap ada, terutama terkait dengan persepsi masyarakat yang masih menganggap Tetakan sebagai tradisi yang harus dipertahankan.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru mengenai praktik khitan perempuan dalam konteks budaya Jawa serta mendukung upaya tenaga medis dan pemerintah dalam mengedukasi masyarakat mengenai dampak serta alternatif yang lebih aman terhadap praktik ini.

Pratinjau Dokumen

Akses Dokumen Dibatasi

Untuk membaca isi lengkap dari Karya Tulis Ilmiah ini, silakan akses melalui komputer katalog yang tersedia di Perpustakaan MAN 2 Kudus.