1196 Hasil Pencarian

Bentuk Rupa Dan Makna Simbolik Motif Ukir Pada Masjid Mantingan Jepara Dalam Konteks Sosial Budaya

Penulis: Muhammad Dimas Ariq Maulana, Muhammad Nazril Ilham

Di serambi masjid, baik yang dipengaruhi oleh budaya Hindu, Islam dan China. Motif ukir di serambi Masjid Mantingan dianggap mewakili motif ukir tradisional yang ada di Jepara, dengan mengkaji motif ukir tradisional Jepara yang berkaitan dengan pengetahuan dan nilai-¬nilai yang terkandung dalam akar budaya masyarakat Jepara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan pendekatan studi lapangan melalui survei, wawancara dan pustaka. Teknik analisis data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa. karakteristik motif ukir yang terdapat pada Masjid Mantingan Jepara merupakan hasil stilasi dari bentuk-bentuk alam yaitu teratai, pohon kelapa, pohon hayat, kuda, kera, burung phoenix, merak, kelelawar, gunung, joglo, candi bentar, gapura dan bentuk-bentuk geometri yang berupa perpaduan ortogonal, lingkaran, kubus,segi enam dengan kombinasi flora. Bentuk rupa motif ukir pada Masjid Mantingan terbuat dari bahan batu putih sebagai sebuah sistem simbol yang dipenuhi dengan makna, baik makna denotatif maupun makna konotatif. Motof ukir yang di terapkan pada industri mebel banyak mengadopsi motif ukir dari Masjid Mantingan yang merupakan cikal bakar seni ukir di kota Jepara. Masjid Mantingan Jepara sebagai artefak kebudayaan sangatlah penting, karena sebagai peninggalan budaya baik pada segi arsitekturnya maupun unsur dekoratif yang memenuhi dinding masjid. Dekorasi tersebut berupa motif ukir yang terbuat dari batu putih terukir 3 dimensi yang dapat dilihat dari sisi bentuk motif dan maknanya. Berdasarkan pada perspektif budaya, bentuk dan corak ungkapan kesenian tidak semata hanya untuk pemenuhan keindahannya saja, melainkan juga terkait secara menyeluruh dengan pemenuhan lainnya. Dengan kata lain, hiasan pada Masjid Mantingan dipandang sebagai salah satu cara pemuasan akan keindahan yang keberadaannya dipenuhi beragam simbolik elemen hias.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

STRATEGI PEMASARAN BISNIS SKINCARE DENGAN MEMANFAATKAN INFLUENCER MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM

Penulis: Hasyim Arzala Ramadhani, Muhammad Ilham Abiansyah

Di era yang serba digital sekarang ini, pemasaran digital (digital marketing) menjadi metode baru yang sangat berperan penting dalam memasarkan suatu bisnis, terutama bisnis jual beli online (online shop). Kegiatan berbelanja juga saat ini lebih banyak dilakukan secara online, ini berarti pemasaran offline tidak seefektif dulu. Digital marketing membantu suatu bisnis menjangkau lebih banyak audiens daripada melalui metode konvensional. Dengan bermunculannya bisnis baru setiap harinya, tantangan utama yang dihadapi para pebisnis adalah suatu kompetisi antar bisnis. Untuk membuat bisnis berkembang, Anda perlu menarik, melibatkan, dan mengubah konsumen menjadi pelanggan setia. Dan salah satu cara terbaik untuk mendapatkan pelanggan baru adalah dengan memanfaatkan pemasaran influencer. Influencer memiliki pasar atau audiens besar yang mempercayai mereka. Dan karenanya, mereka dapat berpotensi membuat publik atau konsumen mempercayai bisnis Anda. Dunia bisnis saat ini mengalami banyak perubahan tidak terkecuali media yang digunakan sebagai sarana promosi. Eksistensi iklan di televisi mulai berangsur ditinggalkan dan bergeser ke strategi baru yaitu iklan di media sosial. Tujuan untuk penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana dampak penggunaan influencer sebagai strategi promosi di media sosial khususnya instagram. Hasil dari penelitian ini diantaranya memberikan gambaran bahwa terdapat dampak yang positif maupun yang negatif dari penggunaan jasa influencer. Perusahaan harus jeli dalam pemilihan influencer yang disesuaikan dengan segmentasi produk, harga serta latar belakang influencer dikarenakan masyarakat saat ini sudah semakin cerdas dan selektif dalam menentukan pilihan pembelian

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

TIONGHOA VERSUS PRIBUMI : STUDI DESKRIPTIF SPIRIT KAPITALISME PEDAGANG ETNIS CINA DAN JAWA DALAM ENTREPRENEURSHIP

Penulis: Salsabilla Ainurrohmah, Laili Tri Wulandari

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang spirit kapitalisme pedagang etnis Cina dan Jawa dalam entrepreneurship.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara (interview), observasi lapangan(pengamatan), dan dokumentasi. Validitas data penelitian ini diperoleh dari triangulasi. Triangulasi dalam pengujian kredibilitas diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai cara dan berbagai waktu. Triangulasi yang digunakan peneliti adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan yang mendasar antara pedagang jawa dan pedagang etnis Tionghoa adalah pendidikan akan pentingnya perdagangan dan entrepreneur dari mereka kecil. Di mata orang Jawa perdagangan bukanlah semata-mata untuk mencari keuntungan belaka. Banyak piwulang atau ajaran tentang cara-cara berdagang yang baik. Sedangkan, orang Tionghoa cenderung menggeluti perdagangan karena hal itu adalah cara untuk meningkatkan status sosial dan kedudukannya dalam masyarakat. Perbedaan strategi dagang yang diterapkan oleh pedagang etnis Tionghoa dan jawa terletak pada penetapan harga. Bagi pedagang etnis Tionghoa, mereka berani memberikan penawaran harga yang cukup tinggi karena menganggap harga tersebut sepadan dengan kualitas baik yang selalu mereka prioritaskan. Pedagang jawa cenderung menjual produk dengan harga relatif murah dengan mengambil keuntungan sedikit karena mereka percaya bahwa hal tersebut dapat menarik perhatian konsumen dan akan berlangganan.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Kedalaman Makna Spiritual Intelligence Dalam Perilaku Keberagamaan Generasi Z (Studi Kasus Santri Pondok Pesantren Yasin)

Penulis: Tiara Salsa Wildina, Khikmatul Amalyah

Dalam era globalisasi yang kompleks saat ini, tantangan keberagamaan, khususnya di kalangan generasi Z, semakin menonjol. Dalam konteks ini, pemahaman akan konsep Spiritual Intelligence (SQ) menjadi fokus penting. Dengan memilih Pondok Pesantren sebagai studi kasus, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kedalaman makna Spiritual Intelligence dalam kegiatan keberagamaan sehari-hari, khususnya di Pondok Pesantren Yasin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, yang berdasarkan pada filsafat postpositivisme. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur yang melibatkan 40 santri dari gedung A, gedung B, dan gedung Putra serta observasi dan wawancara semi terstruktur dengan Murabbi dan Santri remaja putra putri. Hasil penelitian menunjukkan santri Pondok Pesantren Yasin tetap berupaya menjaga kebijakan dalam menggunakan media sosial. Faktor-faktor keberagamaan dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, pengendalian emosi, dan lingkaran pertemanan. Pendekatan spiritualitas dan upaya pengembangan kecerdasan spiritual di Pondok Pesantren Yasin menjadi aspek kunci dalam membimbing remaja menuju kehidupan yang lebih bermakna, baik secara personal maupun sosial. Saran untuk peningkatan kecerdasan spiritual generasi Z mencakup peran orang tua dalam komunikasi yang baik dan pengawasan penggunaan media online, serta peran lingkungan sekolah dalam pembelajaran PAI yang bervariatif. Santri remaja juga perlu bijak dalam penggunaan media online dan dalam memilih pertemanan. Kata kunci: Generasi Z, Pondok Pesantren, Spiritual Intelligence.

Keagamaan Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Lirik Tak Mendidik : Kebiasaan Menyanyikan Lagu Dewasa Dalam Tumbuh Kembang Psikologis Anak SD

Penulis: Verna Nasywa Wijaya, Jingga Ainurrohmah

Di zaman yang serba canggih ini, berbagai fasilitas dengan mudah dapat kita temukan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak seperti media hiburan. Di bidang hiburan begitu banyak sarana yang memfasilitasi anak-anak, salah satunya adalah televisi. Menyanyi merupakan bakat yang paling sering ditayangkan di stasiun televisi untuk dijadikan tontonan. Saat ini liriklirik dalam seni musik adalah kebalikan dari era ‘80-an dan ‘90-an. Hal ini dikarenakan lagu anak menjadi langka dan beberapa penyanyi cilik malahan menyanyikan lagu remaja atau dewasa. Sehingga hal tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu anak dalam proses tumbuh kembang psikologis. Oleh karena itu, peneliti melakukan sebuah penelitian dengan menggunakan beberapa metode salah satunya yaitu metode wawancara yang peneliti lakukan terjun secara langsung kedalam lapangan untuk menanyakan hal-hal yang terkait dalam penelitian kami. Dari hasil penelitian yang telah peneliti lakukan, dapat disimpulkan bahwa anak-anak menyukai lagu dewasa bisa disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor orang tua, faktor teman dan faktor guru. Sehingga peneliti mengharapkan bahwa peran orang tua dan guru dapat ditingkatkan dalam menjaga proses tumbuh kembang anak. Kata kunci : Lagu Dewasa, Tumbuh Kembang Psikologis, Anak

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Analisis Strategi Pengembangan Pasar Tradisional Dalam Meningkatkan Kepuasan Pedagang

Penulis: Puteri Aulia Zahra, Isna Kamilia Fauziya

Pasar Tradisional memegang peran penting sebagai titik tumpu perekonomian masyarakat, keberadaan pasar tradisional merupakan salah satu sektor penting yang mendudkung perekonomia rakyat. Namun keadaan yang ada pasar tradisional identik dengan citra negatif. Untuk itu, agar bisa bersaing dengan pasar modern dan mampu terus beroperasi diperlukannya pengembangan pasar berupa revitalisasi. Revitalisasi pasar tradisional yang dilakukan diharapkan tidak hanya berdampak terhadap aspek manajemen serta aspek ekonomi dengan tujuan dapat meningkatkan kepuasan pedagang. Rumusan masalahnya adalah bagaimana pelaksanaan program pengembangan pasar tradisional di Pasar rakyat Mayong Jepara dan bagaimana analisis startegi pengembangan pasar tradisional dalam meningkatkan kepuasan pedagang di Pasar rakyat Mayong. Jenis penelitian dalam penulisan penelitian yang dilakukan peneliti adalah penelitian (field research), yaitu suatu penelitian yang dilakukan dilokasi penelitian dengan mengadakan pengamatan tentang suatu fenomena dalam suatu kedaan alamiah, sedangkan dalam pengumpulan data, menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan pedagang terhadap pengembangan pasar yang dilakukan di Pasar Mayong hanya aspek daya tanggap (Responsiveness), keandalan Realibility), kemampuan fisik (Tangible) memberikan dampak positif sedangakan jaminan (Assurance) membawa dampak negatif, perlu ditingkatkan dalam pemeliharaan Mayong

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Persepsi Buruh Pabrik Rokok terhadap Resiko Kesehatan Bekerja di Djarum Company Kudus

Penulis: Nabila Nurunnafisa, Dhukhiya Fina Aini

Bekerja adalah bagian dari kehidupan, dan setiap orang memerlukan pekerjaan untuk mencakupi kehidupan atau aktualisasi diri, namun dalam melaksanakan pekerjaanya berbagai potensi bahaya dan resiko ditempat kerja mengancam diri pekerja sehingga dapat menimbulkan bahaya atau cidera kesehatan. Buruh pabrik rokok dapat mengalami risiko gangguan kesehatan karena terdapat bahaya yang terkandung dalam bahan baku rokok yang dapat menyebabkan dampak negatif bagi kesehatan kaum buruh itu sendiri. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis resiko kesehatan buruh pabrik yang bekerja di Djarum Company Kudus. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah wawancara, studi dokumentasi, dan observasi. Upaya perusahaan untuk mengantisipasi para buruh agar terhindar dari resiko kesehatan dengan memberikan kartu BPJS bagi buruh, mengadakan senam massal bagi buruh, memberikan susu ibu hami, dan alat pemompa asi. para buruh memiliki persepsi tentang resiko kesehatan bekerja di pabrik rokok bahwa setiap pekerja memiliki konsekuensinya sendiri, besar kecilnya resiko tergantung stamina tubuh masing masing. para buruh mengantisispasi diri dengan menggunakan APD pada saat bekerja dan menerapkan pola hidup sehat. maka dari itu dengan adanya penelitian ini, pihak perusahaan ini diharapkan lebih memperhatikan prosedur penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan memberikan pengertian terus menerus kepada buruh. sedangkan bagi buruh pabrik rokok diharapkan lebih mentaati penggunaan APD.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Pemenuhan Pendidikan Keagamaan Anak Autis dalam Membentuk Karakter Religius (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Achsaniyyah Kudus)

Penulis: Nailla Wahyu Anggraini, Barrotut Taqiyah

Pemenuhan Pendidikan Keagamaan Anak Autis dalam Membentuk Karakter Religius (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Achsaniyyah Kudus. Penelitin ini tertarik untuk meneliti masalah tersebut karena anak autis yang memiliki hambatan pada bidang komunikasi, perilaku dan interaksi social, namun dengan pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik dan kemampuan serta kebutuhan anak autis mampu belajar agama. Penelitian ini bertujuan untuk mencoba mencari lebih dalam peran guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan pendidikan agama kepada anak autis atau anak berkebutuhan khusus ini. Mengingat pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus tidak sama dengan pendidikan anak normal lainnya. Metode penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bersumber dari pihak-pihak yang terkait dalam peran Pondok Pesantren Autis Al-Achsaniyyah dalam membentuk karakter religius pada anak autis. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan sampel menggunakan Teknik purposive sampling Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Pendidikan Agama Islam bagi anak autis di Pondok Pesantren al-Achsaniyyah Pedawang Bae Kudus berjalan dengan baik, karena pembelajaran dilakukan dengan cara terintegrasi antara dua kelas, yaitu kelas besar dan one on one class (kelas kecil). Penggabungan diantara dua kelas tersebut dalam pelaksanaannya melalui tiga tahapan yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran (meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup), dan evaluasi pembelajaran. Pesantren ini juga menerapkan pembiasaan beribadah bagi anak autis seperti sholat fardhu jamaah 5 waktu, sholat dhuha, doa bersama dan tadarus. Serta terdapat pembelajaran PAI seperti BTA ( baca tulis Al-Quran) kemudian ada doa-doa, pembelajaran sholat dan mengaji. Pondok pesantren ini juga dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas penunjang bagi santri autis Kata kunci: pendidikan keagamaan, anak autis, karakter religius

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

RESELIENSI REMAJA USIA 13-18 TAHUN PADA KELUARGA TIRI DI KABUPATEN KUDUS

Penulis: Handika Anzastyananda Adithya Pratama, Avincent Pradinata Fahria Poetra

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi remaja yang terbentuk dalam keluarga tiri dengan rentang usia 13-17 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif pada 3 responden yang berada di kabupaten Kudus. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan menggunakan teknik purposive sampling sebagai metode pengambilan sampel. Pendekatan kualitatif dilakukan dengan wawancara dan observasi untuk melihat gambaran resiliensi pada subjek penelitian. Adapun hasil penelitian dalam penelitian ini bahwa 2 dari 3 subjek memiliki Tingkat resiliensi yang tinggi sebab adanya penerimaan diri yang baik pada keluarga tiri, sedangkan satu subjek menunjukan adanya penerimaan diri yang rendah dikarenakan kurang adanya komunikasi yang baik. Kata Kunci: resiliensi, remaja, keluarga tiri

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Pop Up Sebagai Media Edukasi Pengenalan dan Pelestarian Wayang Klitik di Desa Wonosoco Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus

Penulis: Faza Rusyda Zhafira, Aniisatuz Zakiyah

Di Indonesia ada banyak keanekaragaman budaya, etnis, agama maupun linguistik. Bangsa Indonesia memiliki kesenian yang berbeda-beda disetiap daerahnya. Salah satu yang cukup terkenal adalah kesenian wayang. Wayang memiliki beberapa jenis, namun ada salah satu yang jarang didengar oleh masyarakat Indonesia yaitu Wayang Klitik. Wayang Klitik merupakan warisan leluhur yang harus dilestarikan keberadaanya. Keberadaan Wayang Klitik di Indonesia sendiri bisa dihitung jumlahnya, hal ini dikarenakan Wayang Klitik kurang begitu populer dibandingkan dengan wayang kulit. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Pop Up book sebagai media edukasi, mengetahui pengenalan dan pelestarian serta mengkaji faktor yang menyebabkan kurangnya pengenalan dan pelestarian Wayang Klitik di Desa Wonosoco Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah Mixed Method, yaitu penggabungan antara metode kuantitatif dan kualitatif dalam satu penelitian. Pengenalan dan pelestarian Wayang Klitik di Desa Wonosoco sudah baik karena Wayang klitik bagian dari Desa Wonosoco dan tidak hanya sebagai hiburan saja tetapi juga sebagai ritual tahunan. Faktor yang menyebabkan kurangnya pengenalan dan pelestarian Wayang Klitik di Desa Wonosoco adalah tidak adanya generasi penerus di Desa Wonosoco. Efektivitas Pop Up sebagai media edukasi Wayang Klitik dalam rangka pengenalan dan pelestarian di Desa Wonosoco termasuk dalam kategori “sangat efektif”. Upaya edukasi menggunakan Pop Up book ini sangat tepat untuk menstimulasi imajinasi anak serta literasi dan penggambaran bentuk suatu benda pada anak. Karena, Pop Up book memiliki unsur 3D yang memberikan visualisasi maupun tampilan lebih menarik untuk meningkatkan pemahaman anak terkait materi.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail