1196 Hasil Pencarian
FENOMENOLOGI PENDAPATAN DRIVER OJEK ONLINE SEBAGAI MATA PENCAHARIAN UTAMA TERHADAP KESTABILAN EKONOMI KELUARGA
Penulis: Naura Khumaira Ramadhanti, Amelia Fikri Utami
Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang pendapatan ojek online dalam menjaga kestabilan ekonomi keluarga. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancaraa (interview), observasi lapangan, (pengamatan), dan dokumentasi. Validitas data penelitian ini di peroleh dari tringulasi. Triangulasi dalam pengujian kredibilitas diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai cara dan berbagai waktu. Triangulasi yang digunakan peneliti adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian yaitu peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa bekerja menjadi driver ojek online melalui faktor-faktor dari dasar teori sektor informal sangat bekontribusi sebagai mata pencaharain ekonomi di Kudus. Faktor-faktor responden memilih bekerja menjadi driver ojek online di Kudus sangat beragam. Namun yang paling mendasari faktor-faktor tersebut adalah karena tuntutan ekonomi, butuh pekerjaan, pendapatan lumayan, orderan banyak, waktu fleksibel dan status pekerjaan. Bahwa tuntunan ekonomi menjadi faktor masyarakat bekerja menjadi driver ojek online yaitu karena kebutuhan hidup di Kota kudus lebih banyak dan mahal dibandingkan di daerah lain seperti Jepara, Demak, dan Pati.
Monopoli Kerajaan Nusantara : Analisis Peranan Monopoli sebagai Media Pembelajaran Sejarah Kerajaan Nusantara di Kelas IV SDN Cangkring Rembang Tahun Pelajaran 2022/2023
Penulis: Azna Maula Sahifa Irawan, Zahra Khoirun Nisa
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di kelas IVA SDN Cangkring Rembang Demak menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa pokok bahasan mata pelajaran IPS materi sejarah kerajaan nusantara masih rendah. Salah satu upaya untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pokok bahasan sejarah kerajaan nusantara yaitu dengan menerapkan media pembelajaran berbasis monopoli. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana peranan dan tanggapan siswa pada monopoli sebagai media pembelajaran pada pokok bahasan sejarah kerajaan nusantara di SDN Cangkring Rembang. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengalisis peranan monopoli sebagai media pembelajaran dan mengetahui respon siswa melalui hasil belajar pada pokok bahasan sejarah kerajaan nusantara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan yang berorientasi pada produk (Research and Development) Penelitian dan pengembangan ini akan menghasilkan media pembelajaran berupa papan permainan sebagai pembelajaran yang memuat materi kerajaan di nusantara di sekolah dasar yang terdiri dari 3 tahapan yaitu pendahuluan, pengembangan dan evaluasi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV dengan jumlah 21 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil rata-rata persentase peranan monopoli dalam membantu meningkatkan hasil belajar siswa secara klasikal mengalami peningkatan sebesar 82%, sedangkan untuk hasil respon siswa memperoleh tanggapan yang positif secara signifikan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran IPS dengan menggunakan monopoli sebagai media Pembelajaran Sejarah Kerajaan Nusantara di kelas IV SDN Cangkring Rembang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kata kunci : aktifitas belajar,manfaat,media pembelajaran.
Mental Abuse: Peran Sekolah Sebagai Second Control dalam Upaya Mengurangi Verbal Bullying
Penulis: Vinnanda Virayya
Verbal bullying merupakan suatu tindakan agresif dalam bentuk verbal atau ucapan yang dilakukan secara sengaja dan berulang dengan tujuan menguasai, menunjukan kekuatan, menyakiti,meneror atau hanya untuk kesenangan semata. Marak terjadinya verbal bullying di era sekarang seringkali dianggap hal sederhana padahal pada dasarnya bullying memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap Kesehatan mental seseorang , hal ini dibuktikan dengan banyaknya kasus mental abuse atau yang sering disebut gangguan mental yang disebabkan oleh bullying. Ditengah arus yang semakin modern, bullying dapat terjadi dimana saja,yang mana kini menjadi perhatian dalam masyarakat karena tingginya verbal bullying yang biasa dianggap bercandaan oleh Sebagian anak yang melakukanya. Mental meruapakan salah satu aspek penting yang mempengaruhi kepribadian seseorang apabila terdapat seorang yang memiliki gangguan tersebut maka akan terlihat jelas sehingga dapat merugikan diri orang tersebut, orang lain, maupun lingkungannya. Sekolah, salah satu Lembaga penting dalam upaya pengurangan verbal bullying di lingkungan. MTs N 1 Pati yang merupakan objek penelitian ini ,mendasari bahwa bullying merupakan salah satu permasalahan dunia yang harus dimusnahkan , hal ini dilakukan oleh MTs N 1 Pati dengan melakukan beberapa program-program unggulan yang menarik minat siswa untuk tidak lagi melakukan verbal bullying terutama di lingkungan sekolah. Berbagai upaya dan Tindakan dilakukan sebesar besarnya dan juga membangun kerjasama serta komitmen antar siswa dalam pengurangan verbal bullying dilingkungan tersebut agar dapat menciptakan suatu lingkungan sekolah yang bebas dari tindakan bullying.
Jipon Habits : Studi Analisis Kebiasaan Berhijab Gen Z Di MAN 2 Kudus
Penulis: Hermina Raihannaufi Mafaza, Vannia Salwa Az Zahra
Dalam Hukum Islam, wanita diperintahkan untuk menutup aurat, termasuk rambut kepala dimana menggunakan hijab adalah salah satu caranya. Namun, seringkali kita temukan pemakaian hijab yang tidak sesuai dengan kaidah yang telah ditetapkan, contohnya seperti Jipon (Jilbab Poni), yaitu khimar yang dipakai tanpa ciput, sehingga rambut bagian atas terlihat dan semakin lama bergerak maka rambut itu akan semakin banyak keluar menyerupai poni. Etika yang salah dalam mengenakan hijab ini dijadikan kebiasaan (habits) di kalangan remaja. Yang menjadi perhatian khusus adalah fenomena tersebut terjadi pada berbagai sekolah berbasis Islam, sehingga menjadikan suatu masalah sosial. Maka dari itu, peneliti memfokuskan pada kajian faktor-faktor yang melatarbelakangi pergeseran gaya hijab menjadi jipon dalam kebiasaan berhijab pada kehidupan sehari-hari (Jipon habits) dan eksistensinya dalam sekolah berbasis islam. Penelitian ini dilakukan di sekolah berbasis Islam yaitu di MAN 2 Kudus. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan purposive sampling. Adapun narasumber yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 6 responden dengan perincian 1 orang guru BK dan 5 orang siswi yang mengenakan gaya hijab jipon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak ditemukan Gen Z di MAN 2 Kudus yang mengenakan gaya hijab jipon baik secara disengaja ataupun tidak. Diantara faktor yang melatarbelakangi fenomena tersebut adalah karena tidak memakai ciput/makromah hijab, rambut licin sehingga sering keluar, tidak ingin ribet, dan ada pula yang hanya ingin mengikuti trend. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pendisiplinan aturan dari madrasah mengenai kewajiban menggunakan ciput/makromah bagi siswi MAN 2 Kudus, dan teguran oleh para guru yang masuk ke kelas masing-masing. Diharapkan dengan adanya penelitan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat luas, khususnya siswi di MAN 2 Kudus akan pentingnya penerapan pola pemakaian hijab yang sesuai syariat Islam. Kata Kunci: Eksistensi, Faktor yang melatarbelakangi, Gen Z, Habits, Jipon.
SIMBIOSIS PABRIK ROKOK DAN MASYARAKAT DALAM MERESISTENSI POLUSI UDARA DITENGAH PEMUKIMAN PADAT
Penulis: Affa Lailatun Nada, Sarah Alfi Nurya Fadhila
Sumber daya manusia dan sumber daya alam adalah dua komponen penting dalam suatu kehidupan. Keduanya harus sejalan dengan sangat baik. Dalam contoh Indonesia yang memiliki sumber daya alam berupa tembakau dan juga memiliki sumber daya manusia yang ahli di bidang pengolahan rokok. Alhasil indonesia mampu membuat sebuah indutri di dalam negeri yang akan membantu perekonomian negara. Namun dalam sebuah industri dibutuhkan adanya teknologi. Dari teknologi tersebut akan mempunyai dampak bagi masyarakat sekitar. Dampak yang terjadi tidak hanya menguntungkan tetapi juga merugikan bagi masyarakat.berdirinya pabrik di sekitar pemukiman akan memberikan lowongan kerja bagi para masyarakatnya. Akan tetapi dampak negatif yang terjadi pada pabrik industri yaitu akan mengasilkan polutan yang tinggi bagi lingkungan seperti pencemaran air, udara dan lain sebagaianya. Akan tetapi masyarakat lebih memilih untuk tetap tinggal di sekitar derah pabrik walaupun sudah mengetahui dampak yang akan menggangu bagi kesehatannya. Mereka merasa harus terpaksa merasa nyaman demi kelangsungan hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang terjadi pada pabrik rokok terhadap lingkungan dan masyarakat di Desa Gribig. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisa data deskriptif. Sedangkan metode penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini mengambi data dari hasil wawancara kepada para masyarakat atau warga yang tinggal di sekitar daerah pabrik dan para penjual yang rutin berjualan di daerah lingkungan pabrik.
Speaking Anxiety : Interferensi Fonologis dan Interferensi Leksikal Tuturan Dialek Jawa Terhadap Penutur Bilingual pada Bahasa Indonesia oleh Siswa MAN 2 Kudus
Penulis: Shabrina Zahra Wibowo, Salsabila Nailal 'Ulya
Interferensi Fonologis dan Leksikal masih sering terjadi dalam penggunan bahasa Indonesia, terutama pada komunikasi sehari-hari. Penggunaan unsur bahasa lain dalam pemakaian bahasa, yang dianggap kesalahan karena menyimpang dari peratuturan bahasa. Interferensi Fonologis dan Leksikal sering terjadi oleh siswa MAN 2 Kudus karena masih terbawa adanya dialek jawa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali solusi untuk mengurangi terjadinya interferensi, agar kesalahan ini dapat diperbaiki. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Interferensi dapat berkurang apabila sering latihan berbicara, sehingga mental akan terbiasa berbicara di depan publik, baik dalam lingkup kecil maupun besar. Yakin dan percaya pada kemampuan diri sendiri juga merupakan hal yang sangat penting dilakukan untuk mengatasi kecemasan berbicara yang dihadapi.
POLA HIDUP PADA DIRI REMAJA MAN 2 KUDUS AKIBAT RACUN TIKTOK SHOP
Penulis: Zafira Putri Chambali, Renata Luhtitisari
Penelitian ini membahas mengenai perilaku konsumtif dalam belanja online yang dilakukan siswa kelas 11 Man 2 Kudus akibat melihat konten "racun" pada Tiktok. Penelitian ini bertujuan mengetahui 3 hal yaitu (1) untuk mengetahui pengaruh iklan terhadap minat beli siswa Man 2 Kudus, (2) Untuk mengetahui pengaruh aplikasi Tiktok terhadap minat beli siswa Man 2 Kudus, dan (3) Untuk mengetahui pengaruh iklan dan aplikasi Tiktok terhadap minat beli siswa Man 2 Kudus. Penelitian ini menggunakan metode penilitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probablity sampling yakni dengan menggunakan purposive sampling yang merupakan pengambilan sampel berdasarkan karakteristik tertentu, seperti siswa kelas 11 Man 2 Kudus dan Siswa kelas 11 Man 2 Kudus yang memiliki aplikasi Tiktok yang aktif. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya konten konten "racun" pada Tik tok membuat membuat para siswa kelas 11 berperilaku konsumtif dalam belanja online. Bentuk perilaku konsumtif yang dilakukan adalah membeli Karena rasa penasaran akan suatu produk yang dipromosikan. Sebagian besar Siswa kelas 11 membeli produk-produk yang berhubungan dengan fashion, produk kecantikan, dan skincare, dengan tujuan menunjang penampilan agar tetap percaya diri dan menyeimbangkan fashion para siswa lainnya. faktor-faktor yang menyebabkan kelas 11 berperilaku konsumtif yakni karena adanya produk yang menjadi tren, penyampaian informasi yang jelas, lengkap dilengkapi visualisasi yang menarik, adanya berbagai kemudahan dan keuntungan dan juga harga murah. Hal ini menunjukkan bahwa siswa kelas 11 mengkonsumsi suatu produk bukan lagi untuk memenuhi kebutuhannya, melainkan untuk memenuhi hasratnya. Ini lah yang disebut Baudrillard sebagai pergeseran makna konsumsi yang tidak lagi berdasarkan nilai guna melainkan nilai tanda. Kata kunci : Para siswa kelas 11, Media sosial Tiktok, Konten "racun", belanja online, perilaku konsumtif
Pengaruh Platform Media Sosial terhadap Gaya Hidup Remaja di Desa Prambatan Kidul
Penulis: Ning Habibah
Menggunakan media sosial memungkinkan kita untuk mengekspresikan diri, yang merupakan hal penting bagi generasi muda saat ini. Mereka seringkali kurang memahami pesan-pesan yang disampaikan di media sosial sehingga berdampak negatif terhadap kehidupan mereka juga masyarakat sekitar. Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh media sosial terhadap gaya hidup remaja. Seperti yang kita lihat, gaya hidup remaja zaman sekarang sangat konsumtif. Maka dari itu, peneliti memfokuskan pada kajian perubahan gaya hidup remaja sebelum dan sesudah menggunakan platform media sosial. Penelitian ini di lakukan di Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus terutama di dukuh Karang Wetan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan purposive sampling. Adapun narasumber yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 3 remaja yang aktif menggunakan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya media sosial membawa pengaruh atau dampak bagi kehidupan remaja terutama dalam hal gaya hidup. Salah satu pengaruh atau dampak media sosial terhadap gaya hidup remaja yakni memiliki sifat konsumtif. Upaya untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan, remaja bisa mulai memikirkan lagi barang yang akan dibeli, barang tersebut merupakan kebutuhan atau hanya untuk kesenangan semata. Kata Kunci: Gaya hidup, Pengaruh media sosial, Remaja
METAMORFOSIS GOTONG ROYONG DALAM MEMPERKUAT KOHESIVITAS DI DESA PLADEN
Penulis: Moch Arinal Haque, Muhammad Irzaqi Fadhlillah
Di era globalisasi ini, manusia cenderung memiliki sikap individualisme dalam hal apapun. Misalnya dalam kehidupan sehari hari, seperti membersihkan taman, membangun rumah, dll. Hal ini berbanding terbalik denga napa yang terjadi di Desa Pladen. Rasa kekerabatan dan solidaritas yang kental membuat desa ini spesial dari desa desa lain. Desa Pladen terletak dibagian timur Kabupaten Kudus, tempatnya terletak di kecamatan Jekulo. Jarak tempuh desa Pladen dari pusat Pemerintah Kabupaten Kudus sekarang kurang lebih 13 km, kehidupan sosial masyarakat pladen masih memegang teguh akan adat istiadat zaman dahulu yaitu gotong royong,dan msyarakat di desa pladen mayotitas bekerja sebagai petani dan sisanya ada wiraswasta , PNS, maupun lainnya. Peneliti memiliki rasa ketertarikan mengenai apa yang terjadi di Desa Pladen sehingga dalam melakukan aktivitas sehari hari mereka dapat melibatkan satu sama lain tanpa membeda-bedakan golongan. Oleh karena itu, dalam penelitian ini kami mengambil judul METAMORFOSIS GOTONG ROYONG DALAM MEMPERKUAT KOHESIVITAS DI DESA PLADEN karena kami ingin mengetahui hubungan sosial antar masyarakat apakah terjalin baik atau tidak khsusnya dalam gotong royong yang semakin pudar di era globalisasi dan modern dari tahun ke tahun yang menyebabkan munculnya sifat individualisme di Desa Pladen. Peneliti ingin mengetahui apakah hal yang melatarbelakangi rasa persaudaraan yang sangat kental di Desa Pladen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara wawancara yang terdiri atas dua narasumber, dokumentasi lapangan, dan observasi sehigga peneliti mendapat hasil yang diinginkan. Kata kunci : gotong royong, kohesivitas, masyarakat
ANALISIS KETERLAMBATAN SISWA KE SEKOLAH
Penulis: Muhammad Abrar Al Farghani
Kebiasaan terlambat adalah tindakan datang ke suatu tempat atau acara melewati waktu yang disepakati. Di sekolah, kebiasaan terlambat seringkali terjadi karena kurangnya ketegasan dalam menerapkan aturan dan sebagai bentuk ketidakdisiplinan siswa. Meskipun diharapkan setiap siswa memiliki sikap yang disiplin, kenyataannya masih ditemukan siswa yang terlambat setiap hari