1196 Hasil Pencarian
Aplikasi Pasarku sebagai Solusi Alternatif Peningkatan Income di Masa Pandemi Covid-19 bagi Industri Kecil Keripik Tempe di Desa Prambatan Lor Kabupaten Kudus
Penulis: Fikri Ahmad Irsyad, Hilman Maulana Ardianto
Penyebaran covid-19 yang kian masif menyebabkan sebagian besar UMKM di Kabupaten Kudus mengalami penurunan pendapatan akibat penurunan daya beli masyarakat. Salah satu UMKM yang terdampak adalah industri kecil keripik tempe yang berada di desa Prambatan Lor yaitu industri keripik tempe Pak Saroni dan Pak Rusdi. Upaya agar dapat membantu para pelaku UMKM selama pandemi adalah mendorong pengoperasion aplikasi Pasarku sebagai solusi alternatif peningkatan income di masa pandemi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Aplikasi Pasarku sebagai solusi alternatif untuk meningkatkan income di masa pandemi Covid-19 bagi industri kecil keripik tempe. Studi penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sebagai sampel peneliti mempertimbangkan untuk memilih dua industri keripik di Kecamatan Kaliwungu yaitu industri keripik tempe Roni Jaya dan industri keripik tempe Lancar Jaya sebagai pengembangan dalam penggunaan aplikasi Pasarku.. Hasil penelitian menyatakan bahwa 1. Tingkat income pelaku usaha keripik tempe yang didapat di masa pandemi mengalami penurunan karena banyak orang melakukan isolasi mandiri 2. Aplikasi Pasarku memberikan pengaruh yang signifikan dalam upaya meningkatkan penjualan keripik tempe serta income (pendapatan) mereka di masa pandemi 3. Aplikasi Pasarku juga menawarkan kemudahan bagi pelaku usaha keripik tempe dalam mendaftarkan produknya, mengakses pemasarannya dan memberi jaminan keamanan dalam bertrasaksi.
TunikRiwa:HubunganTurun Naiknya Air Irigasi SebagaiPenandaMulainyaMasaTanam diDesa WonorejoKecamatanKaranganyarKabupaten Demak
Penulis: Aiska Rosma Felina, Faiz Ikhsanul Amal
Masa tanam merupakan periode tertentu dalam satu tahun dimana waktu tersebut ideal untuk menanam tanaman dikarenakan cuacanya yang pas. Rakyat desa Wonorejo memiliki cara tersendiri yang cukup unik untuk mengetahui masa tanam yaitu dengan memperhatikan volume serta intensitas air irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara masyarakat desa Wonorejo menentukan masa tanam mereka serta hubungan volume air irigasi dengan penentuan masa tanam. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan cara wawancara dengan beberapa penduduk desa yang bersangkutan. Data yang diperoleh kemudian dianalisa menunjukkan adanya hubung anantara air irigasi dengan penentuan masa tanam.
ANALISIS PERBANDINGAN MINAT BELANJA KONSUMEN TERHADAP E-COMMERCE PADA SHOPEE DAN TOKOPEDIA
Penulis: Nabilla Aulia Jazula Marta, Auliya Alfa Mufida
Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. Secara langsung, hal tersebut juga memiliki dampak terhadap pertumbuhaan transaksi online melalui e-commerce. Mayoritas pelaku e-commerce merupakan UKM. Hingga saat ini, peran UKM telah terbukti mampu menggerakan roda perekonomian dalam negeri. Marketplace online, sebagai salah satu pilihan e- commerce, memiliki peran yang sentral dalam menarik UKM untuk berperan dalam perdangan online. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala terkait minat pembelian online yang dirasakan oleh konsumen. Kendala tersebut merupakan faktor penghambat pertumbuhan pembelanjaan online. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk dapat mencari faktor-faktor yang secara langsung dapat meningkatkan minat beli konsumen untuk melakukan pembelanjaan online. Penelitian ini dilakukan di Kota Kudus dengan asumsi bahwa Kota Kudus merupakan salah satu kota yang telah terbiasa melakukan pembelian online.
CANDU: Carang Madu sebagai Makanan Warisan Leluhur Tionghoa di Desa Welahan Kabupaten Jepara
Penulis: Aulia Khoirunnisa
Carang madu merupakan makanan tradisional bagi masyarakat China yang berada di Welahan. Kue Carang madu ini sering dijadikan oleh-oleh para pengunjung dari luar kota yang sedang imlek terkadang dijadikan sebagai bagian dari berkat saat hajatan. Oleh karena itu, dengan adanya carang madu peneliti ingin meneliti (a) Ingin mengetahui eksistensi Carang Madu di desa Welahan Kabupaten Jepara, yang dilaksanakan dengan metode wawancara juga kueisoner kepada produsen maupun pembeli carang madu yang dilengkapi survei dan dokumentasi, (b) Ingin mengetahui cara masyarakat mengunggulkan carang madu sampai seterkenal ini, yang dilaksanakan dengan metode wawancara dan kuesioner kepada produsen maupun pembeli carang madu yang dilengkapi metode survei dan dokumentasi, (c) Ingin mengetahui upaya pelestarian Carang Madu di desa Welahan Kabupaten Jepara, dengan menggunakan metode wawancara dan kuesioner kepada produsen dan pembeli carang madu yang dilengkapi metode survei dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan serta kesimpulan yang diperoleh adalah 1) Keberadaan carang madu di desa Welahan masih sangatlah eksis. Masyarakat sudah banyak yang mengenal carang madu yang ditandai dengan datangnya pembeli ke rumah produsen carang madu secara langsung. Carang madu banyak digunakan pada acara-acara tradisional, seperti kenduri, lamaran, dan seserahan pernikahan. Carang madu sudah banyak ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh maupun toko-toko, 2) Dikarenakan rasa carang madu yang gurih, carang madu masih unggul sebagai makanan tradisional pada saat ini. Setelah Masyarakat mulai mengenal carang madu, banyak yang menjadi distributor carang madu dengan mempromosikan lewat media sosial maupun di dititipkan di toko-toko hingga carang madu dikenal oleh masyarakat luas, 3) Masyarakat lokal dalam melestarikan carang madu dengan cara membeli maupun mengkonsumsi carang madu. Selain masyarakat, produsen carang madu juga melestarikan carang madu dengan melakukan inovasi pada bagian kemasan carang madu agar masyarakat semakin dan mengikutsertakan carang madu di berbagai acara pameran, seperti di UKDW, Jepara, Semarang dan Salatiga. Kata kunci : Carang Madu, Eksistensi, Upaya Pelestarian
Analisis Upaya Pelestarian Eksistensi Kebudayaan Wayang Klithik di Desa Wonosoco Kabupaten Kudus
Penulis: Najwa Aulia, Arina Qurrota A'yun
Wayang adalah suatu pertunjukan tradisional yang disajikan oleh seorang dalang dengan menggunakan boneka atau sejenisnya sebagai alat peraga. Banyak yang memercayai bahwa wayang pertama kali berasal dari Pulau Jawa, dikarekanakan seni wayang mempunyai kaitan erat dengan sosiokultural dan religi di tanah Jawa. Wayang telah berkembang dalam berbagai bentuk dan ragam. Terdapat jenis wayang yang dibuat dari bahan dasar kayu salah satunya yakni Wayang Klithik. Ukuran Wayang Klithik sendiri lebih kecil dibandingkan dengan Wayang Kulit. Wayang ini dikatakan Wayang Klithik lantaran menimbulkan bunyi klithikan atau klithik-klithik ketika tokoh wayang-wayang itu berbenturan saat dimainkan sang dalang. Sedangkan dilihat dari bentuknya, Wayang Klithik memiliki ukuran lebih kecil dari Wayang Kulit. Maka tak jarang orang menyebutnya Wayang Klithik atau Kecil. Seiring berkembangnya zaman, kesenian Wayang Klithik makin tenggelam keberadaannya ditengah berkembangnya seni modern karena tidak lagi sesuai dengan selera zaman. Akibatnya, kebanyakan masyarakat kurang mengerti tentang bagaimana seharusnya melestarikan Wayang Klithik. Padahal masyarakat memiliki peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan pelestarian Wayang Klithik. Pelestarian terhadap kesenian Wayang Klithik harus dipandang sama pentingnya dengan keberadaan masyarakat itu sendiri. Jika masyarakat menjaga eksistensi kebudayaan Wayang Klithik, maka keberadaan kesenian wayang tersebut tidak akan memudar seiring berkembangnya zaman.. Untuk itu, masyarakat perlu adanya upaya pelestarian budaya seperti mengadakan pelatihan pementasan wayang dan mengadakan pagelaran dengan dukungan dari pemerintah desa sehingga kebudayaan ini akan terus ada sampai generasi mendatang.
Analisis Dampak Begadang terhadap Kesehatan Siswa Kelas XII IPS 3 di MAN 2 Kudus
Penulis: Novia Aulia Hanna, Amira Zubdatin Najwa
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan karena begadang. Berbagai faktor yang menyebabkan seseorang melakukan aktifitas begadang, mulai dari main game, sleepcall, tiktokan, menonton film, belajar dan lain sebagainya. Dampak begadang yang menurut penelitian dapat menyebabkan meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung bahkan kematian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan permasalahan ini masih terus meningkat karena kurangnya pemahaman mengenai dampak dari begadang dikalangan siswa sehingga siswa masih sering mengabaikan kebiasaan buruk ini. Oleh karena itu, langkah yang diperlukan untuk menghindari begadang dapat dilakukan dengan beberapa cara salah satunya berolahraga dengan teratur. Pada permasalahan ini diharapkan siswa dapat mengubah mindset mereka dengan mengatur pola tidur yang baik.
PENGARUH MASUKNYA TENAGA KERJA ASING DAN PERUSAHAAN ASING TERHADAP PEREKONOMIAN DI KABUPATEN JEPARA
Penulis: nurul ainunina ni'mah, Allifya Barlinty Nawafila
Allifya Barlinty Nawafila dan Nurul Ainunina Nikmah. 2023. Pengaruh Masuknya Tenaga Kerja Asing dan Perusahaan Asing Terhadap Perekonomian di Kabupaten Jepara Pelemahan ekonomi Indonesia adalah realita yang harus kita hadapi saat ini. Walaupun melemahnya ekonomi adalah akibat dari faktor luar dan dalam dari dinamika ekonomi Indonesia, efek terhadap rakyat tanpa disadari terus terasa termasuk dalam masuknya tenaga kerja asing di Indonesia Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data primer atau data yang berasal dari orang yang bersangkutan secara langsung. Populasi dari penelitian ini adalah para pekerja dan mantan pekerja PT. PWI Jepara Adanya pabrik-pabrik asing di Jepara dapat menyerap tenaga kerja daerah kota Jepara dan sekitarnya sehingga dapat meminimalisir jumlah angka pengangguran selain itu dengan adanya pabrik-pabrik asing masyarakat sekitar pabrik dapat memanfaatkan dengan membuka usaha lain seperti lahan parkir, kost, menjual makanan atau aksesoris yang di butuhkan para karyawan pabrik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pabrik- pabrik asing di Jepara dapat menyerap tenaga kerja daerah kota Jepara dan sekitarnya sehingga dapat meminimalisir jumlah angka pengangguran selain itu dengan adanya pabrik-pabrik asing masyarakat sekitar pabrik dapat memanfaatkan dengan membuka usaha lain seperti lahan parkir, kost, menjual makanan atau aksesoris yang di butuhkan para karyawan pabrik tersebut. Kata kunci : Tenaga kerja, tenaga kerja asing
Analisis Manajemen Keuangan Santri Pondok Yasin Sunggingan Tahun 2023
Penulis: Rahmat Adib Luthfi, Ahmad Rafi Sulthannur
ABSTRAK Permasalahan tentang uang merupakan masalah yang paling sering dialami oleh masyarakat, apalagi masyarakat kalangan menengah kebawah. Banyak masyarakat yang menderita karena mengalami masalah keuangan.Ini menjadi alasan mengapa ekonomi di indonesia ini rendah. Anak yang berada di pondok jauh dari orang tua harus bisa mandiri dalam mengatur jatah uang yang diberikan orang tua dengan sebaik ngkin. Di dalam pondok tentu jadwalnya sangat padat sehingga pengelolaan uang menjadi terabaikan. Ditambah kurangnya edukasitentang pengelolaan uang. Maka dari itu santri harus mengelola uangnya dengan baik, agar dalam menjalani kehidupan di pesantren menjadi betah. Studi penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti mempertimbangkan untuk memilih Santri Pondok Yasin Sunggingan Kudus dijadikan sebagai peneliti. Hasil penelitian menyatakan bahwa 1. Manajemen keuangan santri sudah cukup baik dikarenakan rata rata dari mereka sudah paham tentang uang untuk bertahan hidup di pondok. 2. Manajemen keuangan Santri Pondok Yasin Sunggingan Kudus secara garis besar sudah optimal dalam pengelolaannya,. 3. Hambatan hambatan yang menyebabkan manajemen keuangan santri menjadi sedikit tidak optimal harus meningkatkan literasi manajemen keuangan agar tidak ada lagi hambatan untuk memanajemen keuangan secara baik dan optimal. Kata Kunci : Manajemen Keuangan, Santri Pondok
Efektifitas Penggunaan Sosial Media Instagram Sebagai Media Pemasaran Bisnis Thrift Shop di Kajeksan, Kudus
Penulis: Muhammad Mirza Haqqi, Ahmad Faza Najih Abqori
Penggunaan media sosial seperti Instagram telah menjadi cara yang populer untuk mempromosikan bisnis, termasuk bisnis thrift shop di Kajeksan, Kudus. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas penggunaan Instagram sebagai sarana pemasaran untuk bisnis thrift shop di Kajeksan, Kudus. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, yakni, wawancara, observasi dan dokumentasi terhadap responden yang merupakan pengguna Instagram dan pernah membeli produk dari bisnis thrift shop di Kajeksan, Kudus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Instagram memiliki efektifitas yang tinggi sebagai media pemasaran bisnis thrift shop di Kajeksan, Kudus, terutama dalam hal meningkatkan visibilitas dan brand awareness. Selain itu, penggunaan fitur-fitur Instagram seperti hashtag dan lokasi juga membantu dalam menjangkau target pasar yang lebih luas. Namun, masih ditemukan beberapa kendala dalam penggunaan Instagram sebagai sarana pemasaran, seperti ketidakmampuan dalam membuat konten yang menarik dan kreatif. Penelitian selanjutnya, disarankan agar bisnis thrift shop terus mengembangkan strategi pemasaran melalui sarana digital marketing yang lain seperti Google Adsense, Copywriting, dan Design sebagai upaya memenangkan pangsa pasar. Kata Kunci : Penggunaan Sosial Media Instagram, Media Pemasaran
Pengaruh Penggunaan Sosial Media terhadap Kemampuan Bersosialisasi pada Remaja di Desa Honggosoco
Penulis: Novia Salma Sabilla, Yessy Septia Widiyastuti
Di era yang serba digital ini, godaan penggunaan sosial media memang sudah tidak dapat dihindarkan. Kegiatan bersosial media ini sudah bagaikan sebuah rutinitas. Terlebih lagi di kalangan para remaja, tak terkecuali para remaja di Desa Honggosoco. Banyak remaja yang lebih memilih menghabiskan waktu berjam jam hanya untuk bersosial media. Tanpa kita sadari hal ini telah membangun jarak antar masyarakat. Rasa canggung antar satu sama lain pun mulai tercipta. Oleh karena itu, penelitian ini dibuat untuk mengetahui apa pengaruh penggunaan sosial media terhadap kemampuan bersosialisasi pada remaja. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui penggunaan sosial media pada remaja. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian kualitatif memungkinkan peneliti untuk memahami fenomena secara mendalam. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket, studi dokumen, dan observasi. Analisis data pada penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data yang kemudian dilanjutkan dengan proses reduksi data. Setelah melalui proses reduksi, data akan disajikan untuk ditarik kesimpulan. Kesimpulan tersebut kemudian akan diverifikasi untuk menilai kesesuaian data. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kebanyakan remaja di Desa Honggosoco menggunakan sosial media untuk bersosialisasi, mencari relasi, dan mencari informasi. Pada penelitian ini juga diketahui bahwa penggunaan sosial media yang tidak terkontrol dapat menurunkan kemampuan bersosialisasi. Namun, penggunaan sosial media ini juga berdampak positif pada kemampuan bersosialisasi di beberapa orang. Kata Kunci: kemampuan bersosialisasi, remaja, sosial media