1196 Hasil Pencarian
Sawanan: Perpaduan Pengobatan Tradisional Jawa dan Medis di Era Globalisasi (Studi Kasus dan Analisis Sawan di Desa Karangnongko Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara)
Penulis: Anita Rahmawati, Shifa Faelasofia Chusna
Penelitian ini mengenai perpaduan pengobatan antara pengobatan tradisional sawan atau pengobatan medis yang dimanfaatkan oleh masyarakat dalam upaya penyembuhan penyakit. Dokter dan penyembuh (dukun) adalah dua profesi yang dikenal masyarakat, tetapi dengan memakai cara yang berbeda. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsep sawan yang terdapat dalam masyarakat berdasarkan pertimbangan bahwa masyarakat setempat masih mengenal dan mempercayai sawan, mengetahui perbandingan antara perpaduan pengobatan tradisional Jawa dan medis dalam masyarakat di desa Karangnongko Jepara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian yang dipilih adalah Desa Karangnongko, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara. Dipilihnya lokasi ini sebagai lokasi penelitian disebabkan karena di desa ini masih ditemukan sistem pengobatan tradisional, dan masih bisa ditemukan beberapa tenaga medis dan beberapa penyembuh yang banyak dikunjungi oleh masyarakat. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik wawancara dan observasi. Masyarakat yang masih mempercayai dengan adanya pengobatan tradisional sawan itu karena mereka merasa penyakit yang dideritanya bukanlah penyakit biasa, melainkan menyangkut hal-hal di luar manusia, atau dalam hal ini melibatkan agen (makhluk halus) yang tidak terlihat. Jika seseorang tidak memperoleh kesembuhan yang diinginkannya dari penyembuhan yang telah dipilihnya, maka ia akan mencari upaya penyembuhan yang lain seperti melalui pengobatan medis.
SLANG WORD : ANALISIS PERUBAHAN GAYA BICARA REMAJA PENONTON DRAMA KOREA SEBAGAI MEDIA BELAJAR BAHASA KOREA
Penulis: Syukria Rahma Aufina, Novi Rahma Nabila
Menyebarnya drama Korea tidak terlepas dari Korean wave. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran slang word dalam drama Korea sebagai media belajar bahasa Korea di MAN 2 Kudus. Metode pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Beberapa siswa MAN 2 Kudus yang menyukai drama Korea dijadikan sebagai responden dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa drama Korea menjadikan remaja tertarik dalam mempelajari slang word dalam bahasa Korea. beberapa hal yang menjadikan remaja tertarik untuk menonton drama korea terdapat beberapa faktor yaitu alur cerita yang tidak membosankan, visual aktor aktris, cerita yang berkualitas, sinematografi yang bagus, budaya, episode yang tidak banyak, dan rekomendasi dari teman. Kata Kunci : Slang Word, Gaya Bicara, Remaja, Drama Korea, Bahasa Korea.
Dampak Kecanduan Media Sosial Tik Tok Terhadap Perilaku Belajar Siswa MAN 2 KUDUS
Penulis: Ahmad Aufa Syahrul Wafa, Muhammad Nur Ashfa
Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan. Pada era globalisasi saat ini, media sosial sudah tidak asing lagi di kehidupan masyarakat. Tidak hanya sebagai sarana informasi, media sosial juga berfungsi sebagai sarana hiburan. Salah satu platform hiburan yang tidak jarang didengar di telinga masyarakat adalah tik tok. Dengan jumlah pengguna yang banyak, tentunya memberikan dampak yang berbeda antara pengguna satu dengan pengguna lainnya. Meskipun tik tok merupakan aplikasi yang bermanfaat dalam hal hiburan, namun bagi pengguna yang kecanduan membuka dan menggunakan platform tik tok tentu menyebabkan dampak yang tidak baik bagi diri pengguna. Pelajar yang berlebihan menggunakan aplikasi tik tok akan menghabiskan hari-harinya dengan membuka tik tok. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui dampak dari kecanduan media sosial tik tok terhadap perilaku belajar MAN 2 Kudus, 2) Mengkaji faktor apa saja yang mempengaruhi dampak dari kecanduan media sosial tik tok terhadap perilaku belajar MAN 2 Kudus. Menggunakan beberapa metode diantaranya adalah: 1) Wawancara, dilakukan kepada narasumber yang dianggap mewakili kelompok yang berkaitan dengan permasalahan penelitian, 2) Dokumentasi, catatan peristiwa yang sudah berlalu, studi dokumen. Merupakan pelengkap dari penggunaan metode observasi dan wawancara dalam penelitian kualitatif, 3) Observasi, suatu proses pengamatan dan pencatatan secara sistematis, logis, objektif, dan rasional melalui berbagai fenomena baik situasi sebenarnya maupun dalam situasi buatan untuk mencapai tujuan tertentu. Kata Kunci: Globalisasi, Media Sosial, Aplikasi Tik Tok, Kecanduan, Perilaku Belajar
Inovasi Edible Paper Sebagai Kemasan Jenang Berbasis Ecopreneur Guna Mewujudkan Sustainable Economy
Penulis: Kitaro Keniochi, Muhammad Fawwaz Alfathin
Jenang edible adalah jenang yg langsung dapat dimakan tanpa membuka bungkusnya sebagaimana yang kita tahu di lingkungan sekitar jenang sangat lengket dan orang orang sangat risih dengan hal itu maka dari itu kami menciptakan jenang yang langsung dapat dimakan (jenang edible). Analisa data kami menggunakan Wawancara,observasi, SWOT kami ingin menganalisa strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), oppurtunities (peluang), threats (ancaman) dari produk jenang adible kami dan kami menggunakan teknik insidental sampling, teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, kami ingin menjadikan semua menjadi konsumen jenang adible kami, kesimpulan nya jenang adible kami sangat inovatif di masyarakat dan juga ikut mengurangi sampah plastik yang dimana kita ketahui sampah plastik menjadi penyumbang sampah terbesar walaupun demikian jenang adible kami masih banyak kekurangan dari segi design kemasan. Keyword jenang,adible paper, umkm
Studi Kasus Minat Investasi Saham Mahasiswa Jurusan TI UMK untuk Menghadapi Era Digital
Penulis: Muhammad Zakka Farid Mutsla, Muhammad Ashfa Rizal Lathif
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi minat mahasiswa Jurusan Teknik Informatika di Universitas Muria Kudus (UMK) terhadap investasi saham dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat tersebut. Melalui analisis data yang dikumpulkan dari responden, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Jurusan Teknik Informatika di UMK memiliki minat yang cukup tinggi untuk berinvestasi saham di masa depan. Faktor keuntungan potensial terbukti menjadi alasan utama bagi responden dalam mempertimbangkan investasi saham. Meskipun minat yang tinggi, pengetahuan dan pemahaman terkait investasi saham masih perlu ditingkatkan di kalangan mahasiswa. Mayoritas responden mengungkapkan kebutuhan mereka akan pengetahuan yang lebih mendalam serta modal yang cukup dalam hal memilih saham yang tepat dan memahami risiko yang terkait dengan investasi saham. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang investasi saham di kalangan mahasiswa Jurusan Teknik Informatika di UMK. Dengan demikian, langkah- langkah pendidikan dan pelatihan yang tepat dapat diambil untuk memberikan bekal yang diperlukan kepada mahasiswa dalam menghadapi pasar saham yang kompleks dan dinamis di masa depan.
Analisis Peran Kaum Istri dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga di Pabrik DJARUM Kabupaten Kudus
Penulis: Muhammad Farrel Darmawan, Muchammad Rizal Maulana
Peranan Kaum Istri dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga di Pabrik DJARUM Kabupaten Kudus. Metode Penelitian yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode Metode kualitatif yaitu metode yang fokus pada pengamatan yang mendalam. Sedangkan data-data yang diambil berasal dari hasil penelitian dan wawancara yang berkaitan dengan peranan buruh wanita dalam meningkatkan perekonomian keluarga di Pabrik DJARUM Kabupaten Kudus. langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian ini meliputi heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini adalah bahwa setelah melakukan kegiatan wawancara terhadap beberapa buruh wanita yang bekerja di Pabrik DJARUM Kabupaten Kudus. Secara ekonomi peranan buruh wanita pabrik dapat meningkatkan perekonomian keluarganya, diantaranya dapat membantu biaya kontrakan, biaya sekolah, dan biaya kebutuhan lainnya. kondisi perekonomian keluarga mereka berubah menjadi lebih baik setelah bekerja menjadi buruh pabrik di Pabrik DJARUM Kabupaten Kudus, secara ekonomi peranan buruh wanita pabrik dapat meningkatkan perekonomian keluarganya, diantaranya dapat membantu biaya kontrakan, biaya sekolah, yang sebelumnya tidak bisa membeli motor kini setelah bekerja salah satu dari buruh wanita pabrik dapat membeli motor untuk anaknya pergi ke sekolah, bisa menabung untuk biaya anak-anaknya sekolah, dan biaya kebutuhan lainnyaPeran buruh wanita dibidang perindustrian memang tak kecil, mereka sudah berperan mulai dari proses produksi barang, penginputan barang sampai pendistribusian barang. Peran wanita dalam perindustrian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian keluarganya. Peranan wanita dalam peningkatan produksi barang akan membantu peningkatan pendapatan pabrik dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan karyawannya. Peran wanita tidak hanya melakukan peran domestik tetapi juga peran publik yang bertujuan membantu suami dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dan ikut bertanggung jawab mensejahterakan keluarga. Dengan bekerjanya wanita (istri) mereka mendapatkan kebebasan finansial, mereka dapat hidup mandiri tanpa menggantungkan kebutuhannya pada suami. Ada beberapa hal yang menyebabkan wanita berperan dalam perekonomian keluarga yaitu karena adanya dukungan dari pihak suami karena gajinya tidak dapat mencukupi kebutuhan keluarga. Pandangan masyarakat terhadap buruh wanita sangat positif asalkan tidak menghilangkan kodrat kewanitaannya sebagai seorang ibu yang melahirkan dan merawat anak
Minat Banding: Analisis Minat Generasi A terhadap Peainan Tradisional dan Permainan Modern (Studi Komparatif Siswa Kelas 4-5 Sekolah Dasar)
Penulis: Trista Faila Shofa, Hasna Putri Asari
Kemajuan teknologi telah mengubah pola kehidupan masyarakat menjadi modern. Dewasa ini kemajuan teknologi di bidang komunikasi, yaitu gadget, tumbuh pesat di kalangan anak- anak. Riva (2012:11), keberadaaan aneka permainan tergusur oleh permainan virtual karena menajamnya teknologi dalam beberapa tahun terakhir membuat permainan tradisional menghilang, hanya beberapa jenis permainan saja yang masih dilakukan oleh masyarakat di desa tertentu. Karya tulis ini bertujuan untuk menganalisis minat generasi A, terutama siswa kelas 4 sampai kelas 5 jenjang sekolah dasar, terhadap permainan tradisional dan permainan modern. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi komparatif guna memahami preferensi dan tren yang berkembang di kalangan siswa dalam memilih jenis permainan. Metode penelitian yang digunakan melibatkan survei dan analisis data dari sejumlah siswa kelas 4 dan kelas 5 di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa lebih tertarik dan cenderung memilih permainan modern dibandingkan permainan tradisional. Hasil pemilihan tersebut dipengaruhi berbagai faktor. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan untuk pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan dalam konteks pendidikan formal maupun non-formal. Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat menjadi acuan bagi industri game dan pendidikan untuk menghasilkan permainan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan generasi A saat ini. Kata kunci : Generasi A, Peralihan, Permainan Modern, Permainan Tradisional.
Bolpoin Effect:Pengaruh Penggunaan Bentuk Bolpoin Terhadap Mood Menulis dan Belajar pada Pelajar di MAN 2 KUDUS
Penulis: Vellya Normalita, Clara Dhita Ayu Shauma
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan merk bolpoin yang berbeda bagi siswa dalam konteks pengajaran di lingkungan sekolah. Perbedaan dalam merek bolpoin dapat mempengaruhi tulisan, kenyamanan saat menulis, dan kepuasan siswa selama kegiatan menulis. Metode penelitian ini melibatkan partisipasi dari beberapa siswa sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan pengisian kuesioner oleh siswa terkait pengalaman mereka menggunakan bolpoin. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang dampak penggunaan merk bolpoin yang berbeda pada kualitas tulisan siswa dan tingkat kenyamanan saat menulis. Selain itu, penelitian ini juga akan menganalisis kepuasan siswa terhadap penggunaan bolpoin berbeda dan apakah merk bolpoin tertentu mempengaruhi motivasi siswa dalam menulis. Dengan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pengaruh penggunaan merk bolpoin yang berbeda, diharapkan pendidik dan pembuat kebijakan dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam memilih alat tulis yang tepat untuk kegiatan menulis siswa. Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat menjadi dasar untuk pengembangan penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas tulisan siswa dan kenyamanan saat menulis. Kata Kunci: pengaruh, merk bolpoin, siswa, tulisan, kenyamanan, kepuasan
Makna Simbolik Tari Bedhaya Tunggal Jiwa dalam Ritual Grebeg Besar pada Masyarakat Kabupaten Demak
Penulis: Dyah Ayu Lestari Ariyanti, Annisa Kholifatur Rosyidah
ABSTRAK Bedhaya Tunggal Jiwa merupakan elemen penting dalam upacara Grebeg Besar. Pada penelitian ini fenomena yang menarik untuk dikaji (1) Mengapa tari Bedhaya Tunggal Jiwa dipertunjukkan, (2) Bagaimana bentuk pertunjukan, dan (3) Apa makna simbolik yang terkandung pada tari Bedhaya Tunggal Jiwa. Di dalam memahami fenomena yang terjadi pada Bedhaya Tunggal Jiwa, penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menggali berbagai data lapangan dalam menjelaskan mengenai persoalan yang terjadi. Perolehan data lapangan itu kemudian diolah dan dituliskan dengan metode deskriptif analisis dengan pendekatan etnokoreologi. Bedhaya Tunggal Jiwa merupakan salah satu unsur budaya masyarakat Demak, yang dipertunjukkan sebagai bagian dari rangkaian upacara tradisi Grebeg Besar di Kabupaten Demak. Kehadirannya sebagai kebutuhan estetis manusia serta menimbulkan keserasian manusia dan lingkungannya. Unsur yang ditampilkan pada pertunjukan Bedhaya Tunggal Jiwa terdiri dari beberapa eleman di antaranya: penari, gerak, pola lantai, musik, rias, busana, properti dan tempat pementasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna simbolik Bedhaya Tunggal Jiwa sebagai gambaran menyatunya pejabat dengan rakyat dalam satu tempat untuk menyaksikan tari Bedhaya Tunggal Jiwa sehingga tampak sebuah kekompakkan, kedisiplinan dan kebersamaan langkah untuk menggapai cita- cita. Unsur-unsur simbolik ditunjukan pada peralatan yang digunakan dalam rangkaian upacara, tindakan yang dilakukan penari, arah dan angka, integritas dan sosial kemasyarakatan. Makna simbolik terdapat pada gerak, pola lantai, kostum, iringan tari, dan properti yang sesuai dengan kondisi sosial budaya Kabupaten Demak. Keseluruhan menggambarkan kegiatan hubungan vertikal dan horisontal umat manusia. Kata kunci : Tari Bedhaya Tunggal Jiwa; Grebeg Besar; Makna Simbolik
FAST FASHION : Pengaruh Media Sosial Sebagai Percepatan Budaya Konsumerisme di MAN 2 Kudus
Penulis: Zaskia Azzahra, Aliya Husna Ghaida
Penelitian ini membahas tentang fast fashion yang mempengaruhi percepatan budaya konsumerisme pada lingkungan terdekat kita sebagai siswa yaitu sekolah atau madrasah. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan yang timbul dari industri fast fashion, mengetahui faktor penyebab dari adanya industri fast fashion, dan untuk mengetahui cara mengatasi dampak negatif yang timbul dari fast fashion di lingkungan madrasah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian yang dipilih adalah Madrasah Aliyah Negeri 2 Kudus, Prambatan kidul, Kota Kudus. Dipilihnya lokasi ini sebagai lokasi penelitian disebabkan karena di MAN 2 Kudus banyak anak remaja yang dapat kita ketahui sangat mengikuti tren baik fashion atau apapun itu. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik wawancara dan observasi. Masyarakat yang mengikuti tren fast fashion cenderung memiliki pola hidup konsumerisme. Jika seseorang yang terbiasa mengikuti tren, maka ia akan terus mengikutinya sehingga akan terjadi pola hidup konsumerisme.