1196 Hasil Pencarian
Analisis Korean Fashion Style pada Remaja Usia 15 – 18 Tahun (Studi Deskriptif Gaya Berpakaian di MAN 2 Kudus)
Penulis: Rizqiya Salsa Febriyanti, Chelsea Farellina Tajudin
Korean Fashion Style sangat berpengaruh pada masa sekarang, terutama pada remaja. Namun tidak sedikit juga remaja yang tidak menyukai Korean Fashion Style karena di riwayatkan dalam hadist oleh al-Bukhari secara mu’allaq di awal kitab al-Libas, yang berarti “makanlah bersedekahlah serta berpakaianlah dengan tidak berlebihan dan sombong”. Tujuan peneliti adalah untuk mengetahui gaya berpakaian yang sering mereka pakai. Penelitihan ini dilakukan dengan metode kualitatif. Dimana peneliti menanyakan beberpada pertanyaan yang berkaitan tentang fashion, terutama Korean Fashion Style. Berdasarkan penelitihan dapat di simpulkan bahwa kebanyakan siswa MAN 2 Kudus menyukain Korean Fashion Style tanpa mengurangi rasa cinta terhadap kebudayaan Indonesia.
STUDI KASUS: ANALISIS DAMPAK BTS TERHADAP PERILAKU REMAJA ARMY di INDONESIA
Penulis: Lily Deli Avanza, Ayu Afivah Muthoharoh
Di era globalisasi ini kemajuan teknologi dan informasi telah terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Luasnya jangkauan internet, jaringan televisi, dan radio yang tersebar di berbagai negara sehingga mempermudah masyarakat di suatu negara mendapatkan berbagai informasi dari negara-negara di berbagai belahan dunia.Penyebaran informasi pada media massa saat ini berkaitan dengan budaya populer atau dikenal sebagai budaya pop. Budaya pop saat ini yang sedang terkenal ialah budaya Korea Selatan yang biasa disebu K-POP. Salah satu grup musik terkenal Korea adalah Bangtan Seonyondan atau biasa disebut dengan sebutan BTS. BTS adalah sebuah grup kecil dari agensi yang kurang terkenal di Korea Selatan serta memiliki fans atau penggemar yang sedikit, namun karena dukungan dari para penggemar dan kerja keras mereka telah membuahkan hasil. Dan hingga saat ini tahun 2023, BTS satu-satunya boygroup yang mendapatkan diplomatik dari negara Korea Selatan dan telah memiliki lebih banyak penggemar dari berbagai penjuru dunia. Dengan jumlah anggota grup terdapat tujuh orang, di antara lain; Kim Namjoon (RM) Kim Seokjin (JIN), Min Yoongi (Suga), Jung Hoseok (J-Hope), Kim Taehyung (V), Paark Jimin (Jimin), Jeon Jungkook (Jungkook). Serta nama fandom atau komunitas dari boygroup ini adalah ARMY. Dengan segala perjalanan dari tahun 2013 hingga tahun 2023, BTS telah memberikan sebuah pelajaran dan manfaat dari kehidupan bagi para penggemar mereka, salah satunya adalah untuk selalu menjadi diri sendiri tanpa pedulikan hujatan orang lain dan lebih mencintai diri sendiri. Banyak ARMY yang mengakui bahwa setelah mengenal sosok BTS ini, Army merasa bahwa kehidupan sebelum ia mengenal BTS hingga setelah ia mengenal BTS telah berubah menjadi lebih baik, hingga ada yang mengatakan bahwa mental mereka tertolong dan sembuh karena datangnya sosok BTS saat ini. Peneliti menyimpulkan bahwa, sosok BTS telah menyelamatkan mental para ARMY dan bisa membuat para ARMY untuk bisa selalu menjadi diri nya sendiri tanpa merasa malu akan dirinya yang kurang sempurna.
Strict Parents: Pengaruh Pola Asuh Otoriter terhadap Perkembangan Sosial Remaja
Penulis: Idrik Lia Auna, Alifia Yasmin Mutia
Pola asuh yang diterapkan orang tua setiap anak berbeda- beda. Pola asuh yang diterapkan orang tua akan berdampak pada tingkah laku anak, salah satunya adalah pola asuh otoriter yang berpengaruh terhadap perkembangan sosial remaja. Rumusan masalah yang ada dalam penelitian ini yaitu bagaimana cara bersosialisasi remaja yang mendapatkan pola asuh otoriter dan Bagaimana pengaruh perkembangan sosial remaja yang mendapatkan pola asuh otoriter. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini penulis meneliti 2 (dua) remaja. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan analisis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa peranan orang tua memiliki peran fasilitator yang sangat penting dalam proses perkembangan sosial remaja. Karena orang tua adalah seseorang yang membantu, memantau serta membimbing hingga perkembangan sosial anak bisa berkembang dengan baik dan tidak menyimpang seperti tidak percaya diri ketergantungan dengan orang lain. Pola asuh orang tua sangat membantu dalam penyelesaian perkembangan sosial remaja, yang telah disampaikan oleh remaja yang memiliki orang tua yang menerapkan pola asuh otoriter
Dampak Jual Beli Pohon Mangga (Ijon) Di Desa Teluk Wetan serta Dasar Hukum Ijon Dipandang dari Sudut Pandang Islam.
Penulis: Lathifatun Ni'mah, Tri Andita Noviana
Abstrak tidak tersedia untuk penelitian ini. Silakan lihat dokumen lengkapnya.
Pengaruh pembelajaran akidah terhadap etika siswa MAN 2 Kudus dalam menggunakan sosial media
Penulis: Nadia Aprilia Putri
Abstrak tidak tersedia untuk penelitian ini. Silakan lihat dokumen lengkapnya.
Peningkatan Prestasi Akademik Siswa MAN 2 Kudus melalui Manajemen Waktu dan Minat Belajar di Pondok Pesantren Yasin Sunggingan Kudus
Penulis: Nauratul Widad Riyantina, Nabila Nailil Muna
Abstrak tidak tersedia untuk penelitian ini. Silakan lihat dokumen lengkapnya.
Civic Disposition Remaja di Era Milenial dengan Mengembangkan Sikap Toleransi melalui Pembinaan Keagamaan
Penulis: Khalimatus Sa'diyyah, Nabela Ayundita Jazila
Abstrak tidak tersedia untuk penelitian ini. Silakan lihat dokumen lengkapnya.
Pondok Pesantren Sebagai Sedia Pembentuk Karakter Generasi Unggul Bangsa
Penulis: Ahmad mikhdamun nadhif, Muhammad Akbarul Falah
Abstrak tidak tersedia untuk penelitian ini. Silakan lihat dokumen lengkapnya.
Nilai-nilai luhur budaya nusantara dan kesesuaian dengan ajaran Islam
Penulis: Muhammad gibran vitra al-ardhan, Mohammad Ilham Nadlifuddin
Abstrak tidak tersedia untuk penelitian ini. Silakan lihat dokumen lengkapnya.
Pengaruh Penggunaan Smartphone terhadap sifat konsumtif di masa pandemi dalam berbelanja online bagi santri pondok pesantren yasin
Penulis: Nur Ulayatun Nida, Mina Sakinah
Abstrak tidak tersedia untuk penelitian ini. Silakan lihat dokumen lengkapnya.