1196 Hasil Pencarian
Pengaruh TikTok Affiliate terhadap Penghasilan Online di Kudus: Sudut Pandang Ekonomi Partisipatif
Penulis: Talitha Syahda Ramadhani, Faza Zahrotil 'Ulya
Perkembangan teknologi yang pesat memengaruhi manusia dalam berbisnis. Berbagai kegiatan bisnis mulai dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga para pengusaha skala besar menggunakan media sosial contohnya TikTok sebagai sarana promosi. TikTok Shop dipercaya oleh masyarakat sebagai salah satu tempat jual beli online sehingga membuka peluang bisnis bagi pelaku UMKM. Tiktok memiliki program TikTok Affiliate sebagai strategi marketing yang menghubungkan kreator dengan penjual atau seller. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh TikTok Affiliate terhadap penghasilan online di Kudus. Jenis penelitian ini tergolong dalam penelitian kuantitatif asosiatif dengan pendekatan kausal. Peneliti memberikan kuesioner kepada responden menggunakan metode purposive sampling sebuah metode non random sampling. Data yang diperoleh dalam penelitian ini sifatnya kuantitatif. Data yang diperoleh diolah dengan aplikasi komputer IBM SPSS Versi 25. Dapat diketahui bahwa nilai signifikansi Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,036 pada data pendapatan sebelum bergabung dengan TikTok Affiliate dan Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 pada data pendapatan setelah bergabung dengan TikTok Affiliate. Data keduanya berdistribusi tidak normal karena nilainya lebih kecil dari nilai signifikan sebesar 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data yang digunakan tidak berdistribusi normal sehingga selanjutnya menggunakan Uji Mann-Whitney atau biasa dikenal Uji-U. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan pendapatan pada pengguna TikTok Affiliate dengan non pengguna TikTok Affiliate. Hal ini berarti program TikTok Affiliate berpengaruh terhadap peningkatan penghasilan online di Kudus.
Perspektif Generasi Z Pada Penggunaan Aplikasi Al-Qur'an Indonesia Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Al-Qur’an
Penulis: Indah Dwi Noviana, Azzahra Valiqul Aiza
Generasi Z hidup ditengah meningkatnya kemajuan teknologi digital disekitarnya. Namun, sebagai manusia ciptaan Tuhan Yang Maha Esa tentu harus dibarengi dengan keyakinan dalam hati yang biasa disebut iman. Untuk menjaga keimanan sesorang dapat menerapkan nilai-nilai ajaran agama yang dianut oleh masing-masng individu. Sebagai generasi Z yang beragama Islam seharusnya mempelajari dan mengamalkan nilai dan ajaran yang ada di kitab suci Al-Qur’an dan sunah Rasul. Membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar adalah awal dari memahami kandungan di dalamnya. Namun, banyak tantangan dan rintangan yang bersifat duniawi yang terkadang membuat diri seseorang terlena bahkan terlupa dengan kebutuhan spiritualnya. Karenanya kebiasaan membaca dan mempelajari Al-Qur’an dengan tepat sangat krusial di era sekarang. Berbagai inovasi dan solusi terus berkembang seiring waktu berjalan, misalnya pembuatan aplikasi Al-Qur’an digital. Aplikasi Al-Qur’an Indonesia menjadi salah satu media pembelajaran yang gemilang terutama untuk generasi Z. Aplikasi ini menawarkan fitur-fitur yang interaktif sehingga dapat menunjang seseorang membaca Al-Qur’an dengan baik dan mengetahui arti dari suatu ayat yang dibacanya. Fitur-fitur yang tersedia cenderung mudah dipahami kegunaannya oleh pengguna aplikasi. Kebanyakan pengguna juga memberikan ulasan-ulasan yang positif setelah menggunakan aplikasi Al-Qur’an Indonesia.
Kepercayaan Masyarakat Terhadap Efektivitas Pengobatan Alternatif (Studi Kasus Klinik Sangkal Putung H. Jasri, Karangnongko)
Penulis: Adha Tazkiyatunnisa, Azka Zia Fatiha
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepercayaan masyarakat terhadap efektivitas pengobatan tradisional, dengan fokus pada Klinik Sangkal Putung H. Jasri di Karangnongko. Kepercayaan masyarakat terhadap pengobatan tradisional sangkal putung sering kali menjadi pilihan utama bagi sebagian orang yang mencari penyembuhan patah tulang di luar jalur pengobatan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam kepada pasien dan tenaga medis di klinik tersebut, serta pengamatan langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pengobatan tradisional di Klinik Sangkal Putung Hj. Jasri dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pengalaman pribadi, rekomendasi dari keluarga atau teman, serta persepsi terhadap efektivitas terapi yang diberikan. Selain itu, pemahaman dan pandangan masyarakat terhadap pengobatan tradisonal yang ada di klinik ini juga terkait dengan keinginan untuk mendapatkan kesembuhan secara alami. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami preferensi masyarakat terkait praktik pengobatan tradisional dan pentingnya membangun hubungan saling percaya antara penyedia layanan kesehatan alternatif dan masyarakat. Kata Kunci: Kepercayaan Masyarakat, Sangkal Putung, Patah Tulang.
Analisis Semangat Belajar Penyandang Disabilitas dalam Semangat Belajar (Studi Kasus PPSDSN Pendowo Kudus)
Penulis: Faadhilah Putri Muharram, Aura Alfara Arraufasiwi
Tuhan menciptakan manusia dengan kondisi yang berbeda-beda. Penyandang disabilitas sensorik netra memiliki keterbatasan atau memiliki gangguan pada penglihatannya. Terdapat dua jenis penyandang disabilitas sensorik netra, yaitu Total Blind dan Low Vision. Masyarakat memiliki pandangan bahwa penyandang disabilitas sulit untuk menangkap didikan atau edukasi yang diberikan karena keterbatasannya. Namun, tak sedikit penyandang disabilitas yang memiliki semangat belajar tinggi dibandingkan orang awas. Akan tetapi, tak sedikit dari mereka memiliki kepercayaan diri yang kurang. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan semangat belajar penyandang disabilitas, yakni rehabilitasi di Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Sensorik Netra Pendowo Kudus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah pengajar di Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Sensorik Netra Pendowo Kudus yang tinggal di daerah panti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semangat dan rasa percaya diri Penerima Manfaat memiliki peningkatan setelah rehabilitasi di PPSDSN Pendowo Kudus.
WARISAN YANG TERABAIKAN : STUDI KASUS PEMERTAHANAN KRAMA INGGIL SEBAGAI PENGUAT URGENSI BAHASA IBU DALAM KAJIAN ETNOLINGUISTIK
Penulis: Shifa Ratna Andini, Wahyu Arsya Paras Asriani
Penelitian ini dilatar belakangi oleh punahnya bahasa Jawa Krama Inggil di daerah pegunungan yang terkenal dengan kentalnya budaya Jawa yang ada disana. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor yang menyebabkan orang tua lebih menggunakan bahasa Indonesia daripada bahasa Jawa dalam berkomunikasi di rumah, perbedaan keluarga yang menggunakan bahasa Jawa krama dengan yang tidak dalam segi tatakrama, dan strategi mempertahankan eksistensi bahasa Jawa krama dalam keluarga inti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan penelusuran literature. Sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling yang ditujukan kepada Orangtua, anak, Masyarakat, dan pemerintah Desa Rahtawu, Desa Japan, dan Desa Ternadi. Hasil penelitian ini diketahui bahwa faktor orangtua lebih memilih bahasa Indonesia dibanding bahasa Jawa dalam berkomunikasi di rumah adalah kurangnya kemampuan berbahasa orangtua dan gengsi orangtua untuk menaikkan strata sosial. Perbedaan penggunaan keluarga yang menggunakan bahasa Krama lebih sopan dibanding dengan yang tidak menggunakan. Strategi mempertahankan eksistansi bahasa Jawa Krama dengan mengenalkan kosa kata, bercerita dengan bahasa daerah, dan mengenalkan lagu-lagu daerah. Oleh karena itu, upaya tersebut dapat melestarikan kebudayaan jawa salah satunya Bahasa Jawa Krama Inggil. Kata Kunci: Punah, Pegunungan, dan Budaya Jawa.
Pemberdayaan Anak Berkebutuhan Khusus melalui Pendidikan Vokasional pada Siswa Tunarungu di SLB Cendono Kudus
Penulis: Yulfa Khasanatul Masithoh, Umamma Inca Farira
Pembelajaran vokasional di SLB menjadi pembelajaran yang paling utama dibandingkan dengan pembelajaran akademik. Hal ini dikarenakan program vokasional lebih dibutuhkan oleh siswa SLB terkait pengalaman. Perbandingannya sendiri yaitu 70% pembelajaran vokasional dan 30% pembelajaran akademik. SLB Cendono Kudus merupakan sekolah yang sudah memfasilitasi berbagai ketunaan dan memiliki berbagai macam program vokasional yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan bagi siswa berkebutuhan khusus. Salah satu program vokasi yang ada di SLB Cendono Kudus adalah vokasi membatik yang dikhususkan kepada anak tunarungu. Pada program vokasi membatik, siswa diajarkan untuk membuat batik tulis dan melahirkan hasil karya siswa yang mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Produk batik ini sering kali dibeli oleh masyarakat yang tertarik dengan kualitasnya. Penelitian dilakukan di SLB Cendono Kudus dalam kurun waktu 01 Oktober 2024 hingga 15 November 2024. Subjek penelitian meliputi guru vokasi dan kepala sekolah SLB Cendono Kudus. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pembelajaran vokasional secara umum di SLB Cendono Kudus dan untuk menganalisis pemberdayaan dan manfaat pendidikan vokasional membatik pada siswa tunarungu di SLB Cendono Kudus. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis model interaktif dengan pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi
Identifikasi Sifat Fisik Komposit Berpenguat Serbuk Kayu Jati (Tectona grandis) dan Sabut Kelapa (Cocos nucifera) dengan Matriks Resin Epoxy
Penulis: Tyanaya Rahma
Komposit berbasis serat alami semakin diminati sebagai alternatif material yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisik komposit berbasis serbuk kayu jati (Tectona grandis) dan serabut kelapa (Cocos nucifera) sebagai material penguat serat alami. Kombinasi kedua material ini dipilih karena memiliki sifat mekanik yang unggul serta ketersediaan yang melimpah di Indonesia. Dalam studi ini, dilakukan pengujian sifat fisik seperti pengukuran densitas, daya serap air, dan pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposit berpenguat serbuk kayu memiliki besaran densitas, daya serap, dan pengembangan yang berbeda dengan komposit berpenguat sabut kelapa. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan material komposit berbasis serat alami yang dapat diaplikasikan dalam berbagai teknologi. Kata kunci: Serbuk kayu, serat bambu, komposit, sifat fisik, material berkelanjutan.
BINGKAI MODERNITAS: Peranan Keberadaan Teman sebagai Dukungan Sosial pada Stabilitas Emosi Baby Boomers di Usia Senja
Penulis: RIZKA ZAHRA ARFIANTI, TIARA CANDRADINATA
ABSTRAK Manusia dalam perkembangannya akan mengalami serangkaian periode, mulai dari fase prenatal hingga lanjut usia. Peningkatan jumlah lansia akan menimbulkan banyak permasalahan bagi lansia di usia senjanya, karena itulah mereka membutuhkan peranan teman sebagai sumber dukungan sosial untuk stabilitas emosi baby boomers di Indonesia yang lahir antara tahun 1946-1964. Dengan prediksi peningkatan signifikan populasi lansia di Indonesia diperkirakan mencapai 19,8% pada tahun 2045, pentingnya dukungan sosial semakin krusial dalam menjaga kualitas hidup lansia. Kurangnya dukungan sosial dalam interaksi sosial lansia dapat menyebabkan ketidakstabilitasan emosi, agar lansia dapat menikmati kehidupan di hari tua sehingga merasa bahagia diperlukan dukungan dari orang-orang yang dekat dengan mereka, oleh sebab itu pemberdayaan sosial harus tetap dipertahankan dan dikembangkan pada kelompok lansia. Generasi dibawahnya terutama anak muda memiliki peranan penting, yaitu harus berperan untuk bisa mewujudkan lansia yang mandiri dan berdaya agar mencapai kestabilitasan emosi lansia pada masa tua yang optimal maka penting adanya serangkaian kegiatan yang bersifat promotif, preventif, dan rehabilitatif untuk mempersiapkan lansia dalam menjalani usia senjanya. Penelitian dilakukan di Wisma Lansia Aisyiyah, Purwosari, Kudus, dalam kurun waktu 01 Juni 2023 hingga 30 September 2023. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui interaksi sosial para lansia di lingkungan masyarakat, untuk mengetahui peranan keberadaan teman sosial bagi kestabilitasan emosi lansia, untuk mengetahui respon anak yang sudah menikah pada kehidupan sosial orang tuanya yang lanjut usia. Dari permasalahan tersebut metode yang digunakan peneliti yaitu data kualitatif deskriptif dan analisis model interaktif dengan teknik pengambilan data wawancara mendalam dan observasi partisipatif parsial. Kata kunci (keywords): dukungan sosial, stabilitas emosi, generasi baby boomers
UJI FORMULA SALEP dari LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) dan PUTRI MALU (Mimosa pudica) terhadap LUKA DIABETES MELITUS Tipe 2
Penulis: Rahmadinda Maharani Nugroho, Silvi Aulia Fitri
Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi, yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi, termasuk luka kronis yang sulit sembuh. Salah satu upaya alternatif dalam mempercepat penyembuhan luka diabetes adalah penggunaan bahan alami, seperti lidah buaya dan putri malu, yang memiliki sifat antiinflamasi dan penyembuhan luka. Penelitian ini merupakan studi eksperimental yang bertujuan untuk menguji formulasi salep berbasis ekstrak lidah buaya dan putri malu terhadap luka diabetes. Proses pembuatan salep melibatkan ekstraksi bahan aktif, formulasi dalam basis salep, serta uji organoleptik, homogenitas, dan pH. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa salep memiliki tekstur semi-padat dengan warna yang bervariasi sesuai formulasi. Uji homogenitas menunjukkan bahwa semua formulasi memiliki distribusi yang merata tanpa adanya butiran kasar. Pengukuran pH berada dalam rentang 6-7, sesuai dengan pH kulit, yang memastikan keamanan penggunaan. Salep berbahan dasar lidah buaya dan putri malu memiliki potensi dalam penyembuhan luka diabetes melitus tipe 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi salep memenuhi standar fisik yang baik dan dapat menjadi alternatif pengobatan herbal yang efektif.
Self Habitation: Pola Adaptasi Remaja Penghuni Baru Panti Asuhan Aisyiyah Kudus Tahun 2020-2021
Penulis: Oktasya Dewi Aisyah, Salfa Febrian Aulia
Panti asuhan merupakan tempat tinggal bagi anak-anak yatim, piatu, anak terlantar, dan mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Bagi remaja yang tinggal di panti asuhan, lingkungan panti menjadi lingkungan sosial utama dalam proses penyesuaian diri. Ketidakmampuan menyesuaikan diri dapat menyebabkan sikap negatif, sedangkan penyesuaian diri yang baik akan membantu mereka mengembangkan sikap positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyesuaian diri remaja penghuni baru di Panti Asuhan Aisyiyah Kudus tahun 2020-2021. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari remaja penghuni baru panti asuhan yang berusia 12-18 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan penghuni baru dan pengasuh panti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada awalnya, penghuni baru mengalami perasaan takut, cemas, serta kesulitan dalam beradaptasi dengan lingkungan baru. Namun, seiring waktu, mereka mampu menyesuaikan diri dengan mengikuti kegiatan panti dan membangun interaksi sosial dengan sesama penghuni. Faktor utama yang memengaruhi proses adaptasi adalah dukungan dari teman sebaya, aturan yang diterapkan di panti, serta bimbingan dari pengasuh. Hambatan utama yang dihadapi adalah perasaan rindu terhadap keluarga, keterbatasan kebebasan pribadi, serta ketidakmampuan mengendalikan emosi dalam situasi tertentu. Selain itu, interaksi dengan pengasuh masih terbatas dalam aspek emosional, sehingga penghuni lebih cenderung mencari dukungan dari sesama teman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan adaptasi penghuni baru dipengaruhi oleh lingkungan sosial di panti, keterbukaan dalam berinteraksi, serta penerimaan terhadap kondisi baru. Upaya peningkatan pendekatan emosional dari pengasuh dapat membantu penghuni baru beradaptasi dengan lebih baik.