1196 Hasil Pencarian
ANALISIS KEBIASAAN BEGADANG SEBAGAI MEDIA EKSPRESI DAN EKSISTENSI DIRI SISWA
Penulis: Satriyo Wicaksono, Ahmad Asrori
Karya Ilmiah ini berjudul “Analisis Kebiasaan Begadang Sebagai Media Ekspresi dan Eksistensi Diri Siswa“ akan membahas tentang apa saja yang dilakukan anak muda saat begadang dan dampak dari begadang itu sendiri. Metode yang kami lakukan adalah pengumpulan data kualitatif yang datanya kami dapatkan dari wawancara anak muda disekolah kami. Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat khususnya bagi anak-anak muda yang terbiasa begadang malam harii. Hal tersebut menyebabkan buruknya pola tidurnya yang mereka miliki dan sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh. Berdasarkan hasil penelitian kami mengetahui bahaya begadang diera anak siswa sekarang dan kami ketahui banyak sekali dampak yang merugikan dari begadang bagi siswa-siswa itu sendiri.
PEMANFAATAN PLATFROM WATTPAD SEBAGAI WADAH BARU PENULISAN NOVEL
Penulis: Khilma Khildatussyifa, Aflaha Zakiyatul irbah
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan platfrom Wattpad pemanfaatan sebagai wadah baru penulisan novel bagi pemula. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengambilan data yang dilakukan menggunakan wawancara. Wawancara dilaksanakan secara semi terstruktur yang melibatkan 2 orang narasumber. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis wacana. Analisis wacana yang dilakukan menghasilkan 3 hasil yang mewakili pemanfaatan Wattpad sebagai wadah baru penulisan novel, peneliti memperoleh hasil sebagai berikut: 1. Awal mula pemanfaatan Wattpad sebagai wadah penulisan novel. Kegiatan menulis di Wattpad dimulai dari kepemilikan akun pribadi Wattpad, kemudian menulis sesuai dengan genre cerita yang diinginkan seperti yang kebanyakan pengguna lakukan menulis genre romance, dan membuat jadwal menulis yang setidaknya dalam seminggu telah menulis per-part cerita. Dalam kegiatan menulis ini, muncul keuntungan moril berupa tertuangnya imajinasi para penulis, bertambahnya pengalaman, bertambahnya teman, perasaan senang membanggakan keluarga, perubahan hidup dan impian menjadi penulis, dan bertambahnya pelajaran tentang banyak hal. 2.Faktor yang mempengaruhi penulis sehingga menggunakan wattpad sebagai wadah penulisan novel yaitu penulis yang menulis di aplikasi Wattpad prosesnya menjadi lebih mudah karena menulis di buku kemudian di pasarkan melalui agen novel sangat sulit untuk menyakinkan suatu agen menerima karya yang telah ditulis. 3.Pemanfaatan aplikasi wattpad sebagai wadah penulisan novel para pengguna Wattpad menjadikan internet dan aplikasi Wattpad sebagai sarana untuk menyampaikan pesan mereka. Wattpad bisa dimanfaatkan karena sangat mudah dijangkau dan digunakan oleh semua orang. Diakui bahwa dengan menggunakan aplikasi Wattpad lebih mudah dan praktis, cukup menggunakan internet saat mencari berbagai cerita yang di inginkan, setelah cerita di masukan ke Library pada akun Wattpad sudah bisa dibaca seluruh isi cerita tersebut walaupun sedang offline. Kata Kunci:Wattpad,Pemanfaatan,Penulisan novel
UJI AKTIVITAS ANTI BAKTERI EKSTRAK N-HEKSANA RIMPANG LENGKUAS PUTIH (Alpinia galanga L. Swartz) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli PENYEBAB DIARE
Penulis: Taj Zuan Anjawani, Samarra Izzati
Penyakit diare di Indonesia masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama. Penyakit diare dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain keadaan lingkungan, perilaku masyarakat, maupun infeksi bakteri seperti Escherichia coli. penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji aktifitas antibakteri dari ekstrak N-Heksana rimpang lengkuas putih (Alpania galanga L.) terhadap bakteri Escherichia coli penyebab penyakit diare. Ekstrasi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut N-heksana dengan variasi konsentrasi 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, serta kontrol positif Amikacin (AK) dan Amoxilin Clauvulanic Acid (AMC). Hasil penelitian menunjukkan ekstrak N-Heksana rimpang Lengkuas Putih dapat menghambat pertumbuhan bakteri Eschericia coli dibuktikan dengan adanya zona bening pada paperdisk pengamatan. Konsentrasi yang optimum ekstrak N-Heksana rimpang Lengkuas Putih untuk menghambat pertumbuhan bakteri Eschericia coli adalah 5% dan 15%.
Aplikasi Edible Coating Berbahan Dasar Pati Ganyong (Canna edulis Kerr) dengan Penambahan Minyak Cengkeh (syzygium aromaticum) Sebagai Antimikroba terhadap Buah Tomat (Solanum lycopersicum)
Penulis: Amira Maulida, Salwa Ani Faiqoh
Tomat menjadi salah satu komoditas buah yang banyak diminati penduduk. Tomat merupakan komoditas buah yang sangat penting dalam menunjang ketersediaan pangan dan kecukupan gizi masyarakat. Sebagai salah satu negara pengekspor buah terbesar di dunia, faktor-faktor yang berperan dalam memperbaiki kualitas dan daya simpan buah tomat perlu diperhatikan. Untuk mengekpor ke negara lain tentunya diperlukan waktu yang lama. Hal tersebut bisa memicu terjadinya pembusukan pada buah. Untuk mengantisipasi pembusukan pada tomat dilakukan pengaplikasian edible coating. Penggunaan edible coating telah dikembangkan untuk memperpanjang masa simpan buah-buahan dan sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji pengaplikasian edible coating berbahan dasar Pati Ganyong (Canna Edulis, Kerr) dengan Penambahan Minyak Cengkeh (Syzygium Aromaticum) sebagai Antimikroba terhadap Buah Tomat (Solanum Lycopersicum). Pengujian dilakukan dengan metode pengamatan dengan variasi 2 formula, formula 1 dengan variasi 4 ml dan 6 ml gliserol sedangkan formula 2 dengan penambahan asam stearate. Hasil penelitian menunjukkan edible coating dengan kedua formula pada penelitian ini kurang efektif dalam menghambat pembusukan buah tomat.
PENGGUNAAN SERAT RAMI SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN PADA PAVING BLOCK
Penulis: Nabilla Aisa Selvira, Sahda Aura Maisya
Paving block banyak dicari dan diguanakan sebagai bahan pembangunan. Paving block adalah suatu komposit yang terdiri dari matriks dan penguat. Melalui penelitian ini, bahan alternatif yang digunakan adalah serat alam berupa serat rami. Kekuatan impak pada material tergantung dari penyerapan energi impak sampai material tersebut patah. Penyerapan energi impak dapat ditingkatkan dengan cara penambahan reinforcement (penguat) berupa serat rami. Pada penelitian ini proses yang digunakan adalah penambahan serat rami dan resin epoxy pada berbagai variasi paving block. Perbandingan serat rami : resin epoxy : semen komposit pada variasi 1 adalah 0% : 0% : 100% , pada variasi 2 adalah 0% : 30% : 70%, pada variasi 3 adalah 2% : 38% : 60%, dan pada variasi 4 adalah 4% : 36% : 60%. Hasil yang didapat adalah kekuatan impak terbesar adalah 0,0098 J/mm² yang terjadi pada paving block variasi 4. Sedangkan hasil kekuatan impak terkecil adalah 0,0018 J/mm² yang terjadi pada paving block variasi 2.
Analisis Daya Serap Air pada Komposit Abu Sekam Padi dengan Material Penguat Serat Pelepah Pisang
Penulis: Rahmadhani Dhea Ruci, Saskia Zahira Suraiya
Komposit merupakan gabungan dari dua atau lebih material dengan sifat mekanik yang lebih kuat dari bahan pembentuk serta menghasilkan suatu material baru yang lebih bermanfaat bagi kehidupan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kekuatan daya serap optimal dari komposit serat pelepah pisang untuk perbandingan serat dan resin yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah serat pelepah pisang yang memiliki orientasi serat sejajar. Komposit dicetak dengan epoksi digunakan sebagai matriks. Parameter yang digunakan yaitu penyerapan air selama 12-16 jam untuk setiap sampel komposit. Uji daya serap optimal yang diperoleh adalah 4 gram pada perbandingan 86% epoxy : 14% serat, yang paling sedikit menyerap air.
Pemanfaatan Limbah Dapur Kulit Wortel (Daucus carota subsp. Sativus) Sebagai Eco Enzyme untuk Membasmi Hama Kecoa
Penulis: Muhammad Hijrahazka Hafiyyan Laksono
Limbah dapur, terutama limbah organik seperti kulit wortel, menjadi sumber utama sampah di Indonesia, menyebabkan masalah bau tidak sedap dan lingkungan yang tidak nyaman. Serangga pengganggu seperti kecoa sering muncul dalam lingkungan yang kotor, menyebabkan ketidaknyamanan di rumah. Eco-enzim, campuran bahan alami yang difermentasi, telah dianggap sebagai solusi ramah lingkungan dalam mengatasi masalah ini. Studi ini bertujuan untuk menguji efektivitas eco-enzim limbah kulit wortel dalam membasmi kecoa dan menentukan konsentrasi yang paling efektif. Metode eksperimen digunakan dalam penelitian ini, dengan perlakuan berupa penyemprotan eco-enzim pada kecoa Amerika dengan berbagai konsentrasi. Hasil menunjukkan bahwa eco-enzim pada konsentrasi tertinggi (75%) memiliki tingkat kematian kecoa paling tinggi, mencapai 66%. Analisis fitokimia menunjukkan adanya senyawa kimia dalam kulit wortel yang dapat menjadi racun bagi kecoa. Namun demikian, tidak ada perbedaan signifikan dalam jumlah kematian antara variasi konsentrasi. Oleh karena itu, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengidentifikasi zat aktif dalam kulit wortel yang berpotensi sebagai eco-enzim antihama. Kata Kunci: Limbah dapur, kulit wortel, kecoa, eco-enzim, efektivitas, konsentrasi.
UJI EFEKTIVITAS PENGARUH ABU TERBANG BATU BARA (Fly Ash) dan CAMPURAN ABU AMPAS TEBU (Saccharum) terhadap SIFAT FISIK BETON sebagai BAHAN BANGUNAN
Penulis: Muhammad Gavindaffa Arifin, Muhammad Gavindaffa Arifin
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu fly ash dan limbah ampas tebu sebagai bahan pengganti semen. Abu fly ash dan abu ampas tebu dibuat sebagai variasi dalam mengetahui sifat fisik kuat beton untuk dijadikan bahan dasar bangunan. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental yang nantinya akan dilakukan di laboratorium untuk mengetahui kandungan yang terdapat di dalam abu ampas tebu dan abu fly ash yang digunakan dalam pembuatan campuran beton. Berdasarkan penelitian ini, dapat diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan limbah abu tebu (AAT) bersamaan dengan fly ash (FA) pada desain beton normal tidak menunjukkan peningkatan nilai kuat tekan. Nilai kuat tekan beton dengan AAT dan FA cenderung menurun dari patokan beton normal (20.29 MPa). Penambahan kadar AAT dan FA juga cenderung menurunkan nilai slump dan kemudahan pekerjaan campuran beton, meskipun masih berada dalam rentang desain. Penambahan AAT dan FA tidak berkorelasi konsisten dengan berat jenis beton kering. Saran bagi pihak pihak yang berkeinginan meneliti mengenai AAT dan FA pada campuran beton normal adalah bahwa perlu dipertimbangkan untuk menjadikan AAT dan FA sebagai bahan tambah, bukan bahan pengganti semen. Hal ini didasari nilai kuat tekan yang menurun cukup signifikan.
Pemanfaatan Ampas Teh dan Cangkang Telur Ayam sebagai Pupuk Organik pada Tanaman Cabai
Penulis: Thariq Ahmad Zakiy Athaillah, Muhammad Firyal Aufa
Saat ini penggunaan pupuk kimia sangat berlebihan, oleh sebab itu dibuatlah pupuk organic cair yang lebih efisien serta bahannya mudah diperoleh dari lingkungan sekitar. Efek samping dari penggunaan secara berlebihan juga merugikan lingkungan sekitar. Dengan itu pencegahannya salah satunya dengan pemberian pupuk organic cair yang lebih efisien ramah lingkungan dan pemanfaatan dari limbah yang jarang dimanfaatkan. Metode penelitian dilakukan pengamatan secara kualitatif serta pengaplikasian langsung di tanaman cabai rawit (Observasi). Hasil penelitian yang didapat adalah hasil respons pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsium anuum L.) terhadap pemberian pupuk organik cair cangkang telur (Ovairum testa) selama 2 bulan secara berkala dapat di simpulkan bahwa pada perlakuan P4 (200 ml pupuk organik cair cangkang telur) menghasilkan nilai rata-rata tertinggi pada pertumbuhan tinggi tanaman yaitu 14 cm, jumlah daun yaitu 12 helai dan diameter daun 18 cm, sedangkan nilai rata – rata terendah yaitu perlakuan P2 (100 ml pupuk organik cair ampas teh) yang menghasilkan tinggi pertumbuhan tinggi tanaman yaitu 2cm, jumlah daun yaitu 5 helai, dan diameter daun 0,9 cm. Serta agar pertumbuhan tanaman efektif, perbandingan komposisi antara pupuk cair dengan cangkang telur adalah perlakuan pada P4 yaitu 1:2.
Kurina Paper Soap: Inovasi Sabun Kertas dengan Ekstrak Pelepah Daun Pisang Karmilin dan Daun Rambutan sebagai Sabun Pensuci Najis sekaligus Penghambat Bakteri Staphylococcus aureus
Penulis: Erix Misbahuddin Tri Saputro, Muhammad Arjun Nabila
Kebutuhan media dalam mensucikan najis bagi sebagian masyarakat yang memiliki tuntutan pekerjaan yang berinteraksi dengan hewan atau barang-barang yang berpotensi terkena najis menjadi penting. Berkembangnya zaman kebutuhan media pensuci najis akan terus dibutuhkan oleh pekerja di klinik hewan, pershop, petcare, pasar, dan lainnya. Pensucian najis berat dilakukan dengan mencuci bagian badan yang terkena najis sebanyak 7 kali dan salah satunya menggunakan tanah. Kepraktisan pembersihan najis berat menjadi tantangan tersendiri, beberapa inovasi terus berkembang dalam pembuatan media pensucian najis yang lebih efisien dan mudah penggunaannya. Mineral tanah liat telah digunakan dalam industri baik industri kosmetik dan farmasi, salah satunya adalah kaolin, yang memiliki manfaat untuk kesehatan kulit. Di sisi lain, salah satu masalah kesehatan kulit yang sering terjadi diakibatkan oleh bakteri Staphylococcus aureus. Pelepah daun pisang karmilin dan daun rambutan yang jarang dimanfaatkan mengandung senyawa metabolit sekunder yang berperan penting dalam antibakteri. Oleh sebab itu peneliti pengembangkan produk inovatif Kurina paper soap, sabun tanah anti najis dan pengambat bakteri Staphylococcus aureus. Kurina paper soap melalui uji antibakteri Staphylococcus aureus mendapatkan hasil zona hambat sebesar 7,4 mm dengan kategori sedang, sedangkan kontrol positif menghasilkan zona hambat 2,1 mm dengan kategori lemah, dan kontrol negatif dengan zona hambat 0 mm dengan kategori lemah. Uji pH Kurina menghasilkan pH sebesar 7 sesuai dengan standar SNI sabun batang (SNI, 1994). Melalui uji organoleptik Kurina dinilai sebagai sabun yang berbusa, cukup melembapkan, kesat, bersih. cukup wangi, tidak tembus cahaya, sangat penting, dan efisien. Kkurina sabun kertas dari ekstrak pelepah daun pisang karmilin dan daun rambutan sebagai sabun pensuci najis sekaligus penghambat bakteri Staphylococcus aureus merupakan sabun ramah lingkungan yang praktis, ekonomis, dan efisien serta memiliki potensi sebagai produk khas Kabupaten Kudus yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan masyarakat. Kata Kunci: Daun Rambutan, Pelepah Daun Pisang, Sabun Kertas