1196 Hasil Pencarian

Pengaruh Struktur pada Reaktivitas Turunan Sinamaldehida dari Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) terhadap Pertumbuhan Lumut sebagai Upaya Konservasi Bangunan Menara Kudus

Penulis: Nasywa Zhafirah, Sabrina Qanita Zakhruf

Batu bata adalah salah satu bahan material sebagai bahan konstruksi, seperti pada pembuatan bangunan cagar budaya Menara Kudus. Namun, batu bata di Menara Kudus telah mengalami pelapukan secara biologis akibat tumbuhnya lumut. Alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut diantaranya dengan menggunakan minyak atsiri. Salah satu contoh minyak atsiri yang tepat untuk menghambat tumbuhnya lumut adalah minyak atsiri kayu manis yang mana didalamnya banyak mengandung senyawa sinamaldehid. Hal ini karena sinamaldehid telah diketahui memiliki aktivitas yang baik dalam menghambat tumbuhnya lumut. Tujuan penelitian ini adalah melakukan sintesis sinamaldehida dan turunannya untuk mengetahui karakteristik dan konsentrasi yang terbaik dalam mengendalikan pertumbuhan lumut. Penelitian dilakukan dengan mengisolasi senyawa sinamaldehid dari minyak kayu manis, sintesis turunan sinamaldehid, karakterisasi senyawa, dan pengujian hasil sintesis turunan sinamaldehid terhadap lumut. Hasil sintesis senyawa turunan sinamaldehid yang dihasilkan berupa 3,4-dimetoksi benzil alkohol yang memiliki berat molekul 168. Selain itu, konsentrasi hasil reaksi turunan sinamaldehid yang mengandung konsentrasi sebesar 5 M merupakan konsentrasi terbaik yang dapat digunakan sebagai penghambat pertumbuhan lumut. Hasil akhir terlihat bahwa warna lumut dapat mencapai skor 8 yang menunjukkan tanda kematian lumut. Kata Kunci: sinamaldehid, antilumut, rehabilitasi, benzaldehid, benzil alkohol

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

EFEKTIVITAS PUPUK KOMPOS SAMPAH RUMAH TANGGA DAN PUPUK KOMPOS CAMPURAN LIMBAH TULANG IKAN DENGAN AKAR KACANG TANAH (Arachis hypogaea) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI

Penulis: Zahra Rahmatunnisa, Rosfa Fauzia Hakim

Tanaman cabai merupakan salah satu tanaman yang memiliki peran penting dalam dunia pertanian Indonesia. Cabai banyak digunakan sebagai bumbu penyedap berbagai masakan, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun industri pengolahan makanan. Oleh karena itu produksi tanaman cabai menjadi salah satu fokus utama dalam perkembangan sektor pertanian. Akan tetapi, meskipun permintaan melesat naik, produksi cabai tetap menghadapi banyak tantangan, seperti defisiensi nutrisi yang memperlambat laju pertumbuhan tanaman. Salah satu cara dalam menanganinya adalah dengan pemberian pupuk kompos organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mana yang lebih efektif di antara pupuk kompos sampah rumah tangga dengan pupuk kompos campuran limbah tulang ikan dan akar kacang tanah bagi pertumbuhan tanaman cabai. Penelitian ini menggunakan empat tanaman cabai untuk pengujian. Tanaman cabai pertama sebagai variabel kontrol, tanaman cabai kedua diberi pupuk kompos limbah tulang ikan dengan akar kacang tanah, tanaman cabai ketiga diberi diberi pupuk kompos limbah rumah tangga, dan tanaman keempat diberi campuran kedua pupuk dengan perbandingan 1:1. Pengaplikasian dilakukan selama 4 hari sekali dalam kurun waktu 21 hari. Hasil penelitian menunjukan komposisi pupuk kompos yang berbahan dasar limbah tulang ikan dengan akar kacang tanah memberikan hasil pertumbuhan terbaik. Formulasi ini dapat dipilih sebagai komposisi optimal untuk tanaman cabai. Kata kunci: Tanaman Cabai, Pupuk Organik, Limbah Sampah Rumah Tangga, Limbah Tulang Ikan, Akar Kacang Tanah

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Pidu Youth Hero: Pengembangan Aplikasi Android Smart Digital Support System Berbasis ANFIS dengan Integrasi Beck Depression Inventory untuk Membantu Remaja Menghadapi Depresi

Penulis: Myiesha Ameera, Nayla Sofa’atin Nafisha

Depresi merupakan gangguan perasaan yang ditandai dengan afek disforik, seperti kehilangan kegembiraan atau gairah, serta gejala lainnya. Remaja yang mengalami depresi sering mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial dan mencapai potensi penuh mereka. Tingginya tingkat depresi pada remaja menjadi masalah serius karena dapat memengaruhi kesejahteraan dan masa depan mereka. Sekitar 10–20% anak dan remaja di dunia mengalami gangguan mental, dengan depresi sebagai salah satu yang paling umum. Biasanya, remaja yang mengalami depresi diarahkan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. Namun, dengan perkembangan teknologi, diperlukan aplikasi smart digital support system berbasis Android untuk membantu remaja mengenali dan mengatasi depresi. Pidu Youth Hero dikembangkan sebagai aplikasi berbasis Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) yang terintegrasi dengan Beck Depression Inventory-II (BDI-II). Metode BDI-II telah terbukti valid dalam mendeteksi tingkat depresi pada remaja, namun dalam beberapa kasus, psikolog memerlukan pendekatan tambahan untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Oleh karena itu, ANFIS digunakan sebagai sistem berbasis fuzzy inference yang mampu menyesuaikan analisis berdasarkan pola yang lebih kompleks. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan remaja dapat lebih mudah mengidentifikasi kondisi emosional mereka, meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan mental, serta mendapatkan motivasi untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik. Selain itu, aplikasi ini juga dapat menjadi alat bantu bagi psikolog dalam memberikan pendekatan yang lebih personal dan tepat sesuai dengan kondisi individu.

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Keefektifan Eco Enzyme dari Kubis (Brassica oleracea var. capitala) dan Kangkung Darat (lpomoea replans Poir) terhadap Limbah Minyak Pelumas Industri Bengkel

Penulis: Majida Najma Dhia, Naela Durrotul Muqoffa

Meningkatnya jumlah kendaraan yang disertai dengan meningkatnya jumlah bengkel mendatangkan limbah yang dapat menimbulkan dampak yang serius terhadap lingkungan. Pengolahan limbah secara ramah lingkungan diperlukan untuk mengurangi dampak limbah minyak pelumas bagi ekosistem. Eco enzyme merupakan cairan fermentasi limbah organik yang dapat digunakan sebagai agen biodegradasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas eco enzyme dari kubis (Brassica oleracea var. capitata) dan kangkung darat (Ipomoea reptans Poir) dalam menurunkan pencemaran minyak pelumas. Metode eksperimen digunakan dengan variasi jumlah gula jumlah gula merah yaitu 70 gram (F1), 80 gram (F2), dan 90 gram (F3). Parameter yang diamati meliputi nilai pH dan kadar minyak dan lemak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eco enzyme mampu menurunkan kadar pencemar secara signifikan. Formula F3 (gula merah 90 gram) menunjukkan nilai perubahan pH tertinggi yaitu dari 9 menjadi 7,5 dan menurunkan kadar minyak dalam perairan hingga 50% setelah 10 hari pengamatan. Penelitian ini menunjukkan bahwa eco enzyme berbasis sayuran dapat menjadi alternatif ramah lingkungan. Teknologi ini berpotensi diterapkan dalam pengolahan limbah industri bengkel. Pemanfaatan eco enzyme diharapkan dapat mengurangi pencemaran lingkungan akibat minyak pelumas. Kata Kunci: eco enzyme, kubis, kangkung darat, limbah minyak pelumas, biodegradasi.

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Prototipe Game X-ZUAN:The Virtual Extraction sebagai Media Pembelajaran Ekstraksi Pada Metode Maserasi

Penulis: Muh. Zulfi Nurrizqi, Muhammad Alif Nurrohman

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe game edukasi bernama X-ZUAN sebagai media pembelajaran yang interaktif mengenai proses ekstraksi dengan metode maserasi. Metode penelitian yang digunakan adalah model ADDIE, yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Uji coba terbatas dilakukan kepada 10 siswa MAN 2 Kudus. Hasil pretest menunjukkan rata-rata pemahaman siswa sebesar 53%, meningkat menjadi 80% setelah menggunakan aplikasi game X-ZUAN. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis game edukasi berpotensi meningkatkan efektivitas pembelajaran sains, khususnya materi ekstraksi zat.

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Pengaruh Pupuk Organik Cair dari Kulit Bawang Merah (Allium cepa L. var. aggregatum) dan PSB (Photosynthetic Bacteria) untuk Mempercepat Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa subsp. Chinensis)

Penulis: Ahmad Zaini Zein, Fikri Aulia Fatimah Azzahra

Produksi pakcoy di Indonesia pada tahun 2017 hingga 2019 kian tahun kian menurun, sedangkan permintaan pasar akan produksi sayur meningkat. Di sisi lain produksi bawang merah pada tahun 2017 hingga 2019 meningkat, mengakibatkan limbah bawang merah melimpah. Masalah limbah ini bisa diselesaikan dengan memanfaatkannya sebagai pupuk organic cair. Pupuk organik cair memiliki unsur hara yang lengkap jika dibandingkan pupuk anorganik, tetapi tersedia dalam jumlah yang sedikit. Oleh itu, penambahan photosynthetic bacteria (PSB) juga perlu sebagai nutrisi yang melengkapi kebutuhan unsur hara tanaman. Berdasarkan hal tersebut maka perlu pengkajian terhadap efektivitas pupuk organic cair (POC) kombinasi limbah kulit bawang merah dan psb. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh POC kombinasi limbah kulit bawang merah dan PSB. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan masing masing 3 pengulangan dengan konsentrasi P0 (0%), P1 (40%), P2 (50%), dan P3 (60%). Parameter pertumbuhan yang diamati adalah tinggi tanaman dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC berpengaruh positif terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy pada kedua parameter yang diamati. Perlakuan yang optimal untuk tinggi tanaman ialah P2 (50%) dan jumlah daun P3 (60%). Kata Kunci: Bawang Merah, PSB, Pakcoy, Pupuk Organik Cair

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

OPTIMASI JUMLAH PRODUKSI PRODUK MENGGUNAKAN METODE LINEAR PROGRAMMING PADA KANTIN MAN 2 KUDUS

Penulis: Arief Hidayat, Azzura Noaichi Cahaya Rahmat

Persaingan di bidang industri saat ini makin ketat dan sulit, agar mampu bersaing di pasar sebuah usaha juga harus mengoptimalkan produksinya sesuai dengan sumber daya yang ada sehingga produsen dapat memaksimalkan keuntungan atau laba. Hal ini dapat dilihat dari Kantin MAN 2 Kudus pengelolaan yang kurang baik dan perencanaan produksi yang optimal belum dilakukan sehingga banyak produk yang tidak efektif dan efisien yang berdampak pada laba usaha. Melihat permasalahan tersebut maka permasalahan pembahasan dalam penelitian yang akan dibahas dirumuskan adalah mengetahui keuntungan maksimum yang dapat didapatkan oleh Kantin MAN 2 Kudus dan mengetahui banyak barang yang harus di jual Kantin MAN 2 Kudus untuk mendapatkan keuntungan maksimal Dalam penelitian ini bersifat kualitatif dan kuantitatif. Pengelolaan data kualitatif dilakukan secara deskriptif, meliputi proses produksi dan gambaran kondisi usaha. Pengelolaan data kuantitatif meliputi harga jual produk, keuntungan penjualan, penggunaan sumber daya dan kapasitas produksi. Hasil penelitian yaitu pedagang masih dapat meningkatkan keuntungan dari proses optimasi sebesar Rp1.418.000,00 dengan memproduksi bakwan sebanyak 40 buah, mendoan sebanyak 97 buah, rolade sebanyak 28 buah, tahu isi sebanyak 25 buah, rames sebanyak 86 buah, pecel sebanyak 20 buah, ayam sebanyak 98 buah, dan Soto sebanyak 22 buah selama lima hari. Kata kunci : Linear Programming, optimasi, kantin, gurobi, keuntungan

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

UJI ORGANOLEPTIS EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper ornatum) DAN LIDAH BUAYA (Aloe vera) SEBAGAI SEDIAAN SAMPO ANTI KUTU (Pediculus humanus)

Penulis: Syahira Putri Priyani, Azkiya Humaira

Pediculus humanus atau yang biasa kita kenal sebagai kutu rambut merupakan parasit yang hidup di bagian kulit kepala manusia. Kutu rambut dapat berpindah ke kepala orang lain melalui kontak langsung maupun tidak langsung dengan penderita. Salah satu solusi untuk menangani masalah ini adalah dengan menggunakan campuran bahan alami yang memiliki kandungan flavonoid dan alkaloid. Ekstrak daun sirih merah (Piper ornatum) dan lidah buaya (Aloe vera) merupakan dua bahan alami yang memiliki kandungan tersebut, sehingga dapat digunakan untuk menjadi sebuah solusi permasalahan kutu rambut dan diinovasikan menjadi suatu produk sampo. Uji organoleptis ekstrak daun sirih merah (Piper ornatum) dan lidah buaya (Aloe vera) sebagai sediaan sampo anti kutu dilakukan oleh peneliti dengan formulasi 3:1, 1:2, 2:1 dan masing-masing menunjukkan hasil formulasi bahan sediaan sampo anti kutu yang diinginkan dengan bau, tekstur, dan aroma yang cukup aman digunakan.

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

NOBIDE : Potensi Ekstrak Pakis (Diplazium esculentum) sebagai NEW-BIOPESTICIDE untuk Mengendalikan Hama Belalang Hijau (Oxya chinensis) pada Tanaman Padi (Oryza sativa)

Penulis: Olfat Asykar Razzan, Arga Sultan Saif Budi Anggoro

Tujuan peneliti melakukan penelitian ini adalah untuk mengkaji potensi ekstrak pakis (Diplazium esculentum) sebagai biopestisida alami (NOBIDE) dalam mengendalikan hama belalang hijau (Oxya chinensis) pada tanaman padi (Oryza sativa). Alternatif ramah lingkungan semakin diperlukan mengingat maraknya penggunaan pestisida kimia yang berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan manusia. penelitian ini menggunakan metode yang meliputi proses ekstraksi daun pakis, skrining fitokimia, uji komposisi, serta uji efektivitas terhadap belalang hijau. Uji komposisi dilakukan dengan variasi konsentrasi ekstrak pakis dan frekuensi penyemprotan pada tanaman padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam membunuh hama belalang hijau, formulasi NOBIDE dengan komposisi ekstrak pakis 25 ml : 100 ml aquades dan dosis 4 kali penyemprotan dalam seminggu memberikan efektivitas yang terbaik. peneliti menyimpulkan bahwa ekstrak daun pakis bermanfaat sebagai biopestisida ramah lingkungan untuk mengendalikan hama belalang hijau pada tanaman padi. Penggunaan NOBIDE diharapkan dapat menjadi solusi alternatif dalam mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia serta mendukung pertanian berkelanjutan. Kata kunci: NOBIDE, biopestisida, Diplazium esculentum, Oxya chinensis, Ekstraksi, skrining fitokimia.

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Edible Straw Ramah Lingkungan dari Limbah Rumput Laut (Eucheuma cottonii) dan Kitosan Cangkang Udang (Litopenaeus vannamei)

Penulis: Abyan Akmal faozan, Anggito Tyas Wibisono

Sampah plastik, terutama sedotan sekali pakai, menjadi salah satu penyebab pencemaran lingkungan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Edible Straw ramah lingkungan berbahan dasar limbah rumput laut (Eucheuma cottonii) dan kitosan dari cangkang udang (Litopenaeus vannamei). Metode penelitian meliputi pengolahan sampel, pembuatan Edible Straw dengan berbagai komposisi bahan, serta pengujian terhadap daya tahan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi terbaik diperoleh pada perbandingan 15 gram tepung dan 7,5 gram gelatin, yang menghasilkan sedotan dengan tekstur optimal, elastisitas yang baik, serta ketahanan terhadap air panas dan air suhu ruang. Uji daya tahan menunjukkan bahwa Edible Straw mampu bertahan dalam air panas selama 12 menit dan dalam air suhu ruang selama 90 menit sebelum mengalami degradasi. Selain itu, produk ini dapat disimpan hingga 7 hari pada suhu ruang tanpa mengalami perubahan signifikan. Dengan adanya inovasi ini, Edible Straw berbasis rumput laut dan kitosan dapat menjadi solusi alternatif untuk mengurangi penggunaan sedotan plastik, mendukung keberlanjutan lingkungan, serta meningkatkan nilai tambah limbah perikanan. Kata kunci: Edible Straw, rumput laut, kitosan, sedotan ramah lingkungan, pengolahan limbah

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail