1196 Hasil Pencarian

FORMULASI MASKER WAJAH BUBUK DARI EKSTRAK LIMBAH BIJI PEPAYA (Carica Papaya L.) UNTUK KULIT BERJERAWAT

Penulis: Lathifah Khoirun Nisa, Camila Fatma Azzahra

Masker merupakan salah satu pembersih kulit wajah yang efektif. Masker memiliki khasiat sebagai deep cleansing, membersihkan kotoran pada lapisan kulit lebih dalam, mengikat sel-sel kulit yang telah mati, memperkecil pori-pori kulit, membersihkan sisa-sisa lemak berlebih pada permukaan kulit wajah, mengurangi iritasi kulit, menghaluskan lapisan kulit terluar dan menutrisi kulit, sehingga tampak cerah. Penelitian ini menggunakan ekstrak biji pepaya yang memiliki kandungan alkaloid, polivenol dan flavonoid. Alkaloid yang terkandung dalam biji pepaya merupakan jenis karpain yang memiliki aktivitas anti bakteri. Keunggulan masker adalah cara pembuatannya dapat diolah dengan cara yang sederhana. Masker dalam penelitian ini dibuat dalam bentuk serbuk agar lebih mudah dalam penggunaan dan penyimpanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil formulasi masker serbuk ekstrak biji pepaya sebagai anti jerawat yang memenuhi parameter uji meliputi uji fisik, uji organoleptik, uji iritasi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional eksperimental. Hasil uji organoleptik masker berbentuk serbuk berwarna coklat muda, beraroma bunga mawar dan bertekstur lembut, laju alir lebih dari 9 detik. Hasil uji iritasi terhadap 12 relawan tidak menunjukkan adanya reaksi iritasi.

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Formulasi Krim Tabir Surya Alami dari Ekstrak Etanol Daun Melinjo (Gnetum gnemon) dan Tomat (Lypersicum escullentum Mill)

Penulis: Fiyaal Azmi Nafiis, Azza Noor Arieva

ABSTRAK Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang mengalami paparan sinar matahari intens sepanjang tahun. Radiasi ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti penuaan dini, sunburn, hingga risiko kanker kulit. Penggunaan tabir surya merupakan solusi utama untuk melindungi kulit dari efek buruk sinar UV. Namun, tabir surya berbasis bahan kimia dapat menimbulkan efek samping, seperti iritasi kulit dan gangguan kesehatan akibat kandungan antioksidan sintetis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis karakteristik krim tabir surya berbahan alami dari ekstrak daun melinjo (Gnetum gnemon) dan tomat (Lypersicum escullentum Mill), yang kaya akan flavonoid dan likopen sebagai antioksidan alami. Formulasi krim tabir surya dikembangkan dengan memperhatikan parameter mutu fisik, seperti organoleptik, homogenitas, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun melinjo dan tomat menghasilkan krim tabir surya dengan karakteristik fisik yang baik serta kemampuan proteksi optimal terhadap sinar UV. Dengan demikian, penggunaan bahan alami dalam produk tabir surya dapat menjadi alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan dibandingkan produk berbahan kimia sintetis. Kata kunci: antioksidan, daun melinjo, flavonoid, likopen, sinar UV, tabir surya, tomat

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Pemanfaatan Limbah Batang Tembakau (Nicotiana tabacum) sebagai BIOCHAR untuk Memperbaiki Unsur Hara dalam Tanah dan Mencegah Pemanasan Global

Penulis: Risa Diah Saida, Anisah Diah Indriani

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan limbah batang tembakau (Nicotiana tabacum) sebagai biochar dalam memperbaiki unsur hara tanah serta kontribusinya dalam mitigasi pemanasan global. Biochar diproduksi melalui proses pirolisis pada suhu 400–600°C dan dikarakterisasi berdasarkan tekstur, warna, dan kandungan kimianya. Selanjutnya, biochar diaplikasikan pada tanaman selada (Lactuca sativa) dengan dosis berbeda (0–10 g/m²), dan diamati pengaruhnya terhadap pH tanah, suhu tanah, tinggi tanaman, dan jumlah daun. Hasil menunjukkan bahwa biochar memiliki struktur berpori dengan kandungan karbon tinggi dan efektif meningkatkan kualitas tanah, yaitu menaikkan pH tanah dari 5,05 menjadi 6,45 serta menurunkan suhu tanah dari 30,4°C menjadi 28,4°C. Aplikasi biochar juga meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah daun secara signifikan. Dengan demikian, biochar dari limbah batang tembakau berpotensi sebagai pembenah tanah yang ramah lingkungan dan solusi dalam mengurangi emisi karbon di atmosfer.

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Efektivitas Pestisida Nabati Dari Ekstrak Tanaman Hias Daun Miana (Coleus scutellarioides) Untuk Mengendalikan Hama Kutu Putih (Pseudococcidae) pada tanaman mangga (Mangifera indica L.)

Penulis: Anisa Fitria Nurhikmah

ABSTRAK Peningkatan penggunaan pestisida kimia dalam bidang pertanian telah menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan dan kesehatan, seperti pencemaran tanah, resistensi hama, serta dampak toksik terhadap manusia dan organisme non-target. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Salah satu solusi yang potensial adalah penggunaan pestisida nabati, yaitu pestisida yang berasal dari bahan- bahan alami tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pestisida nabati dalam mengendalikan hama pada tanaman hortikultura, serta mengevaluasi dampaknya terhadap pertumbuhan tanaman dan keberlangsungan ekosistem pertanian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen laboratorium dan uji lapangan menggunakan ekstrak daun miana (Coleus atropurpureus) sebagai bahan aktif pestisida nabati terhadap kutu putih (Pseudococcus sp.) pada tanaman mangga (Mangifera indica). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pestisida nabati memiliki efektivitas yang signifikan dalam menekan populasi hama, tanpa menyebabkan dampak negatif terhadap tanaman dan lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, pestisida nabati dapat menjadi alternatif yang efektif dan berkelanjutan dalam sistem pertanian organik. Saponin, tanin, flavonoid, dan alkanoid yang terkandung dalam daun miana merupakan bahan aktif yang efektif untuk mengatasi hama kutu putih. Keunggulan pestisida ini adalah cara pembuatannya mudah dan bahannya sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi pestisida nabati dari ekstrak daun miana sebagai anti hama yang memenuhi parameter uji efektivitas di laboratorium dan uji efektivitas dilapangan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional eksperimental. Hasil uji efektivitas di laboratorium didapatkan bahwa pestisida ini memiliki pH 5, kadar air 50%, warna cenderung coklat, tekstur cair, aroma menyengat, dan terdapat formulasi yang mengendap dan tidak mengendap. Pada hasil uji efektivitas di lapangan didapatkan bahwa suhu dari hari pertama sampai hari kelima cenderung fluktuatif, dan terdapat perbandingan angka kematian kutu putih pada F1, F2, F3, dan pestisida kimia Kata kunci: pestisida nabati, pestisida kimia, pengendalian hama, daun miana, kutu putih

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Baby Oral Gel : Penghambat Bakteri Streptococcus Mutans Penyebab Karies Gigi Bayi dari Kombinasi Ekstrak Kulit Nanas (Ananas comosus) dan Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiaca)

Penulis: Nadia Misky Maulia, Amelia Noor Rosyidah

Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang umum terjadi pada anak-anak di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 90,05%. Penyebab utama karies adalah bakteri Streptococcus mutans, yang menghasilkan asam dari fermentasi karbohidrat. Pasta gigi komersial yang beredar luas sering mengandung bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi dan efek samping dalam penggunaan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi optimal dari kombinasi ekstrak kulit nanas dan kulit pisang kepok dalam pembuatan Baby Oral Gel, serta menguji efektivitasnya dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium dengan pendekatan kuantitatif. Ekstraksi bahan dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Formulasi gel dibuat dengan berbagai kombinasi konsentrasi ekstrak, kemudian diuji melalui uji stabilitas pH dan uji perbandingan menggunakan cangkang telur puyuh sebagai model enamel gigi bayi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi gel dengan konsentrasi ekstrak kulit nanas yang lebih tinggi (F3) dan formulasi dengan konsentrasi ekstrak kulit pisang kepok yang lebih tinggi (F1) memiliki pH yang stabil dan menunjukkan efektivitas optimal dalam menghambat pertumbuhan S. mutans, ditunjukkan melalui uji pemudaran warna pada cangkang telur. Penelitian ini penting untuk dikembangkan sebagai solusi inovatif dalam mencegah karies gigi bayi menggunakan bahan alami yang aman dan ramah lingkungan. Baby Oral Gel berbasis ekstrak kulit nanas dan pisang kepok berpotensi menjadi alternatif pasta gigi bebas bahan kimia yang efektif dan ekonomis, serta berkontribusi pada pemanfaatan limbah buah secara lebih optimal. Kata kunci: Baby Oral Gel, karies gigi bayi, kulit nanas, kulit pisang kepok, Streptococcus mutans

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

KESANTUNAN BERBAHASA ANTAR SISWA DI MAN 2 KUDUS KAJIAN LINGUISTIK ISLAM

Penulis: Sri Risnawati, Aisyah Fitri Amalia

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesantunan berbahasa yang terjadi dalam interaksi antarsiswa di MAN 2 Kudus serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh fenomena lunturnya nilai kesantunan di kalangan pelajar akibat pengaruh lingkungan sosial, media, dan gaya komunikasi figur publik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memahami pentingnya penggunaan bahasa yang sopan, terutama dalam komunikasi dengan guru. Namun, masih ditemukan kurangnya penerapan etiket sosial dalam interaksi sehari-hari antarsiswa. Faktor utama yang memengaruhi pembentukan sikap dalam berbahasa adalah lingkungan keluarga, peran guru, dan aturan sekolah. Selain itu, siswa menyadari pentingnya menghindari konflik melalui komunikasi yang sopan dan menunjukkan kesediaan untuk menegur atau menasihati teman yang tidak santun. Penelitian ini menegaskan bahwa kesantunan berbahasa tidak hanya mencerminkan nilai moral individu, tetapi juga berperan penting dalam menciptakan suasana belajar yang harmonis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan strategi pembinaan karakter di lingkungan pendidikan Islam. Kata Kunci: kesantunan berbahasa, siswa, sikap

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Analisis Pemanfaatan dari Teh Chamomila (Matricia Recutita) untuk meningkatkan kualitas tidur

Penulis: Ahmad Dhiyaul Haq

Kualitas tidur yang buruk merupakan permasalahan kesehatan yang kian meningkat di tengah gaya hidup modern yang serba cepat. Salah satu alternatif alami yang banyak digunakan untuk mengatasi gangguan tidur adalah teh chamomila (Matricaria recutita), yang dikenal memiliki efek sedatif ringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teh chamomila dalam meningkatkan kualitas tidur. Metode yang digunakan meliputi studi literatur terhadap berbagai penelitian terdahulu serta pengumpulan data melalui observasi dan kuesioner kepada responden yang mengonsumsi teh chamomila secara rutin. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan senyawa aktif seperti apigenin dalam chamomila berkontribusi terhadap efek relaksasi dan pengurangan kecemasan, yang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas tidur. Kesimpulannya, teh chamomila dapat menjadi salah satu pilihan terapi herbal yang efektif dan aman untuk membantu meningkatkan kualitas tidur, terutama pada individu dengan keluhan insomnia ringan hingga sedang. Kata kunci: teh chamomila, Matricaria recutita, kualitas tidur, apigenin, terapi herbal

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Pengembangan bubur instan balita tinggi nutrisi berbahan dasar ganyong (Canna Edulis) khas Kudus terfortifikasi hati ayam, daun kelor, dan kacang kedelai

Penulis: Rasya Galih Saputra, Ahmad Bagas Aji Darma Utama

Kasus gizi buruk perlu mendapat perhatian lebih karena dapat berdampak signifikan terhadap perkembangan pada kehidupan anak hingga dewasa. Kebutuhan gizi padatmerupakan salah satu hal yang krusial bagi balita. Pada penelitian ini dilakukan inovasi pembuatan bubur instan bagi balita sebagai MP-ASI yang terbuat dari tepung jangklong yang tidak mengandung gluten. Tepung jangklong dilakukan fortifikasi hati ayam, daun kelor, dan kacang kedelai sebagai upaya pencegahan gizi buruk Penelitian menggunakan metode kualitatif untuk melihat kandungan masih masing bahan menggunakan uji reagen biuret, iodine, benedict, dan kertas buram. bahan-bahan bubur yang mengandung protein terdiri dari tepung hati ayam, bubuk kedelai, dan susu bubuk. Bubuk daun kelor dan tepung jangklong mengandung karbohidrat. Ayam, kedelai, dan susu bubuk positif mengandung lemak. Susu bubuk, bubuk kedelai, bubuk daun kelor dan tepung ganyong mengandung glukosa. Dari pengujian tersebut bubur memiliki kandungan gizi yang padat yang dapat menjadi solusi praktis gizi buruk balita. Selain itu, bubur ganyong dapat memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat dan menyejahterakan petani ganyong khususnya di Kabupaten Kudus.

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Dampak Cyberbullying terhadap Kesehatan Mental di Kalangan Siswa-siswi MAN 2 Kudus Tahun Pelajaran 2024/2025

Penulis: Agni Aulia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara cyberbullying dan kesehatan mental pada siswa-siswi yang bersekolah di MAN 2 Kudus. Cyberbullying menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan mental pada siswa. Metode penelitian ini menggunakan dengan metode proportional random sampling dan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan data berupa survei dan teknik analisis dengan bantuan software SPSS Statistics 22. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 10 sampai kelas 12. Jumlah subjek pada penelitian ini sebanyak 66 subjek dengan 11 subjek berjenis kelamin laki-laki dan 55 berjenis kelamin perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberbullying memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan mental siswa-siswi, dengan nilai signifikasi sebesar 0.000. Hasil juga menunjukkan 80% peserta didik mengalami perasaan cemas dan tertekan setelah mengalami cyberbullying. Oleh karena itu, pihak sekolah dan orang tua diharapkan dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi siswa, baik di dunia nyata maupun di dunia maya, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka secara keseluruhan.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Penanganan Kutu Putih (Phenacoccus manihoti) Pada Tanaman Singkong (Manihot esculenta) Menggunakan Pestisida berbahan Minyak Neem (Azadirachta indica)

Penulis: Pramudya Azka AUfa, Adrik Fairus

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pestisida berbahan minyak mimba (Azadirachta indica) dalam mengendalikan kutu putih (Phenacoccus manihoti) pada tanaman singkong (Manihot esculenta). Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan perlakuan tiga formula: Formula 1, Formula 2, dan kontrol (tanpa perlakuan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Formula 1 lebih efektif dibandingkan Formula 2, dengan tingkat kematian kutu putih yang cukup signifikan. Pada kontrol, hanya tercatat 2 ekor yang mati secara alami. Formula 1 dinilai lebih optimal karena konsentrasi minyak mimba yang tepat dan pencampuran yang efisien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pestisida berbahan minyak mimba dapat menjadi alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan dan ekonomis. Disarankan untuk mengembangkan formulasi lebih lanjut, melakukan uji jangka panjang, dan mengaplikasikan formula ini pada skala lapangan serta tanaman lain.

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail