1196 Hasil Pencarian

LESTARYY: INOVASI PEMBUATAN TALLOW BALM YANG BERBAHAN DASAR LEMAK SAPI (Tallow) DAN STRAWBERRY (Fragaria x ananassa var duchesne)

Penulis: Luna Ashalina Maulida, ‘Aisyah Azzahwa Baihaqi

Bibir kering merupakan masalah umum yang banyak dialami oleh masyarakat, terutama akibat paparan lingkungan seperti cuaca panas, udara kering, dehidrasi, serta kebiasaan menjilat bibir yang dapat menyebabkan retakan, peradangan, bahkan infeksi jika tidak ditangani dengan tepat. Kondisi ini mendorong perlunya pengembangan produk perawatan bibir yang aman, efektif, dan berasal dari bahan alami. Salah satu alternatif yang berpotensi untuk dikembangkan adalah tallow balm, yaitu produk pelembab bibir berbahan dasar lemak sapi (tallow) yang kaya akan asam lemak esensial, bersifat emolien, serta dilengkapi dengan ekstrak strawberry (Fragaria x ananassa var. duchesne) yang mengandung antioksidan, vitamin C, dan asam salisilat yang bermanfaat bagi kesehatan kulit bibir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan tallow balm dengan penambahan ekstrak strawberry, menguji kualitas, keamanan, dan efektivitasnya, serta mengkaji potensi komersialisasi produk tersebut sebagai alternatif perawatan bibir yang alami dan ekonomis. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2026 secara mandiri di rumah. Lemak sapi diekstraksi menggunakan metode wet rendering, kemudian dicampurkan dengan ekstrak strawberry hingga membentuk sediaan balm. Produk yang dihasilkan selanjutnya diuji melalui tiga tahap, yaitu: (1) uji homogenitas untuk menilai keseragaman campuran dengan cara mengamati sediaan pada kaca objek, (2) uji stabilitas selama 30 hari untuk mengamati perubahan bentuk, warna, dan aroma pada suhu ruang, serta (3) uji kesukaan yang melibatkan 30 orang panelis dengan parameter penilaian meliputi tekstur, aroma, kelembapan, dan kemudahan pengolesan Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk tallow balm yang dihasilkan memiliki campuran yang homogen, ditandai dengan tidak adanya butiran kasar dan tekstur yang seragam. Sediaan juga terbukti stabil selama 30 hari penyimpanan tanpa perubahan signifikan pada bentuk dan aroma. Berdasarkan uji kesukaan, produk mendapatkan rata-rata skor sebesar 88,5% yang termasuk dalam kategori "Suka". Parameter kelembapan mendapatkan nilai tertinggi sebesar 95,8% (kategori "Sangat Suka"), sementara parameter tekstur mendapatkan nilai terendah sebesar 79% (kategori "Cukup Suka"). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa tallow balm berbahan dasar lemak sapi dan ekstrak strawberry terbukti homogen, stabil, dan memiliki tingkat penerimaan yang baik, sehingga berpotensi menjadi alternatif produk perawatan bibir yang alami, aman, dan ekonomis untuk dikembangkan lebih lanjut.

MIPA dan Teknik Tahun 2022/2023
Lihat Detail

TETAKAN: Rekonstruksi Anomali Praktik Khitan Perempuan Pada Keluarga Jawa ( Studi kasus di desa Jekulo, kota Kudus)

Penulis: Andien Lamia Mumtazah, Thalenta Kana Sasmita

Kesehatan reproduksi merupakan hak fundamental bagi setiap individu, termasuk perempuan. Namun, praktik khitan perempuan atau Female Genital Mutilation (FGM) masih berlangsung di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya di Kota Kudus, di mana praktik ini dikenal dengan sebutan Tetakan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji praktik Tetakan dalam perspektif antropologi budaya, memahami rekonstruksi anomali dari sisi medis, serta menganalisis peran tenaga medis dalam menangani dampak yang ditimbulkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan keluarga yang masih menjalankan Tetakan, observasi lapangan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tetakan di Desa Jekulo masih dilakukan, baik oleh dukun bayi maupun tenaga kesehatan. Rekonstruksi anomali dilakukan dengan mengubah metode khitan yang sebelumnya berisiko menjadi lebih aman di bawah pengawasan tenaga medis. Namun, tantangan tetap ada, terutama terkait dengan persepsi masyarakat yang masih menganggap Tetakan sebagai tradisi yang harus dipertahankan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru mengenai praktik khitan perempuan dalam konteks budaya Jawa serta mendukung upaya tenaga medis dan pemerintah dalam mengedukasi masyarakat mengenai dampak serta alternatif yang lebih aman terhadap praktik ini.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Perubahan Pola Komunikasi Sebagai Solusi Remaja Penderita Self Harm

Penulis: Indriana Liztya Hidayati, Tasya Alicia

Self-harm merupakan perilaku menyakiti diri sendiri yang dilakukan sebagai respons terhadap tekanan emosional, yang semakin meningkat di kalangan remaja. Fenomena ini sering terjadi tanpa terdeteksi oleh lingkungan sekitar, sehingga diperlukan pendekatan yang efektif dalam pencegahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi interpersonal dalam mencegah dan mengurangi perilaku self-harm pada remaja. Pendekatan penetrasi sosial digunakan sebagai kerangka konseptual untuk memahami bagaimana komunikasi yang intim dan terbuka dapat membantu remaja menyalurkan emosinya secara sehat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap remaja yang mengalami self-harm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang baik, terutama dalam lingkungan keluarga dan pertemanan, berperan signifikan dalam mengurangi kecenderungan self-harm. Oleh karena itu, peningkatan pola komunikasi yang sehat menjadi solusi efektif dalam menangani permasalahan ini.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Efektivitas Tendensi Adiktif Internet Peserta Didik Kelas XII IPS MAN 2 Kudus

Penulis: Zacky Dhanendra Birton, Razzra Shahnabeel Herdian Zubir

Perkembangan internet telah menjadi pendorong utama transformasi digital di seluruh dunia dan generasi. Sejak awalnya sebagai proyek militer, internet berkembang menjadi jaringan global yang memungkinkan pertukaran informasi dan interaksi antar individu. Namun, seiring waktu, perkembangan ini juga menyulut maraknya kasus adiktif internet. Fenomena adiktif internet mencakup ketergantungan pada aktivitas online seperti media sosial, kecepatan koneksi, dan konten yang menarik telah memperkuat ketergantungan ini. Dampak dari adiktif internet meliputi gangguan tidur, kurangnya aktivitas sosial, kurangnya relasi antar individu, dan penurunan produktivitas seseorang. Perkembangan internet yang pesat telah membawa manfaat besar, tetapi perlu juga diimbangi dengan kesadaran akan potensi dampak negatifnya, khususnya terkait adiktif internet. Oleh sebab itu, peneliti ingin mengadakan penelitian dengan judul karya tulis ilmiah “Efektivitas Tendensi Adiktif Internet Peserta Didik Kelas XII IPS MAN 2 Kudus”. Studi penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengukur tingkat adiksi internet dan dampaknya terhadap aspek kinerja akademis dan kehidupan sosial peserta didik di lingkungan madrasah. Data dikumpulkan melalui kuesioner google form yang disebarluaskan kepada responden yakni peserta didik kelas XII IPS MAN 2 Kudus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik memiliki kecenderungan adiktif terhadap internet dalam kategori sangat tinggi, yang dapat meningkatkan kinerja akademis. seperti pengelolaan waktu penggunaan internet, menambah informasi dan wawasan peserta didik dengan adanya kemudahan akses internet, sehingga pemanfaatan internet yang bijak dapat membantu peserta didik mencapai keseimbangan antara kehidupan akademik dan sosial mereka.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Makna Filosofis Jalan Labirin di Desa Langgardalem Kudus

Penulis: Muhammad Rafi Abdani, Raihan Wildan Ramadhan

Jalan labirin di Desa Langgardalem Kudus merupakan representasi dari perjalanan spiritual yang kompleks. Melalui analisis ini, dapat disimpulkan bahwa labirin tidak hanya berfungsi sebagai struktur fisik tetapi juga sebagai simbol filosofis yang mendalam mengenai pencarian makna hidup, keterhubungan dengan alam, dan praktik spiritual. Dengan demikian, labirin menjadi tempat yang signifikan bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan yang penuh arti dan refleksi spiritual.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Proses Adaptasi Mantan Napi Kembali ke Kampung Halaman

Penulis: Raina Ayu Maheswari, Nayla Izdiana

Proses Adaptasi Mantan Napi Kembali ke Kampung Halaman, Nayla Izdiana, Raina Ayu Maheswari, 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adaptasi mantan napi dalam kembali ke lingkungan masyarakat dan respon masyarakat ketika berinteraksi kembali dengan mantan napi, selain itu mengubah cara pandang masyarakat kepada mantan napi, dan menghilangkan tradisi labelling kepada mantan napi agar mereka dapat menjalankan kehidupannya dengan damai dan nyaman seperti masyarakat lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumplan data menggunakan wawancara dan studi pustaka. Mantan napi memiliki harapan untuk dapat berinteraksi dan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas dari rutan. Mantan napi telah menyesali perbuatannya dan ingin kembali untuk mencari pekerjaan yang halal. Namun, pandangan negatif masyarakat membuatnya menjadi kesulitan dalam mencari pekerjaan. Proses adaptasi mantan nap? dalam masyarakat tidaklah mudah. Setelah keluar dari rumah tahanan (rutan), langkah pertama yang dilakukan oleh narasumber adalah berinteraksi kembali dengan keluarga. Keluarga menjadi elemen penting dalam mendukung pemulihan mental dan sosial mantan napi setelah menjalani masa hukuman. Dukungan keluarga membantu narasumber dalam menghadapi tantangan yang ada di lingkungan sosialnya. Mantan napi harus terus berusaha menunjukkan perubahan positif melalui perilaku dan interaksi yang baik. Menjadi pribadi yang aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan dapat membantu mantan napi mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat. Bagi masyarakat, diharapkan agar lebih terbuka dalam menerima mantan napi. Stigma negatif dan prasangka terhadap mantan napi perlu dikurangi. Masyarakat diharapkan tidak langsung menghakimi atau menjauhi mantan napi karena semua orang berhak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri. Label "mantan napi tidak boleh menjadi alasan untuk mendiskriminasi seseorang, Masyarakat harus bersikap waspada, tetapi harus bersikap adil dan tidak mendiskriminasi tanpa alasan yang jelas, sehingga mereka tidak merasa terisolasi dan dapat lebih mudah dalam beradaptasi. Kata kunci: Labelling. Mantan Napi, Adaptasi

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Kualitas Pelayanan Kantin terhadap Kepuasan Peserta Didik Kelas XI IPS MAN 2 Kudus

Penulis: Safina Najwa Azzahra, Mufidaturrizqi Fauziah

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui seberapa besar penilaian Kualitas Pelayanan Kantin terhadap Kepuasan Peserta Didik (2) mengetahui faktor yang dapat mempengaruhi kualitas pelayanan (3) mengetahui faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan sekaligus penjelasan dari kantin. Penelitian ini merupakan penelitian Ex Post Facto dan dilakukan di MA N 2 KUDUS pada kelas XI Jurusan IPS dengan jumlah responden sebanyak 46 Siswa. Data pada penelitian ini diambil dengan menggunakan angket berbasis platform google form. Angket dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok untuk mengungkap kealitas pelayanan dan kepuasan pelanggan. Teknik analisis yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah Analisis korelasi Product Moment Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kualitas pelayanan berpengaruh kuat terhadap kepuasan pelanggan. (2) faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan yaitu: pemahaman pegawai kantin terhadap produk yang dijualnya, kesiapan pegawai kantin dalam melayani penerimaan pesanan, jaminan penggantian produk dan pengembalian uang, sikap pegawai kantin yang professional, kepercayaan pegawai kantin terhadap konsumen, Kejujuran pegawai kantin, Sikap sopan santun pegawai kantin, Keramahan pegawai kantin. (3) faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan yaitu: kerapian pegawai dalam mengemas produk pesanan, penentuan harga produk oleh pegawai untuk konsumen, tentang ketepatan waktu dalam mendapatkan produk. Dimensi keempat yakni tangibles tentang kenyamanan tempat kantin, kebersihan tempat kantin, kelengkapan fasilitas kantin, Kemudahan dalam pembayaran, keakuratan jumlah pembayaran.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

MAKNA SIMBOLIK DALAM TRADISI MERON DI DESA SUKOLILO, PATI

Penulis: Metrixa Ellisa Paka

Tradisi Meron merupakan salah satu warisan budaya tak benda yang masih lestari di Desa Sukolilo, Kabupaten Pati, dan dilaksanakan setiap tanggal 12 Rabiul Awal sebagai bentuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan juga mengandung makna simbolik dan nilai-nilai sosial yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah kemunculan tradisi Meron, tahapan pelaksanaannya, serta makna filosofis yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Meron berakar dari pengaruh budaya Kerajaan Mataram yang dibawa oleh para prajuritnya dan diwariskan secara turun-temurun hingga kini. Prosesi Meron terdiri dari arak-arakan gunungan yang disusun dari hasil bumi dan makanan tradisional, serta disertai dengan tirakatan dan doa bersama. Simbol-simbol seperti mustoko, gunungan, ancak, dan daun Wandhira mengandung makna religius, persatuan, keikhlasan, serta filosofi kehidupan yang harmonis. Tradisi ini juga memperkuat identitas masyarakat, mempererat solidaritas sosial, dan memberikan kontribusi ekonomi melalui kegiatan pasar malam dan usaha warga sekitar. Dengan demikian, tradisi Meron merupakan cerminan dari pelestarian budaya lokal yang berfungsi sebagai sarana spiritual, sosial, dan ekonomi masyarakat.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Tingkat Prokrastinasi Terhadap Prestasi Akademik Peserta Didik Kelas XI IPA Reguler MAN 2 Kudus

Penulis: Keysha Najwa Sulistiawan, Maulida Aqila Ammara Taufiq

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat prokrastinasi akademik dengan prestasi akademik siswa kelas XI IPA Reguler di MAN 2 Kudus. Prokrastinasi akademik sering dikaitkan dengan rendahnya pencapaian akademik karena kebiasaan menunda tugas dapat mengurangi efektivitas belajar dan pemahaman materi. Namun, penelitian ini berusaha menguji apakah benar terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel tersebut dalam konteks siswa MAN 2 Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat prokrastinasi akademik siswa serta data nilai rapor sebagai indikator prestasi akademik mereka. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Pearson Product Moment untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi (p-value) lebih besar dari 0,05, yang mengindikasikan tidak adanya hubungan yang signifikan antara tingkat prokrastinasi akademik dengan prestasi akademik siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian siswa memiliki tingkat prokrastinasi akademik yang tinggi, hal tersebut tidak selalu berdampak pada rendahnya prestasi akademik mereka. Hal ini mengindikasikan bahwa ada faktor lain yang lebih berpengaruh terhadap prestasi akademik, seperti strategi belajar, motivasi intrinsik, dukungan dari lingkungan keluarga dan sekolah, serta kemampuan manajemen waktu yang dimiliki oleh masing- masing siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tingkat prokrastinasi akademik tidak secara langsung berkorelasi dengan prestasi akademik siswa kelas XI IPA Reguler di MAN 2 Kudus. Dengan demikian, meskipun prokrastinasi sering dianggap sebagai faktor penghambat dalam pencapaian akademik, dalam penelitian ini tidak ditemukan bukti yang cukup kuat untuk mendukung asumsi tersebut. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya kajian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi prestasi akademik siswa agar dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai dinamika pembelajaran di sekolah.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail

Tekanan Psikologis terhadap Kemampuan Hafalan Al-Qur'an Peserta Didik Sains Tahfidz MAN 2 Kudus

Penulis: Azkiya Himmatul Ulya, Lintang Putri Alimah

Peserta didik program Sains Tahfidz di MAN 2 Kudus menghadapi beban ganda, yaitu tuntutan pencapaian akademik sekaligus mencapai target hafalan Al-Qur’an. Kondisi tersebut menimbulkan tekanan psikologis yang dapat mempengaruhi kemampuan belajar, konsentrasi, motivasi, serta kemampuan dalam menghafal Al-Qur’an. Meskipun tekanan psikologis sering dikaitkan dengan performa belajar, kajian kuantitatif mengenai pengaruhnya terhadap kemampuan hafalan Al-Qur’an, khususnya pada siswa tahfidz, masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana tekanan psikologis mempengaruhi kemampuan hafalan Al-Qur’an peserta didik tahfidz. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran angket skala Likert kepada 87 siswa dari kelas XI-9 dan XII-8 MAN 2 Kudus. Analisis data dilakukan melalui serangkaian uji statistik menggunakan SPSS 22.0, meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, multikolinearitas, regresi linier sederhana, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan psikologis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan hafalan Al-Qur’an dengan nilai signifikansi sebesar 0,015 dan kontribusi sebesar 7,6%. Artinya, tekanan psikologis berperan dalam menurunkan atau meningkatkan kemampuan hafalan, meskipun pengaruhnya tidak besar. Kesimpulannya, upaya untuk menjaga kesehatan mental peserta didik sangat penting dalam mendukung efektivitas pembelajaran anak tahfidz. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pendidik dan institusi dalam merancang strategi pembelajaran yang seimbang antara target hafalan dan kesejahteraan psikologis peserta didik.

Sosial Tahun 2022/2023
Lihat Detail